Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Tahun Baru, Inovasi Baru Terus dilakukan

Memasuki tahun baru 2019 kami dari klinik pertanian organik Kembang Langit terus melakukan inovasi inovasi di bidang pertanian baik dalam hal pengelolaan lahan, teknik  pemupukan dan pengendalian hama penyakit tanaman nya.

Memasuki tahun baru ini kami mencoba menerapkan metode bercocok tanam cara klinik pertanian organik di tanah Marjinal. Tanah yang secara umum bisa dikatakan tanah yang miskin akan unsur hara tanahnya bertekstur liat dan pada umumnya petani enggan bercocok tanam pada lahan yang demikian.

Tanah yang di dalam ilmu tanah biasa disebut sebagai tanah podsolik merah kuning(PMK), tanah yang lebih dicocok digunakan untuk pembuatan batu bata Genting atau keramik.

Lokasi tantangan yang dilakukan pada saat ini berada di Samarinda Kalimantan Timur. Tanah yang notabene merupakan tanah bekas galian dari pertambangan batubara yang sebenarnya sangat tidak cocok untuk ditanami komoditas seperti tanaman cabai.

. Seperti terlihat dalam gambar di atas bagaimana warna tanah merah dan kuning nya yang sangat tidak ideal untuk ditanami tetapi kami bersama Mitra kami dari Samarinda tersebut mencoba untuk melakukan hal-hal yang sebenarnya tidak lazim dilakukan oleh petani lainnya.

Varietas cabe Keriting  yang ditanam nyapun bisa dikatakan varitas “abal-abal” karena bibitnya diambil dari sisa masak di dapur sedangkan varitas Cabe rawit  menggunakan varietas Dewata. Lokasi penanaman tepatnya di Desa Besaung Kecamatan Sempaja Utara Samarinda Kaltim.

Tanaman dipindahtanamkan pada awal minggu pertama bulan November 2018. Tanaman dibuat 1 baris dan satu lobang berisi 2 3 bahkan ada yang 4 batang per lubang tanam nya Sangat rapat, apalagi tanah termasuk jenis tanah yang tidak subur.

Ini merupakan inovasi terbaru dari klinik kami yang dilakukan dan kami berharap suatu waktu apabila Teknik ini berhasil digunakan pada tanah podsolik merah kuning maka sebenarnya sangat banyak lokasi-lokasi yang selama ini tidak dimanfaatkan kerana memang dianggap tidak cukup subur untuk ditanami.

Kalau melihat pertumbuhan tanaman yang pada saat ini berusia 55 hari kami dan mitra sangat optimis dengan kondisi perkembangan tanaman yang sangat subur dan mudah-mudahan saja kedepannya pun pertumbuhan tanaman tetap terjaga dan terhindar dari serangan hama dan penyakit dan juga faktor kekurangan unsur hara.

Bisa juga dilihat, versi youtube nya. Monggo

https://youtu.be/_EWDanhFDnY