27 November 2019

Ulat bandel, Cara mengatasinya

Secara berkala kami terus mencoba melanjutkan pemantauan penerapan kami dari daerah Cisurupan Garut, kondisi tanaman yang di pindah tanam pada tanggal 5 September 2019 ini saat ini sudah berbuah lebat baik itu cabe nya sebagai tanaman utama dan juga tomatnya.

Pengambilan gambar pada tanggal 25 Nov 19 , tanaman berusia sekitar 80 harian, kondisi tanaman secara umum terbilang aman, terhindar dari hama ulat dan lalat. Komposisi standar KPO masih digunakan hingga saat ini.

Harap dimaklumi mitra kalau ada beberapa daun yang agak kuning, yaa…karena daun dan buah sangat rimbun sehingga terhalang pada saat aplikasi penyemprotan. Daun ada yang terkena bercak tetapi jumlahnya sedikit dan bercak daun ini bukan termasuk penyakit utama pada cabai. Link yang berkaitan dengan artikel ini bisa dilihat di video kami https://youtu.be/fQdT-UarFwM

Pada saat peralihan musim seperti saat ini dari musim panas ke musim penghujan yang sudah mulai datang, antisipasi hama dan penyakit perlu dilakukan secara ekstra. Fokus pada penyelamatan buah menjadi hal yang prioritas, terutama dari serangan hama ulat dan lalat. Khusus untuk hama ulat yang bandel yang biasanya dengan insektisida yang tinggi dosisnya , keras bahan aktifnya ataupun mahal harganya dengan cara KPO ini, kita gunakan secara, Calm saja. Nyantai saja, tidak perlu grasa grusu, tak perlu lagi dosis insektisida kimia yang tinggi .

Hama yang bandel tersebut kami atasi dengan PESNATOR dan PROTEKTAN plus sedikit POCANIL,maka dosis insektisida kimia yang tinggi secara automatis di rendahkan dosisnya bahkan tak perlu lagi insektisida yang harganya mahal. Kami menulis ini dengan fakta real dilapangan , apa adanya saja.