Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Tag Archives: pengendalian hama thrips

Mengendalikan hama Thrips dan Tungau Pada cabe berumur tua

 Saat ini memasuki bulan Juli harga komoditas cabe sangat bagus dan menguntungkan bagi petani oleh karena itu tanaman diusahakan agar masih dapat untuk terus berproduksi. Seperti halnya nya mitra kami Bp.  Aspan Pane dari Tapanuli Selatan,  memelihara tanamannya Yang sudah tergolong tua untuk periode memasuki masa petik  ke dua.

Gambar diatas mitra senior kami bp.  Aspan Pane disela sela tanamannya musim lalu. Mitra termasuk sudah cukup lama bergabung dengan kpo KL dan hasilnya,  tidak diragukan lagi.

Pada musim saat ini mitra berusaha memelihara tanamannya yang sudah berumur 183 hari agar terhindar dari hama dan Penyakit yang berpotensi menghambat perkembangan untuk memasuki tahapan pembuahan periode kedua.Harga per tanggal 3 Juli ini mencapai 55 ribu per kg nya.  Dari 3000 an batang saat ini sudah mencapai rata rata 0.9 kg per batangnya.

Pada bulan Juni 19 lalu, tanaman sempat terkena hama thrips dan tungau yang meresahkan.  Ada hal yang unik yang kami diskusikan bersama mitra ini yaitu sempat hama tersebut bandel dari perlakuan yang diberikan. Sehingga cukup meresahkan disaat harga sedang mahal mahalnya (Harga rata rata dari awal petik s.d saat ini dikisaran 37 rb per kg nya).

Solusi yang dilakukan Mitra sebelumnya dengan  menambahkan  jumlah jenis insektisida kimia menjadi 4 macam plus Protektan dan Pesnator,  bahkan dosis dari insektisida kimianya  sudah ditinggikan pula. Hasilnya ternyata  kurang memuaskan hama thrips masih betah bersarang di kelopak bunga, apalagi pada saat ini musim kurang air / hujan makin memacu pertumbuhan hama tersebut.

Tetapi setelah kami berdiskusi,  kami  memberikan saran agar jumlah jenis insektisida kimianya jumlahnya diturunkan menjadi 2 macam saja plus Protektan dan Pesnator yang ditinggikan dosisnya. Hasilnya bp.  Aspan Saat ini sudah dapat tersenyum lagi karena saat ini tanamannya kembali sehat dan makin produktif  menjelang pemetikan di Periode Ke dua nanti. Semoga makin  bertambah hasil pertaniannya mitra kami, bersama kpo KL.

 

KUTU KEBUL,HAMA Thrips dan TUNGAU, diantara penyebab Virus dan Keriting daun

Perkembangan tanaman mitra kami secara perlahan tapi pasti, dari waktu ke waktu menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Tanaman yang awalnya sudah nyaris saja membuat putus asa , saat ini kembali hijau berseri.

 

Kami ingin menunjukkan secara gamblang tanpa rekayasa sedikitpun, yaitu apabila tanaman dirawat secara baik dan benar, sambil mengikuti dan menuruti apa “maunya” tanaman,niscaya tanaman pun akan mengerti, kemauan kita sebagai penggarapnya.

 

Kami mencoba mengikuti perkembangan tanaman mitra kami ini , yang penggarapannya, di “over kreditkan” ke kpo KL, dimana sebelumnya per tanggal 8 Pebruari, tanaman cabe beliau  di kelola secara konvensional.

 

Kondisi cuaca yang tak menentu di wilayah , Garut Utara, menyebabkan tanaman tampak merana (Gambar teratas). Panas yang terik plus adanya  gangguan hama baik berupa Kutu kebul, Thrips dan Tungau turut mempercepat terjadinya keriting daun pada tanaman cabe var Or 42 beliau.

 

(Terjmhn : Agar terlihat jelas diambil gambarnya pada saat siang hari.)

Bisa diperhatikan dengan nge “zoom” lebih dekat perkembangan buah tanaman yang makin membaik setelah sebulan perawatan cara kpo KL.

 

 

Pada hari Sabtu  ini, mitra kembali mengirimkan perkembangan pertumbuhan tanamannya yang sehat dan berbuah lebat. Walaupun tanamannya terlihat tidak terlalu tinggi tetapi yang terpenting adalah buahnya yang menjadi sangat lebat.(Pendapat petani Zaman now, memang agak aneh, katanya : Tak perlu tanaman tinggi yang penting buahnya banyak. Dalam hal ini KPO KL, tetap berprinsip, memperbanyak percabangan tunas yang sehat dan menghindari mandeknya tunas akibat serangan hama hama tersebut diatas, akan makin membuka peluang terbentuknya bunga  dan buah yang lebih banyak lagi).

 

 

Pembentukan buah sudah semakin banyak, terpaan cuaca panas -hujan yang tak menentu makin ternetralisir, demikian juga, efek keriting dan daun menguning saat ini mulai berubah menjadi hijau segar bersemi kembali.(Pengamatan pada, tanggal 17 Maret 18).

 

(Terjmhn: Tuh, tanaman cabe petani lainnya, begini. /Red : Tananan dengan Cara konvensional yang ada disekitar perkebunan mitra).

 

Hakikatnya pertolongan dan petunjuk dari yang Maha Pengatur, tanaman mitra saat ini makin tampak proses pemulihannya, bahkan saat ini sudah mulai petik perdana.)

Metode yang kami terapkan yaitu dengan hanya memberikan  produk pendukung dari KPO KL @ 0.5- 1 mili an per liter airnya plus 0.3 ml/ gram produk pelengkap berbahan aktif kimia sebagai tambahan sekedarnya saja. Kami berharap mitra, bisa memperoleh keuntungan berlipat lipat dari jerih payah yang dilakukannya, termasuk diantaranya pengendalian hama hama penyebab mandegnya  dan menguningnya tunas.

 

MENGATASI KERITING DAUN PADA CABE

Sudah lumrah penanganan masalah keriting daun adalah dengan menyemprotkan akarisida  dan  insektisida jenis lain,dengan menyemprotkan pada daun tanaman. Langkah inilah pada saat ini yang menjadi andalan petani apabila terjadi masalah akibat isapan  hama trips,tungau atau kutu kebul tersebut.

A.1.  Kami bersyukur,untuk kesekian kali kami membuktikan teori kami… tinggi tanaman cabe sudah  melewati tinggi dari pemiliknya ,kang ujang… Tutugan Leles , Garut, Jawa barat. Buahnya pun bisa anda perhatikan ,betapa lebatnya. Ini bukan rekayasa sama sekali,berkali-kali kami melakukan uji aplikasi baik oleh kami sendiri maupun oleh petani kami diluar Garut.

A.2. Mungkin anda bertanya,yang keriting diatas tetapi kenapa perlakuannya di prioritaskan dari dari bawah? Penjelasannya berikut  dibawah ini.

A.3. Hasil demikian bukan kita ambil,pada saat tanaman sudah besar begini,tanaman ini hasil pantauan kami sejak 3 bulan yang lalu .

A.4. Pengambilan gambar awal,tanggal 28 Desember 2011,usia 20 harian. Bisa anda perhatikan,latar belakang dari pengambilan gambar ini,tetap dilakukan pada lokasi yang sama.  Bagi anda yang berminat untuk melihat kondisi tanaman uji apliksa kami,silahkan untuk datang ke tempat kami,dan uji aplikasi kali ini kami lakukan di dekat kantor kami.  Tutugan- Leles, Garut.

A.5.  Buah yang lebat,tumbuh disetiap  tangkai/percabangan.  Bahkan tampak buah cabe sudah ada yang mulai memerah…,rupanya sebentar lagi panen…

A.6.  Selain buah cabe,buah tomat juga mulai membesar,bahkan buah tomatnya sudah panen.

A.7. Walaupun memang masih ada satu – dua ekor,hama trips yang hinggap pada daun cabe tetapi yang terpenting adalah cabe tidak terserang keriting daun.

A.8.  Kita kembali lagi,pada pokok pembahasan…Keriting daun ternyata tidak cukup hanya mengandalkan dari penyemprotan saja,ini jelas dan sudah sempat pada kesempatan yang lalu kita pernah membahasnya.  Jumlah dan populasi hama trips dan tungau pada satu permukaan daun saja apabila kita amati,bukan main banyaknya.

A.9. 

A.10.  

A.11. Kenapa hal ini sampai terjadi,mestinya ada yang salah dalam pola pupuk yang anda berikan.

A.12. Sebelum melanjutkan uraian,bagaimana penilaian anda dengan hasil buah cabe dan tomat diatas?