Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Tag Archives: PUPUK ORGANIK

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 »

PERTANIAN berbasis ORGANIK, Membuktikan !!!

PhotoGrid_1490142861988

Pengamatan lanjutan dari mekarsari Cikajang Garut. Pengamatan saat ini disaat tanaman berusia 5 bulan lebih.

PhotoGrid_1490142704565

Hasil teranyar yang kami lakukan pada tanggal 19 Maret 2017, disaat tanaman mitra kami  sdr.Khoer berusia 5 lebih 10 hari. Penanaman tanggal 10 Okt 2016 .

PhotoGrid_1490142735784

Di daerah Cikajang Garut yang terkenal sebagai sentra terbesar sayuran dataran tinggi di Jawa Barat, penggunaan pestisida dosis tinggi sudah menjadi tradisi yang sudah mengakar.

PhotoGrid_1490142781888

Sehingga penggunaan dosis pestisida dosis rendah dianggap hal yang mustahil.

Bahkan pada saat sdr.Khoer menjelaskan, bahwa hasil penerapannya ini menggunakan tehnik pengendalian secara Organik ,semakin saja, petani yang bertanya tidak percaya.

PhotoGrid_1490142997174

Logika mereka rupanya, dengan pestisida kimia dosis tinggi saja hama dan penyakit ngak mempan apalagi ini dengan pestisida organik. Hmmmm.

PhotoGrid_1490143012456 .Memang riset yang kami lakukan selama 17tahun menunjukkan kualitas pestisida organik, akan mengalami degradasi fungsi penurunan fungsi dalam beberapa saat selain itu, fungsi antar “bahan aktif” biasanya saling berbenturan sehingga tidak terjadi sinergisitas.

PhotoGrid_1490143077999

Hal hal diatas yang mungkin biasa dilakukan oleh petani dan hasilnya , ramuan herbal yang diberikan seolah menjadi “nihil” reaksinya.

PhotoGrid_1490143153523

Mengacu dari hal ini, kami dari Klinik Pertanian Organik, mencoba mengembangkan dengan tehnologi yang ada, agar fungsi dari pestisida organik tersebut tidak cepat “basi” sehingga terhindar fungsinya hanya sekedar pupuk daun.

Hal ini lah rupanya yang menjadikan, beberapa petani yang dulu sempat membuat “ramuan alami”, menjadi ngak yakin akan efek dari pestisida organik bisa sedemikian hasilnya.

Memang diperlukan stabilizer agar fungsi pestisida organik tidak “jatuh ” fungsi hanya sekedar sebagai pupuk daun.

TERUS BERJUANG MEMPERTAHANKAN KETAHANAN TANAMAN

Ketahanan tanaman memang ditentukan oleh sumber asupan yang kita berikan, makanan yang sehat berdampak sehatnya tanaman pula. Sehatnya tanaman berkorelasi dengan, katahanan tanaman dalam lamanya waktu berproduktivitas.

jay 2(7)

Dalam kesempatan ini, kami mendapat kabar pada tanggal 15 Agustus 2016,bahwa  mitra kami dari desa Jambu Kledung, Temanggung, tanaman mas Jay , masih terus  berproduksi dan tanaman masih memiliki ketahanan yang prima. Padahal hingga saat ini usia tanaman sudah “tua” sekitar 8 bulanan. Masa panen juga sudah melebihi 25 kali petikan.

jay 1(5)

Sangat berbeda dengan asupan makanan dan obat kimia yang diberikan, pada umumnya ketahanan tanaman biasanya lebih lemah dan relatif produktivitasnya lebih rendah.

Fakta ini sebenarnya sederhana dan bisa di analogikan dengan kehidupan kita dalam keseharian .

Ada pertanyaan mendasar yang kita pun bisa langsung menjawabnya. Apa kiranya apa yang akan terjadi apabila dalam keseharian banyak.mengkonsumsi makanan buatan/ kimia dan juga obat obatan kimia?

jay 3(6)

Metode sederhana ini kami coba terapkan pada tanaman mitra mitra kami, memberikan makanan dan obat yang bersumber dari bahan alami.

Efeknya 8 bulan tanaman cabe var Jacko Mas Jay sudah menghasilkan 1.2 kg per batangnya, suatu capaian yang diperoleh sebagai akibat pemberian pestisida dan pupuk berbahan alami   , dalam hal ini Protektan Biopestis dan Pormik.

Semoga tanamannya bisa bertahan dan berproduksi dalam jangka waktu yang lebih lama lagi.

Sukses petani Temanggung Sukses Petani Indonesia.

KEGIATAN TEMU TANI DAN BAPAK BUPATI DI BARABAI -KALSEL

Pada tanggal 18 Agustus 2014, mitra kami di Barabai-Kalimantan Selatan, mengadakan acara temu tani antara Bapak Bupati, BP-3 dan PPL diwilayah tersebut.

IMG-20140818-WA004

Acara yang di prakarsai oleh mitra KPO-KL  yaitu Bp. Aswandi dan Bp. Yadi, atas nama kelompok tani Berkat Bersama.

IMG-20140819-WA002

Respon petani juga sangat tinggi dalam mengikuti acara tersebut, hal ini dilihat dengan jumlah kehadiran petani yaitu sekitar 300 orang dari sekitar lokasi diadakannya acara tersebut.

IMG-20140819-WA001

Pada kesempatan tersebut Bp. Bupati Dr. Ir. Harun Nurasid MM.MT, secara khusus memantau lokasi pertanaman jagung yang dikelola secara organik dengan metode KPO-KL.  Dalam gambar diatas mitra KPO_KL, Bp. Aswandi, (berbaju coklat – putih) ,kanan atas sedang memberikan pemaparan kepada peserta temu tani, termasuk Bapak Bupati Hulu Sungai Tengah, berbaju/Jas Biru (kiri-bawah).

IMG-20140818-WA000

Selain mengamati tanaman jagung manis yang dikelola oleh mitra KPO-KL ini, Bapak Bupati juga, memantau penanaman perdana tanaman brokoli mitra kami ini, yang mana pada musim sebelumnya, penanaman tanaman komoditas ini termasuk komoditas baru ditempat ini dan tergolong, sukses.

IMG-20140818-WA001

Lokasi  perlakukan dengan metode berbasis pertanian organik (pestisida dan pupuk organik) ala KPO-KL ini diadakan di desa Alat- Kecamatan Hantakan- Barabai-Kalsel.

IMG-20140818-WA002

Lokasi ini secara khusus mendapat perhatian dari dinas pertanian dan pemerintah setempat karena dalam beberapa musism tanam ini, mitra kami telah memberikan beberapa kali hasil produksi yang bisa lebih baik dibandingkan dengan hasil yang dicapai dengan tehnik kimia murni.

Selain itu yang menjadi daya tarik dari metode pertanian berbasis Organik ala KPO-KL ini adalah, lokasi penanaman yang tidak berpindah selama beberapa kali musim tanam sebelumnya, artinya bedengan tidak dirombak lagi dan bisa langsung digunakan untuk tanaman berikutnya.

Semoga sukses pak Aswandi , beserta kelompoknya dan juga masyarakat sekitarnya. Kita  berharap makin banyak petani yang beralih pola pertaniannya ke arah pertanian berbasis organik, khususnya ala KPO-KL.