Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Tag Archives: pertanian berbasis organik

1 2 3 4 »

POLA BERBASIS ORGANIK CARA KPO KL

Sungguh merupakan kesenangan tersendiri, apabila tanaman mitra yang dipantau sejak awal tanam, kami dampingi hingga, akhirnya panen secara berulang ulang, apalagi pada saat panen harga tinggi yang ditunjang oleh produksi tanaman yang tinggi.

safaril 13 peb

Beginilah pada saat pertama pemberian mikroba dari KPO-KL, yang dilakukan pada tanggal 8 Pebruari 2017.  Sedangkan Pindah tanamnya dilakukan pada tanggal 13 Pebruari 2017.

Pemberian mikroba yang kami berikan jenisnya “:khusus”, hasil penemuan dari tim KPO-KL, jadi berbeda  dari yang biasa, kami untuk tidak terkungkung dari metode lama, kami mencoba melompat dari kebiasaan penggunaan jenis Trichoderma,  kami juga mencoba keluar dari  penelitian dari jenis EM semata.  Kami mencoba melakukan riset panjang dan keluar dari pakem yang ada, kami mencoba keluar dari penggunaan Jenis  Gliocladium sp, Beuvaria atau jenis Pseudomonas yang kami anggap sudah tidak efekteif lagi.

pak safaril 8 maret

8 Maret 2017, usia satu bulanan. Pertumbuhan tanaman pak safaril Faril, dari Belitung ini, bertumbuh kembang secara pesat.

pK SAFARIL 12 APRIL

12 April 2017 ( Usia 2 bulanan ). Kami memantau perkembangan tanaman mitra tsb, dari minggu ke minggu, hanya kita rangkum saja pemantaun per bulan .

IMG-20170515-WA0377

Kondisi tanaman pada saat usia tanaman 3 bulan, pemantauan pada tanggal 15 Mei 2017. Tanaman mitra kami ini, sudah petik 5 kali, dan pada saat petikan ke 5 ini, menghasilkan 180 kg, dengan harga saat ini di Belitung, Rp.65.000 -Rp.70.000, per kg nya.

IMG-20170515-WA0376

Pada petikan sebelumnya petikan ke 4 juga dikisaran 100 kiloan. Hasil yang sangat memuaskan bagi kami, hasil Riset TIM KPO- KL  yang panjang membuahkan hasil. Riset pada mikroba, pada pengendalian hama dan Penyakit secara berbasis organik, makin terasa manfaatnya.

IMG-20170515-WA0374

Riset pada penggunaan pupuk kimia yang makin berkurang, masih terus kita lakukan. Long Life Education terus berjalan.

Dan…. hasil riset  panjang tersebut kami kembalikan pada petani mitra kami. Untuk pengendalian antraknose kami menghindari penggunaan fungisida tingkat tinggi, sedangkan untuk pengendalian lalat buah kami juga menghindari penggunaan  Metyl Euganol.

IMG-20170515-WA0373

(Hasil dari Belitung, pak Safaril Faril petikan ke 5 , dari 3000 batang hasil 180 kg.)

Tanpa perlu banyak teori dan basa basi, kami bersyukur karena masalah Layu , antraknose dan keriting daun , virus kuning, rontok bunga pada tanaman saat ini makin dapat  tertanggulangi .

PERTANIAN berbasis ORGANIK, Membuktikan !!!

PhotoGrid_1490142861988

Pengamatan lanjutan dari mekarsari Cikajang Garut. Pengamatan saat ini disaat tanaman berusia 5 bulan lebih.

PhotoGrid_1490142704565

Hasil teranyar yang kami lakukan pada tanggal 19 Maret 2017, disaat tanaman mitra kami  sdr.Khoer berusia 5 lebih 10 hari. Penanaman tanggal 10 Okt 2016 .

PhotoGrid_1490142735784

Di daerah Cikajang Garut yang terkenal sebagai sentra terbesar sayuran dataran tinggi di Jawa Barat, penggunaan pestisida dosis tinggi sudah menjadi tradisi yang sudah mengakar.

PhotoGrid_1490142781888

Sehingga penggunaan dosis pestisida dosis rendah dianggap hal yang mustahil.

Bahkan pada saat sdr.Khoer menjelaskan, bahwa hasil penerapannya ini menggunakan tehnik pengendalian secara Organik ,semakin saja, petani yang bertanya tidak percaya.

PhotoGrid_1490142997174

Logika mereka rupanya, dengan pestisida kimia dosis tinggi saja hama dan penyakit ngak mempan apalagi ini dengan pestisida organik. Hmmmm.

PhotoGrid_1490143012456 .Memang riset yang kami lakukan selama 17tahun menunjukkan kualitas pestisida organik, akan mengalami degradasi fungsi penurunan fungsi dalam beberapa saat selain itu, fungsi antar “bahan aktif” biasanya saling berbenturan sehingga tidak terjadi sinergisitas.

PhotoGrid_1490143077999

Hal hal diatas yang mungkin biasa dilakukan oleh petani dan hasilnya , ramuan herbal yang diberikan seolah menjadi “nihil” reaksinya.

PhotoGrid_1490143153523

Mengacu dari hal ini, kami dari Klinik Pertanian Organik, mencoba mengembangkan dengan tehnologi yang ada, agar fungsi dari pestisida organik tersebut tidak cepat “basi” sehingga terhindar fungsinya hanya sekedar pupuk daun.

Hal ini lah rupanya yang menjadikan, beberapa petani yang dulu sempat membuat “ramuan alami”, menjadi ngak yakin akan efek dari pestisida organik bisa sedemikian hasilnya.

Memang diperlukan stabilizer agar fungsi pestisida organik tidak “jatuh ” fungsi hanya sekedar sebagai pupuk daun.

PETANI PEMULA ACEH, BERTANI DENGAN BASIS ORGANIK

Pada artikel kali ini, kami mencoba menulis artikel dari sumber mitra kami dari ujung pulau Sumatera, tepatnya dari  lingkungan halaman   Kampus Universitas Syaih Kuala (Unsyah ) Banda Aceh , depan RS. Prince Nayef.

azmi A

Sdr. Azmi, kami katakan petani pemula karena baru yang ketiga kalinya bertanam cabe, yang pertama bertanam dengan pola kimia murni, yang kedua dengan pola KPO_KL dan kali ini yang ketiga juga menggunakan pola KPO_KL lagi.

azmi 1

Kurang puas dengan pola kimia murni pada masa tanam pertama , sdr. Azmi, beralih dengan pola pertanian organik cara KPO_KL, dan informasi yang kami terima dari sdr. Azmi ini, peiode ke-3 ini, hasilnya hingga saat ini, lebih baik dari musim tanam ke1 dan ke-2.

 azmi 3

Gambar  hasil aplikasi ,kami terima pada tanggal 29 Juli 2016, berdasarkan pantauan kami kondisi tunas dan tanaman secara keseluruhan, sehat dan terhindar dari serangan hama dan penyakit.

azmi4

Buahnya pun sudah mulai makin lebat diusia tanaman sekitar 2 bulanan ini. Evaluasi yang dilakukan pada masa tanam periode pertama dan ketiga, jelas terdapat perbedaan selisih penghematan biaya antara pola kimia murni dengan pola tanam berbasis organik cara KPO_KL ini.

azmi5

Dengan pola berbasis organik ini, tanaman relatif aman dari serangan hama thrips, tungau, busuk buah, bercak daun, layu fusarium dan virus kuning.

azmi2

Kami dari KPO_KL, terus berupaya mendorong dengan cara ‘mentransfer ” tehnologi pertanian berbasis organik ini ,dari jarak jauh dan terus memonitor kondisi perkembangan tanaman mitra kami dari Aceh ini.

Semoga  harapan kami Sdr. Azmi (bekerja di KANTOR PUSAT ADMINISTRASI DI UNSYAH ini), yang  awalnya PETANI PEMULA  TAK LAMA LAGI MENJELMA MENJADI PETANI PEMUKA…

SEMOGA SUKSES PETANI BANDA ACEH…SUKSES PETANI INDONESIA…