Kombinasi Organik dan Anorganik pola KL ( Kembang Langit)

Kami coba mundur dua tahun silam di bulan Agustus 2020 yang mana kami di hubungi oleh petani dari Pesisir Selatan,Kulon Progo Yogyakarta. Kondisi tanamannya sangat memprihatikan selain mengkerut juga terkena busuk daun, kompleks.

Gambar dan ulasan diatas kami ambil masih dari website kami ini. Kondisi tanaman awal sebelum menerapkan pola KL ( Kembang Langit). Tanaman rawit yang sebelumnya dikelola cara anorganik kondisinya rusak berat.

Tidak terbayang apabila perlakuan dilanjutkan dengan cara kimia sebelumnya.Dari pengalaman sebelumnya dalam kondisi demikian apabila di teruskan pola nya yang terjadi adalah tunas semakin mengkerut dan tidak berkembang.

Setelah beberapa saat perlakuan hasilnya seperti demikian ( sebagai mana yang pernah kami bahas pada artikel Kpo KL, 2 tahun lalu). Tanaman rawit yang rusak berhasil pulih dan Produktif kembali.Pola kami ini di uji efektivitasnya oleh mitra dari Pantai Selatan pulau Jawa.

Kali ini mitra yang sama dari Wilayah pantai,daerah yang panas kondisi tanamannya di kelola sedari awal dengan pola KL. Keadaan tanamannya lebih fresh,segar dan sehat diusia 1 bulanan . Obat obatan yang digunakannya pun sengaja kami share, dengan komposisi semprotan demikian apakah masih bisa dikatakan mahal???( Protektan Biopes Pesnator @1 tutup dan insektisida kimia yang dirolling dengan dosis hanya 0 .3 Mili per liternya).

Mungkin mitra tani pernah mengalami dengan pemberian insektisida / akarisida dosis yang lebih tinggi dari dosis diatas tetapi hasilnya tanaman malahan mengerut dan puret. Namun dengan pemberian Protektan Biopes Pesnator hanya@ 1 tutup per tangkinya .

Dengan sistem rolling an kimia biaya akan menjadi lebih murah dan terutama hasilnya walaupun di dataran rendah cabai tumbuh sehat dan segar. Ini mematahkan asumsi bahwa pola KL hanya cocok di dataran menengah ke atas saja kalau didataran rendah kurang optimal.

Setidaknya dengan bahan kimia dosis rendah dan penggunaan pestisida anorganik yang dirolling maka total pembiayaan jauh lebih murah. Hasilnya hingga 30 hst tanaman tumbuh subur dan sehat semoga hingga akhir tanamnya. Sukses mitra pantai selatan Jawa.