15 Juli 2014

MENINGKATKAN KUALITAS BULIR PADI

Musim tanam kali ini, pertengahan tahun 2014, dibeberapa lokasi termasuk di wilayah desa Karang Mulya,  Kadungora -Garut, mengalami kondisi yang sangat memprihatinkan, keadaannya seperti terlihat dalam  gambar 1 , dibawah ini.

IMG_20140714_150024

Gambar 1. ( Diambil pada tanggal 14 Juli 14, demikian lah keadaannya.)

Keadaan  tanaman padi  , sepertinya, pertumbuhannya, tidak menggembirakan.

IMG_20140714_152035

Gambar 2. ( Lokasi masih sama dengan gambar 1 diatas ( posisi lokasi latar belakang, ada  Gunung yang sama dengan gambar 1.   gambar sebelah kiri, menggunakan pola KPO-KL sedangkan sebelah kanan belum menggunakan pola KPO-KL.)

IMG_20140714_152206

Gambar 3.( Masih dalam lokasi  hamparan yang  sama di desa Karang Mulya, kiri petakan yang menggunakan pola KPO-KL sedangkan kanan belum menggunakan pola KPO-KL.)

IMG_20140714_152233

Gambar 4.( Masih dalam lokasi yang sama dengan gambar 1-3, kiri menggunakan pola KPO-KL sedangkan kanan masih menggunakan pola konvensional.)

IMG_20140714_152241

Gambar 5. ( Dalam hamparan lokasi di desa Karang Mulya ini, mitra kami mempunyai 5 petakan yang lokasinya terpencar, termasuk dalam gambar diatas ini.  Total luasan sekitar 1 hektaran.)

IMG_20140714_152547

Gambar 6. ( Kanan menggunakan pola KPO KL sedangkan kiri masih menggunakan tehnik kimia murni.  Insya Allah , Sekitar semingguan lagi panen.)

Tehnik /metode yang kami gunakan untuk meningkatkan kualitas bulir adalah dengan mengaplikasikan PROTEK-tan, PESNATOR,  dan POCAniL dari atas sekitar 4-5 kali dalam satu musimnya. Hasilnya seperti terlihat dalam gambar diatas, ke lima petakan yang dilakukan aplikasi oleh mitra kami ini, kondisinya sangat kami syukuri.

Sedangkan dari “bawah” pola pemupukan yang kami berikan adalah dengan mencampurkan pupuk kimia dengan dosis yang dikurangi dan secara khusus kami berikan PUPUK CAS.

Karena aplikasi yang dilakukan oleh mitra kami ini dilakukan tidak dari awal tetapi baru dilakukan sejak tanaman berusia sekitar 30 harian, sehingga ada pola  dari KPO-KL yang belum diterapkan yaitu pemberian PORMIK  yang biasanya diberikan diawal tanam dan juga  belum diberikan BIOPESTIS .  Namun demikian hasil yang hingga saat ini telah  dicapai, sudah memberikan tingkat kepuasan  yang lebih  mitra kami ini. Sukses adek Eka.  Semoga musim depan lebih baik lagi.