9 Desember 2019

Tanam Tumpang sari lebih menjanjikan

Tumpangsari bisa dikatakan bertanam dengan resiko oleh karenanya bagi pemula kami sarankan untuk tidak dulu melakukan tumpang sari terutama antara tomat dan cabe secara sekaligus, karena terkadang aplikasi antara kedua tanaman tersebut bisa saja berbeda satu sama lainnya.

Namun bagi mitra petani yang sudah senior tidak ada salahnya kalau kita melakukan penanaman tumpang sari bahkan 3 macam sekaligus. Salah satu keuntungannya yaitu, tanaman yang panen cepat bisa menjadi pendorong permodalan untuk tanaman berikutnya atau bahkan kalau nasib sedang mujur bisa saja tanaman yang panen pertama kali sudah bisa menutup biaya keseluruhan perawatan tanaman tumpang sari tersebut.

Tanaman tumpang sari juga bisa mengcover bilamana harga komoditas satu sedang rendah dan yang lainnya harganya sedang bagus. Perawatan baik pemupukan dan penyemprotan hingga saat ini masih pola yang sama, artinya komposisi yang diberikan pada tanaman cabe disamakan dengan komposisi pada tanaman tomatnya.

Seperti kondisi saat ini, harga tomat sedang bagus diatas 3000 rupaih per kg nya dan harga cabe hijau besar, harganya masih dikisaran 9000-10.000 rupiah per kg nya. Hingga saat ini cabe besarnya sudah dipetik 1 kali ,sambil menunggu matangnya tomat. ( cabe yang selisih tanamnya dengan tomat 3 mingguan ).

Pada kondisi yang demikian kedua tanaman cabe dan Tomat berada dalam jalur yang sama, dalam satu pola aplikasi yang sama sehingga mitra petani KPO lebih rileks dalam mengelola tanamannya.

Buah cabe membesar demikian juga buah tomatnya. Cabe yang ditanam pada tanggal 5 September sedangkan tomatnya ditanam tanggal 1 Oktober 2019. Sementara itu tumpang sari yang ketiga sudah sebagian besar sudah di panen.

Dengan adanya pola klinik pertanian organik berupa, Gas Rem dan Kopling ini, aplikasi setiap tanaman tumpang sari bisa dengan mudah diberi ‘kode’ aplikasi apakah yang satu perlu di gas atau tanaman sebelahnya perlu di Rem. Semuanya serba tergantung kondisi tanamannya saja. Bagi mitra mitra petani senior tidak ada salahnya bisa dicoba pola bertanam yang sebenarnya apabila kita paham kondisi dan antisipasinya , bisa lebih menguntungkan tentunya.