Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Pimpinan KPO-KL Bpk. Rusli Gunawan SW, SH. (kiri) Bersama Bupati Garut Bpk. H. Rudi Gunawan, SH, MH dan Camat Leles Dra. Hj Rusmanah M.Si More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Pare/Paria More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Tomat di-Bandung More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Tag Archives: PESTISIDA ORGANIK

« 1 ... 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 ... 162 »

JAMBORE VARIETAS HORTIKULTURA TINGKAT NASIONAL TAHUN 2012,DI GARUT

Setelah  mendapat kehormatan kunjungan Menteri pertanian RI dan Gubernur Jawa Barat bulan Februari lalu dalam kegiatan panen perdana jagung hybrida di Desa Dangdeur Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut kembali dipercaya menjadi tuan rumah Jambore Varietas Hortikultura Tingkat Nasional,  di Desa Cikandang Kecamatan Cikajang, Rabu, tanggal 6 – 10 Juni 2012.

Bisa jadi alasan ditunjuk sebagai tuan rumah, karena Kabupaten Garut dikenal sebagai sebagai sentra produksi komoditas hortikultura terbesar di Jawa Barat bahkan di tingkat nasional. Hal ini disebabkan daerah ini memiliki keunggulan kompettitif, antara lain kondisi agroekologis yang sesuai, ditunjang dengan petani yang terampil dan kondusivitas lingkungan usaha.

Berdasarkan data BPS Tahun 2010, produksi komoditas hortikultura sayuran di Kabupaten Garut tercatat 719.214 ton tersebar di 20 kecamatan sentra produksi di Kabupaten Garut setara dengan luas areal panen sebesar 39.482 hektar. Adapun komoditas sayuran unggulan diantaranya adalah kentang ,yang telah memberikan kontribusi produksi sebesar 143.342 ton atau sebesar 52,11 % terhadap produksi Jawa Barat dan sebesar 13,51 persen terhadap produksi nasional. Sementara untuk komoditas cabe dan tomat masing-masing telah memberikan kontribusi produksi sebesar 47,69 % dan 32,89 % terhadap Jawa Barat serta 9,85 % dan 11,24 % terhadap nasional.

Selain terdapat ratusan stan yang menampilkan berbagai hasil produksi pertanian, pada jambore ini juga tersedia sekitar dua hektar lahan yang ditanami berbagai tanaman seperti buah-buahan dan sayuran varietas hortikultura yang turut dilombakan.

Stand,  kliniktaniorganik,kembang langit  pada acara jambore varietas hortikultura tingkat Nasional 2012 ,di Kab. Garut. Jabar.

Tujuan dari kegiatan Jambore Varietas hortikultura ini adalah untuk mensosialisasikan keunggulan berbagai varietas dataran tinggi hortikultura kepada petani dan masyarakat umum.  Pengenalan ratusan varietas tanaman hortikultura ini sangat penting untuk dapat memperkenalkan beragam varietas dan jenis tanaman hortikultura dan diharapkan dapat memperkaya wawasan petani dan berbagai stakeholder dalam hal pembudidayaan tanaman sayuran untuk berbagai pemanfaatan

Sementara peserta jambore terdiri dari Produsen Benih, Balai Penelitian, Petani, Petugas Pertanian dari Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota, Pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah demonstrasi varietas unggul hortikultura, beberapa produsen benih swasta yang berpartisipasi dalam Demonstrasi Varietas Unggul adalah :

1.        PT East West Seed Indonesia

2.        PT Bisi/ Tanindo

3.        PT Benih Citra Asia

4.        PT Mulia Bintang Utama

5.        PT Takii Seed Indonesia

6.        PT Clause Indonesia

7.        PT Seminis

8.        PT Primasid Andalan Utama

9.        PT Agri Makmur Pertiwi

10.    PT Namdhari

11.    CV Matahari Seed

12.    PT Sang Hyang Seri

13.    PT Nunhams

Sementara produsen benih kentang dan sayuran lokal yang berpartisipasi adalah : 1) Balai Penelitian Tanaman Sayuran. 2) Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Utara. 3) Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara. 4) Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Barat. 5) Dr. Sudarisman NTB. 6) Prof. Baharuddin, Sulawesi Selatan. 7) M. Khudori, Garut.

Wakil menteri (wamen) Pertanian, Dr Rusman Heryawan, mengaku bangga dengan diselenggarakannya kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan jambore tersebut dapat bermanfaat bagi para petani.

Dikatakan Wamen bahwa petani telah banyak mengetahui soal-soal teknis mengenai pertanian,namun Wamen berharap agar para petani dapat terus meningkatkan pengetahuan serta wawasannya dalam bidang pertanian dan meminta agar para petani dapat memanfaatkan jambore ini untuk arena belajar.

“Paling tidak, pulang dari acara ini, petani dapat membawa pulang ilmu baru dan wawasan baru. Karena tantangan petani itu terus berkembang,” kata Wamen dihadapan ribuan petani saat pembukaan.

MOTTO KAMI :

PERTANIAN ORGANIK MERUPAKAN SUATU KEHARUSAN,BUKAN PILIHAN