Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Tag Archives: mikroba antagonis pada tanaman

Kiat bertahan di Harga Murah dengan Bantuan, “Makhluk Halus”

Sudah beberapa bulan terakhir ini harga cabe , masih saja” bertahan dibawah rata rata”, hal ini menjadikan banyak petani yang mengeluh atau efek berikutnya, “gulung tikar’, ngak kuat menahan  terpaan harga merosot. Belum lagi, sulitnya perawatan di bulan bulan basah seperti saat ini di bulan Januari – Pebruari 2019. Ada beberapa kiat yang biasa kami lakukan agar mitra tetap bertahan dan jangan sampai rugi.

Hal hal yang biasa kami lakukan adalah dengan ‘meminta bantuan mahluk halus’ tapi maaf ini bukan klenik ya…. kami klinik… Lha Maksudnya bagaiamana??? Seperti halnya  mitra kami dari Bukit Tinggi, Sumatera Barat, yang menggunakan ‘mahluk halus”, berupa mikroorganisme, jasad renik yang tak kasat mata.

(https://youtu.be/iGR7on14pNA  )

Tanaman yang saat ini sudah petik ke 4 kali, terus bertahan dengan cara memanfaatkan “makhluk halus” berupa “Mikroba Aktivator”/MIKVATOR yang diberikan diawal tanam sekaligus sebagai Pengganti Pupuk Kandang. Mikroba ini secara aktif mengurai, menambat dan antagonis penyakit , sehingga tanaman bertahan tidak dipupuk selama lebih dari 45 hari ( sebagaimana yang tertera pada catatan ‘Screen shoot” kami ).

Hal yang sama juga terjadi pada  mitra kami dari Sumedang Bp. Rizal, yang dengan Mikroba yang terdapat pada pupuk CAS , sehingga tanamannya terus bertahan di musim hujan, dan aman dari serangan layu fusarium dan busuk buah/batang.

 (  https://youtu.be/tt5iBZPxZ-0 )

Untuk mendorong perkembangan bunga dan buah, mitra kami yang menanam varietas lokal Sumbar ini pun, menggunakan Mikroba yang tak kasat mata pula, agar tanamannya terus berbuah lebat walau di musim hujan dengan menambahkan FRESHTAN.

Lain lagi cara yang ditempuh oleh mitra kami dari Tapanuli Selatan Bp. Harahap yang sudah  beberapa tahun, bermitra dengan kami yaitu dengan cara mempertahankan buah cabe nya bertahan, memerah dipohon tidak dipetik petik dalam waktu yang lama. Hal ini bukan tehnik yang mudah apalagi di musim penghujan seperti saat ini, namun dengan menambahkan Mikroba /’mahluk halus”  sebagai Antagonis, yang terdapat pada POCAniL, buah cabe terhindar dari patek/busuk buah/Antraknosa.

(    https://youtu.be/PHcMasf3r08     

Dengan bantuan “makhluk halus ‘ yang tak kasat mata tersebut, penguraian pupuk menjadi lebih efektif dan bahkan  memanfaatkan sisa sisa pupuk dari musim sebelumnya. Hasilnya sangat menarik, dimana tanaman pun menjadi bertahan dan sehat lebih lama, bahkan contoh mitra senior dari Banjarnegara -Jateng, Bp. Taryono, tanamannya bertahan 42 kali petikan. ( Pada video pada saat  awal  bulan Januari 2019, per awal bulan Pebruari 2019, tanaman sudah  petik rata rata 1.6 kg per batang dan masa petik yang panjang.

(     https://youtu.be/m-HoU618cSc   )

Memperpanjang masa petik dengan bantuan ‘makhluk halus’, menjadi sangat bermanfaat terutama menghadapi masa masa harga murah, sehingga dengan penghematan dari sektor pemupukan dan juga pengobatan, mitra petani masih bisa bertahan dan diharapkan bisa melewati ‘masa masa krisis ‘ harga tersebut di bulan bulan berikutnya.