Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Pimpinan KPO-KL Bpk. Rusli Gunawan SW, SH. (kiri) Bersama Bupati Garut Bpk. H. Rudi Gunawan, SH, MH dan Camat Leles Dra. Hj Rusmanah M.Si More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Pare/Paria More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Tomat di-Bandung More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Tag Archives: layu fusarium

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 ... 34 »

TANAMAN SUBUR ,TAK MESTI MAHAL

Pada umumnya petani apabila mengamati atau melihat pertumbuhan suatu tanaman subur “makmur”, maka biasanya terbersit dalam pikirannya,” wah tanaman sebagus ini,pastilah obat dan pupuknya banyak dan yang mahal- mahal.

DSC01832

Paradigma tersebut,kami coba ubah,dengan cara memberikan contoh yang telah dan sedang kami lakukan.  Aplikasi kali ini,masih dilokasinya, sdr Heri, tepatnya di daerah Leuwigoong, Garut.

( Padahal kalau kita mau memanfaatkan, anugrah dari YANG MAHA KUASA, banyak sekali potensi alam yang melimpah  tetapi belum termanfaatkan.  Misalnya saja pemanfaatan bakteri Penambat Nitrogen.

Bakteri nitrogen atau dikenal juga sebagai bakteri pengikat nitrogen adalah kelompok bakteri yang mampu mengikat nitrogen (terutaman N2) bebas di udara dan mereduksinya menjadi senyawa amonia (NH4) dan ion nitrat (NO3-) oleh bantuan enzim nitrogenase. Kelompok bakteri ini biasanya bersimbiosis dengan tanaman kacang-kacangan dan polong untuk membentuk suatu simbiosis mutualisme berupa bintil akar untuk mengikat nitrogen bebas di udara yang pada umumnya tidak dapat digunakan secara langsung oleh kebanyakan organisme. Secara umum, kelompok bakteri ini dikenal dengan istilah rhizobia, termasuk di dalamnya genus bakteri Rhizobium, Bradyrhizobium, Mesorhizobium, Photorhizobium, dan Sinorhizobium.

Rhizobium banyak digunakan sebagai pupuk hijau pada beberapa tanaman, seperti Crotalaria, Tephrosia, dan Indigofera.  Akar tanaman polong-polongan tersebut menyediakan karbohidrat dan senyawa lain bagi bakteri melalui kemampuannya mengikat nitrogen bagi akar. Bintil-bintil akar melepaskan senyawa nitrogen organik ke dalam tanah tempat tanaman  hidup. Dengan demikian terjadi penambahan nitrogen yang dapat menambah kesuburan tanah.

kang herin 4, 7 aprl

Aplikasi dilakukan pada tanaman yang masih satu famili, yaitu cabe,tomat dan terong. (Selain gambar diatas,seluruh gambar dibawah ini,kami ambil pada tanggal 7 April 14.)

Konteksnya dengan suburnya tanaman adalah , tanahnya kita buat subur terlebih dahulu, diantaranya dengan memanfaatkan mikroba mikroba tersebut  yang telah kami uraikan diatas.  Jadi sebenarnya,kita bisa sangat menghemat pupuk juga,apabila bisa memanfaatkan dan menggunakan mikroba  yang  menguntungkan tersebut.

kang heri5, 7 aprl

Terong ‘lalab” yang ditanam di lokasi bekas cabe dan tomat, yang ditanam musim yang lalu.

Selanjutnya jenis mikroorganisme yang sering belum dimanfaatkan adalah,

Bakteri pengurai:
yaitu, Golongan bakteri yang berfungsi nenguraikan bahan-bahan organik menjadi bahan-bahan anorganik yang dapat langsung dimanfaatkan sebagai nutrisi oleh tanaman. Bakteri saprofit menguraikan tumbuhan atau hewan yang mati, serta sisa-sisa atau kotoran organisme. Bakteri tersebut menguraikan protein, karbohidrat dan senyawa organik lain menjadi CO2, gas amoniak, dan senyawa-senyawa lain yang lebih sederhana. Oleh karena itu keberadaan bakteri ini sangat berperan dalam mineralisasi di alam dan dengan cara ini bakteri membersihkan dunia dari sampah-sampah organik.
Contoh: Pseudomonas dan jenis-jenis bakteri asam laktat, misal: Bacillus sp.

kang heri 8, 7 aprsl

Sepemantauan kami, tanaman sesubur ini, tidak kami temukan satupun tanaman terong yang terkena layu fusarium.

Selanjutnya yang juga biasa diabaikan dan banyaktidak diketahui oleh petani  adalah,jenis  Bakteri nitrifikasi :
Bakteri nitrifikasi adalah bakteri-bakteri tertentu yang mampu menyusun senyawa nitrat dari amoniak yang berlangsung secara aerob di dalam tanah. Nitrifikasi terdiri atas dua tahap yaitu:
a. Oksidasi amoniak menjadi nitrit oleh bakteri nitrit. Proses ini dinamakan nitritasi.
b. Oksidasi senyawa nitrit menjadi nitrat oleh bakteri nitrat. Prosesnya dinamakan nitratasi.
Dalam bidang pertanian, nitrifikasi sangat menguntungkan karena menghasilkan senyawa yang diperlukan oleh tanaman yaitu nitrat.
Contoh: Bakteri Nitrosomonas dan Nitrobacter.

Mungkin  diantara kita sering   menggunakan pupuk nitrogen dalam bentuk NITRAT, nah kenapa tidak kita manfaatkan bakteri jenis ini,sehingga kita bisa menghemat  pupuk KNO3 atau CaNO3.

kang heri 3, 7 apr

Demikian pula pada tanaman cabe dan tomat yang ditanam secara berdampingan dengan  terong.  Selain itu tingkat serangan hama dan penyakit,hingga saat ini,kami anggap sangat aman,semoga sampai selanjutnya.

Selain faktor pupuk yang bisa dihemat,faktor yang lainnya adalah, menghemat pupuk daun, hormon pertumbuhan, insektisida, fungisida, perekat…. jadi  sebenarnya banyak sekali faktor -faktor biaya produksi yang bisa di tekan.

Jadi menurut kami, untuk mendapatkan tanaman yang subur tidak mesti mengeluarkan biaya yang tinggi.