17 Juli 2017

TANAM CABE PADA KONDISI CUACA EKSTREM

Tanam cabe pada kondisi cuaca ekstrim istilah ini sering sekali kita dengar khususnya pada petani petani yang sudah senior dalam budidaya tanaman cabe ini ada sebagian petani yang sudah Malang melintang di dunia pecabean mereka justru membudidayakan tanamannya disaat kondisi cuaca tidak menentu . Hal ini dimaksudkan karena pada dasarnya mereka sudah mempunyai kiat-kiat khusus dalam mengantisipasi dan  mengelola tanaman cabe pada kondisi cuaca ekstrim tersebut .Pada kesempatan ini kami mencoba mengulas salah seorang Mitra Junior yang baru terjun di dunia pertanian beliau bernama Bapak Yance yang berasal dari Sulawesi Utara tepatnya dari Tomohon , 3 tahun yang lalu beliau baru saja pensiun dari pekerjaannya sebagai PNS   yang berkantor di Lapangan Banteng Jakarta dan  saat ini beliau pulang kampung dan menjadi petani untuk mengelola lahan yang beliau miliki.

pak yantje

Semangat belajar dan bekerja patut dicontoh oleh generasi muda saat ini Bagaimana tidak walaupun usia Beliau tidak muda lagi tetapi semangatnya patut diacungi jempol . Secara khusus pada tanggal 22 Mei 2017 beliau berangkat dari Sulawesi Utara menuju Garut Jawa Barat untuk mengetahui secara detail perihal budidaya tanaman berbasis organik cara  KPO-KL,  setelah kurang lebih diaplikasikan selama 3 bulan kondisi tanaman cabe  yang Pak Yance  kelola   hasilnya seperti terlihat dalam rangkaian artikel kami ini.

IMG-20170717-WA0128

Kunjungan Bapak Drs. Yantje Tulangau, Amd , ke tempat pelatihan  KPO-KL, pada tanggal 22 Mei 2017.

IMG-20170716-WA0068

Tanaman cabe yang ditumpang sarikan dengan tomat pak Yantje ini dipindahtanamkan pada tanggal  25 April 2017, pada saat dokumentasi gambar diatas dilakukan sepulang dari KPO-KL di garut- Jabar.

(Gambar diambil pada Bulan Juni 2017)

pak yantje 10 juli

Tanggal 9 Juli 2017, pak Yantje memposting kembali, tanaman cabe rawitnya yang saat ini , kondisinya sudah semakin tinggi dan terhindar dari hama dan penyakit yang dikhawatirkan pada saat kondisi cuaca ekstrim antara lain, busuk buah, keriting daun dan virus kuning.

IMG-20170716-WA0069

Kondisi tanaman pak Yantje Tulangau pada tanggal 15 Juli 2017, pada saat tanaman belum genap 3 bulan ini, pak Yantje sudah petik rawitnya sebanyak 3 kali.

IMG-20170716-WA0069

Metode yang dipelajari selama dua hari saja, di Garut, saat ini sudah langsung bisa diterapkan di Lapangan….. Kalau dulu pak Yantje bertugas di LAPANGAN BANTENG, saat ini beliau menikmati masa pensiunnya di LAPANGAN KEBUN.

Semoga sukses pak untuk seterusnya, walaupun kondisi cuaca ekstrim tidak menentu, kadang panas, hujan kemudian panas lagi, yang penting,  metode bercocok tanam secara mudah dan murah cara kpo-KL sudah di kuasai, kita berharap, tanamannya tetap sehat bertahan dan berproduksi tinggi.

Kalau dahulu, pak Yantje hanya melihat lihat saja hasil cara KPO-KL,yang tingginya 2.5 meter, nah saat ini…pak Yantje mulai melihat dan memeliharanya sendiri… Semoga sukses  OPA !!!

.