Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Tag Archives: Mengatasi layu fusarium

Mencegah LAYU FUSARIUM pada tanaman Cabai

Perkembangan tanaman pak Daci dari Nias Selatan. Saat ini sudah 8 kali pemetikan. Kami maklumi karena baru kali ini lah mitra kami ini, menanam tanaman cabe keriting.

Tanaman mitra kami ini, terus kami pantau dari waktu di sela sela pemantauan tanaman tanaman mitra kami yang lainnya dari Seluruh Indonesia.

Usia usia tanaman yang sedang panen seperti tanamannya pak Daci ini yang mulai kita fokuskan adalah dalam hal mengantisipasi penyakit Busuk buah dan Layu Fusarium. Tanaman mitra kami ini untuk masalah keriting daun, Virus kuning , hama thrips dan tungau sudah terlewati dan  dengan mulus dilalui.

Mungkin anda sudah biasa mengendalikan layu Fusarium dengan beberapa langkah diantaranya dengan menggunakan Fungisida kontak/ sistemik, untuk menekan pertumbuhan spora Fusarium Oxysporum atau justru dengan menggunakan Cendawan Tricoderma , tetapi hasilnya masih nihil?

Sulitnya pengendalian Spora Fusarium terutama yang berbentuk klamidospora yang biasanya tersebar di dalam tanah di sekitar perakaran tanaman yang sudah terinfeksi. Akar tanaman yang sudah terinfeksi klamidospora kemudian spora akan masuk ke dalam jaringan xilem dan akan menghambat mengalirnya air dan nutrisi yang diperlukan oleh tanaman.

.Ternyata usut punya usut, spora baik yang berbentuk Klamidospora, Mikrokonidia maupun yang makrokonidia sudah membentuk imunitas tersendiri baik oleh fungisida kimia maupun oleh cendawan antagonis semisal Tricoderma. Hal ini sudah sering kita rasakan kekurangefektifannya pada saat ini.

Kami coba mengembangkan metode baru dalam pengendaliannya yaitu ,dengan penggunaan mikroba khusus dalam menekan perkembangbiakan Klamidospora yang biasa “berkeliaran” disekitar akar tanaman yang telah terinfeksi.

Cukup dengan dosis 70 gram CAS per 150-200 liter air Plus PROTEK-tan , dan sedikit fungisida kontak atau sistemik dengan dosis yang sama pula, dalam beberapa kali hasil yang telah kami lakukan ternyata efektif dalam mengendalikan spora jenis Klamidospora penyebab layu Fusarium. Silahkan…untuk di  terapkan dan dapatkan perbedaan hasil dengan yang biasa dilakukan.

 

 

PENGAMATAN LANGSUNG, Terhadap VIRUS KUNING, LAYU FUSARIUM, PATEK dan KERITING DAUN

Virus gemini, menjadi salah satu kendala utama dalam bercocok tanam cabe , tomat dan terong. Hal ini sudah meluluhlantakkan pertanaman  hortikultura dari keluarga/famili terong terongan. Sebelum masuk pada praktek dan bukti hasil pengendaliannya di lapangan, kami coba ulas  perihal virus gemini tersebut.
 Penyakit virus kuning, pada cabai disebabkan oleh geminivirus
, dan ditularkan oleh vektor yaitu hama  antara lain oleh kutu kebul ( Bemisia tabaci) atau spesies lainnya. Perlu kita ketahui bahwa selain menyerang tanaman budidaya, virus gemini tersebut menyerang juga beberapa tumbuhan , gulma ,oleh karenanya faktor kebersihan kebun sangat disarankan agar selalu dalam keadaan bersih dari gulma. (Informasi terkait, di video Kami berikut ini.)
https://youtu.be/6IyBqRnP-Uw
Penyakit kuning cabai di Indonesia disebabkan oleh virus dari kelompok/Genus Begomovirus (singkatan dari: Bean golden mosaic virus), Famili Geminiviridae.Geminivirus dicirikan dengan bentuk partikel kembar berpasangan (geminate) dengan  ukuran  sangat kecil, sekitar 30 x 20 nm.

Berikut ini kami melakukan kunjungan langsung ke Lapangan bersama mitra kami dari Magetan dan Ngawi, Jatim untuk memantau langsung perkembangan hasil penerapan  cara kami dalam menanggulangi penyakit tersebut.  Pada acara pelatihan yang kami selenggarakan pada tanggal 5 April 2018 peserta pelatihan kami ajak langsung untuk mengunjungi lahan percontohan kami yang berada di  Garut.

 Hal ini kami maksudkan agar peserta pelatihan melihat secara langsung tentang metode kami dalam menanggulangi hama dan penyakit cara KPO KL. Dalam kunjungan tersebut peserta bisa melihat langsung dari jumlah 4000 batang tanaman hanya terdapat satu batang saja yang terkena layu fusarium.

Titik pengambilan gambar di atas merupakan ” sudut”, yang biasa kami ambil pada lokasi percontohan. Tampak pada gambar tanaman yang awalnya sudah keriting saat ini setelah petikan ke 4 kondisinya makin bertambah subur saja.

 

Selain itu perihal busuk buah atau antraknose yang saat ini menjadi kendala utama di beberapa sentra penanaman cabe dengan metode klinik pertanian organik kembang langit kami terapkan, penyakit tersebut bisa ditanggulangi dan Walaupun ada dalam jumlah sedikit dan tidak menyebar ke sekitarnya.

Sedangkan untuk penyakit virus kuning tampak pada gambar salah satu contohnya tanaman yang terkena virus Gemini tersebut dengan cara k p o- KL tanamannya masih bertunas dan berbuah lebat.

Dalam kunjungan ini kami ingin memberi suatu bukti bahwa metode yang kami terapkan ini tidak mengada-ada dan apa adanya saja.

 Kami berharap teman-teman petani dari Karangrejo Magetan Jawa Timur ini dapat pula menerapkan metode klinik pertanian organik ini di tempatnya sepulang dari pelatihan klinik pertanian organik kembang langit Garut. Sukses untuk semua petani Mitra kpo KL.