15 Januari 2019

Tanah “Merah Kuning “Pun ternyata masih Bisa Produktif

 Tanah yang berwarna merah  -Kuning atau yang  dalam dunia pertanian disebut podsolik merah kuning,  memang tergolong tanah yang tidak subur, tanah demikian lebih condong digunakan sebagai karya seni bisanya dibuat patung atau biasa pula dibuat sebagai bahan bangunan misalnya untuk pembuatan genteng keramik dan batu bata. ( Kami berusaha membenahinya tanpa teori yang berjelimet ria).

Tanah podsolik merah kuning umumnya memiliki karakteristik yang mengandung tekstur tanah berlempung agak berpasir memiliki unsur logam berat misalnya aluminium dan zat besi yang tinggi.sehingga biasa juga memiliki pH yang rendah. Tetapi di lain pihak tanah podsolik merah kuning ini memiliki kejenuhan unsur basa seperti Mg,K dan,  Ca yang rendah   sehigga biasanya tidak cocok untuk ditanami jenis tanaman semusim.

 Selain itu daya simpan  air yang sangat rendah sehingga  mudah mengalami kekeringan, kandungan bahan organik yang rendah dan biasanya hanya terdapat pada permukaan tanah saja menjadikan kita lebih fokus dalam perlakuan penambahan bahan organiknya beserta penambahan mikroorganismenya..

Karakter lain yang dimiliki  jenis tanah ini adalah memiliki KTK atau  kapasitas tukar kation yang juga rendah, memiliki karbon C- organik yang rendah ,serta  P-dan K-tersedia juga rendah. hal ini semua menyebabkan kami harus secara cepat mengolah dan meningkatkan kandungan kandungan yang rendah tersebut  menjadi tersedia secara cepat.

Dan melalui teknik yang kami kembangkan tsb terlihat bahwa tanah podsolik merah kuning yang memiliki sifat dan karakter  serba “minus” tersebut bisa kita penuhi kekurangannya, sehingga saat ini  lahan tsb yang kami ditanami cabe rawit dan cabe keriting kondisinya segar bugar tidak seperti ditanami pada lahan minus.

Lahan marjinal yang dianggap serba kekurangan ternyata Bisa kita Optimal kan dengan beberapa perlakuan pengacoran tersebut di atas.

 Kami berharap mas Syafak  yang mengelola tanah di Samarinda Kalimantan Timur ini semakin semangat dan terus berusaha agar tanamannya selain tumbuh subur juga berbunga dan berbuah secara lebat.

 Dan kami berharap langkah yang dilakukan oleh Mitra petani muda kami dari Kalimantan Timur ini, bisa memberikan suatu motivasi dan inspirasi bagi petani petani lain di manapun berada. Selain itu  dilahan yang serba minus demikian pun, tanaman masih bisa produktif apalagi tanah tanah yang, surplus ‘nutrisi’ dan memiliki karakter karakter ‘positif’, tentunya diharapkan bisa berproduksi  lebih baik lagi.