2 November 2019

Tumpang Sari Tanaman, Biaya Irit

Hal yang lumrah kalau di tempat kami bercocok tanam dengan sistem tumpang sari ini, alasannya simpel, efesiensi tempat dan juga untuk antisipasi apabila satu komoditas harganya murah bisa terback up oleh tanaman lainnya. ( Mitra bisa juga lihat versi Videonya di Channel kami, https://youtu.be/WihTrup252w )

Mitra kami yang juga seorang pegawai PLN di Garut ini menerapkan pola yang sebagai mana dilakukan oleh petani petani lokal . Biaya juga sangat murah bahkan untuk pola yang kali ini dilakukan, tanaman tomat yang ditumpang sarikan dengan cabe dan bawang, makanannya hanya ikut dari tanaman cabe. Tomat nya belum pernah diberi pupuk secara khusus.

Tomat dan bawangdaun, hanya ikut dari aplikasi semprotan dari cabe, sedangkan pupuknya hanya dari resapan pupuk yang di kocorkan pada tanaman cabe nya.

Betapa hematnya pola KPO KL yang diterapkan oleh mitra kami ini. irit segala galanya.

Buah ,bunga dan pentil sudah mulai tampak pada tanaman varietas Pilar mitra kami ini. Jelas jadi selain biaya murah, tanaman yang dihasilkanya pun lebih variatif, bukan hanya satu komoditas. Semoga mitra KPO KL , yang bekerja efektif pada hari sabtu dan minggu atau hari libur ini, bisa menghasilkan produksi yang tinggi sebagaimana yang diharapkan.