Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

TEHNIK AGAR TERONG MASA PANENNYA , “AWET”

Tanaman terong mityra kami dari Barabai ini, makin menunjukkan hasil yang menggembirakan, betapa tidak tanaman terongnya yang telah berusia 5 bulan lebih , saat ini tetap berbuah bahkan hasilnya grafiknya menaik.

TERONG PAK ASWANDI 31 JANU 14

Tanaman yang ditanam pada pertengahan bulan Agustus 14, pada saat ini tanggal 1 Pebruari 15 , tanaman berusia 5.5 bulan, pada saat petikan ke 16, menghasilkan 1.2 ton. Padahal prediksi pak Aswandi, sebagai pengelola tanaman terong ungu ini, petikan ke 16, hanya diperkirakan antara kisaran 700-1000 kg.

TERONG  28 DES 14

Pada saat tanaman berusia 4 bulanan, tanggal 28 Desember 14, tanaman sempet tergenang air, karena  curah hujan yang sangat tinggi.

TERONG 28 DES 15

Kami bersyukur karena tanaman yang dikelola mitra kami diberi kekuatan oleh yang Maha Kuasa, sehingga tanaman bisa bertahan dari kelembaban yang tinggi pada permukaan tanah tersebut.

TERONG 31 JAN 15

Adapun upaya yang kami lakukan dalam hal ini adalah dengan memberikan perlakuan Protektan, Biopestis, Pesnator dan Pocanil dengan cara disemprotkan lewat daun.

TERONG PAK ASWANDI  31 JAN 15

Tampak dalam gambar, kondisi tanaman yang masih segar walaupun sudah dipetik sebanyak 16 kali, namun kondisi tanaman berbuah dengan lebatnya.

TERONG PAK ASWANMDI 31 JAN

Hasil panen yang melimpah didapat oleh mitra kami dari Barabai Kalsel ini, dengan kisaran harga antara 3000-4000 rupiah per kg nya, tentunya biaya produksi sudah “jauh” terlampaui.  Apalagi bedengan yang digunakan oleh mitra kami ini, tidak pernah dirombak lagi, sebanyak 5 kali dengan jenis komoditas yang berganti ganti.  Makin irit saja rupanya, biaya yang dikeluarkan oleh mitra kami ini.

IMG-20150128-WA004

Satu tehnik yang kami terapkan untuk mengupayakan agar tanaman bisa  panen “awet”   adalah dengan memberikan seminimal mungkin pupuk dan pestisida kimia, sebaliknya pupuk dan pestisida organik ala KPO-KL, kami prioritaskan dalam hal ini.

Seperti tampak dalam gambar, pak Aswandi dari desa Alat, Hantakan, ini sedang mengangkat produk pendukung ala KPO-KL, disela sela tanaman yang tinggi dan lebat.

Tetapi  hal ini hanyalah sekedar upaya/ikhtiar kita, tetap yang Maha Kuasa yang menentukannya.  Hanya saja pemberian dengan meminimkan pestisida kimia dan pupuk kimia, ternyata bisa selaras dengan Alam, semoga ALAM pun meridhio nya.  Amin.

Sukses pak Aswandi dan kelompok  taninya di Kalimantan Selatan, semoga makin banyak petani disekitarnya dan dimanapun berada yang menjadi tertarik dan ingin mempraktekkan pula metode yang berbasiskan pertanian organik.

Salam  KPO-KL !!!

6 Responses to TEHNIK AGAR TERONG MASA PANENNYA , “AWET”

  1. ahmad berkata:

    Luas lahan dan jumlah tanaman berapa itu pak?

  2. ahmad berkata:

    Subhanallah, saya tanam 8000 batang rata rata tiap panen kisaran 700 – 1500 kg. Ini untuk dapat panen kisaran 700 – 1200 kg cukup 2.300 batang.

    • Klinik Pertanian Organik berkata:

      Iya pak Ahmad, demikian lah, bisa pertmanan langsung dengan Mitra kami di Kalsel tersebut di Fb, nama Fb nya Aswandi Awn, silahkan. nanti bisa dapat informasi lebih lengkap, bahkan ini lokasinya sudah 5 kali ditanami tanpa geser bedengan lagi.

  3. Yatno berkata:

    Salam pak,
    Gimana kalo saya ingin tahu penggunaan pupuk organik ini seperti sukatan dan jadwal penggunaannya!….
    1) Apakah tidak menggunakan pupuk kandang atau kimia dari ketika lahan diolah sebelum 1HST?
    2) Mohon diberikan nama pegawai, email dan nomer hp agar senang saya hubungi?

    • Klinik Pertanian Organik berkata:

      salam kenal pak Yanto, kami masih menggunakan pupuk kandang dan pupuk kimia, sebanyak 100 karung per 1400 m2, tetapi untuk musim berikutnya kami sarankan untuk tidak menggunakan lagi.
      S. Jauhar 089614411267, no hp. 08122932134.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 Responses to TEHNIK AGAR TERONG MASA PANENNYA , “AWET”

  1. ahmad berkata:

    Luas lahan dan jumlah tanaman berapa itu pak?

  2. ahmad berkata:

    Subhanallah, saya tanam 8000 batang rata rata tiap panen kisaran 700 – 1500 kg. Ini untuk dapat panen kisaran 700 – 1200 kg cukup 2.300 batang.

    • Klinik Pertanian Organik berkata:

      Iya pak Ahmad, demikian lah, bisa pertmanan langsung dengan Mitra kami di Kalsel tersebut di Fb, nama Fb nya Aswandi Awn, silahkan. nanti bisa dapat informasi lebih lengkap, bahkan ini lokasinya sudah 5 kali ditanami tanpa geser bedengan lagi.

  3. Yatno berkata:

    Salam pak,
    Gimana kalo saya ingin tahu penggunaan pupuk organik ini seperti sukatan dan jadwal penggunaannya!….
    1) Apakah tidak menggunakan pupuk kandang atau kimia dari ketika lahan diolah sebelum 1HST?
    2) Mohon diberikan nama pegawai, email dan nomer hp agar senang saya hubungi?

    • Klinik Pertanian Organik berkata:

      salam kenal pak Yanto, kami masih menggunakan pupuk kandang dan pupuk kimia, sebanyak 100 karung per 1400 m2, tetapi untuk musim berikutnya kami sarankan untuk tidak menggunakan lagi.
      S. Jauhar 089614411267, no hp. 08122932134.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *