19 Juni 2016

METODE PERTANIAN, ALA ‘GAS -REM- KOPLING’

Untuk menjabarkan uraian judul diatas kami bekerja sama  dengan mitra kami Bp. Ilham, dari Solok Selatan , Sumatera Barat.

20160619_173949

 Lokasi penaman di Solok Selatan, tepatnya di Jl. Raya Ulu Suliti Surian, Sumatera Barat, sekitar 300 meter dari gerbang Solok Selatan ini.

24 april

Pindah tanam dilakukan pada tanggal 16 April 2016. Varietas yang ditanam oleh pak Ilham, mitra kami ini adalah jenis F1- Lado.

8 mei1

Pengamatan pada tanggal ,8 Mei 2016.  Perlakuan yang dilakukan seperti biasa menggunakan metode ‘Gas – Rem ‘ cara KPO- Kembang Langit.

31 mei 3

Pola ‘ Gas’ yang kami berikan dalam hal ini adalah dengan pemberian gas yang berasal dari  Gas bahan  Organik dan juga dari bahan Anorganik.  Pertumbuhan tanaman belum terlalu ‘kencang’ pada pengamatan tanggal 31 Mei 2016, (usia 1.5 bulan.)

15 juni

Pada tanggal 14 Juni 16 disaat tanaman, memasuki usia sekitar 2 bulanan, kecepatan gas mulai ditingkatkan, namun saja pola gas yang kami maksudkan dalam hal ini adalah pola ‘gas’ dari bahan kimia yang disertai “gas’ peredam dari bahan alami.

15 juni(1)

Kami bersyukur karena tanaman mitra kami dari Solok Selatan ini pada usia dua bulan lebih 3 hari ini (19 Juni 16), pertumbuhannya mulai terasa ‘efek nge gasnya”.

Sebagaimana yang sering kita alami, efek “gas” dari bahan kimia/anorganik, seringkali berdampak “gas yang terlalu kencang” sehingga biasanya reaksinya tidak terkendalikan.  Efek yang biasanya terasa antara lain adalah, daun kaku,busuk batang, busuk buah dan layu.

20160619_151119

( Kiriman perkembangan tanaman cabe pada tanggal,19 Juni 2016. )

Sedangkan efek “gas” bahan organik yang kami sertakan dalam hal ini pestisida organik ( dari ‘atas’ berupa Protek-tan, Pesnator dan Biopestis dan juga dari “bawah” , ( berupa Biopestis, Protektan dan Pormik), bisa berfungsi sebagai PEREDAM, efek gas bahan kimia yang diberikan.

20160619_151222

(Kondisi tanaman di usia 2 bulanan, sudah mulai bermunculan pentil dan  buah )

Ibaratnya, kondisi kendaraan yang sistem “gas” nya sudah berumur “tua”, maka untuk mendapatkan kecepatan tinggi, “GAS NYA”, mesti di” Injak dalam -dalam”/Pool, hal ini berbeda dengan kendaraan yang sistem “gasnya” berumur muda dan terawat”, diinjak ‘gas”  sedikit saja, kendaraan  ‘ngerespon”, dan bereaksi dengan cepat.

Jadi untuk mendapatkan kondisi sistem “gas” yang tetap muda adalah dengan melakukan perawatan yang kontinyu, hal yang kami lakukan bersama mitra kami ini adalah dengan memberikan bahan bahan “alami’ pada tanah tersebut, sehingga, sistem gas tidak usah di “injak” poool pun, cukup ditekan  sedikit saja, kecepatan pertumbuhan, langsung…tancap !!!

Semoga berhasil pak Ilham, sambil berdoa kita berusaha sebisa kita agar selamat sampai ke tujuan…haTi-haTi Di Jalan (Titi D J)  pak Ilham…

Amiiiin….