Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Tag Archives: LALAT BUAH

1 2 3 4 5 6 7 »

LALAT BUAH

Pada kesempatan kali ini kembali kami ulas salah satu hasil mitra kami dari Pangurabaan Sipirok Tapanuli Selatan.

Mitra muda kami, Sdr. Julpan Pane, kembali kami ulas, sebagai teladan juga bahwa mitra mitra kpo KL yang sudah merasakan secara cermat dan tepat dalam aplikasinya, menghasilkan produktivitas tanaman yang tinggi dan terpenting lagi adalah terhindar dari kerugian.

Kali ini mitra muda kami ini bertanam terong Ungu Varietas Lezata yang jumlahnya memang tidak terlalu banyak sekitar 800 batang saja.

Tetapi hasil yang diperoleh hingga tanggal 31 Desember 2017 ini adalah sudah lebih dari 3 tonan. Dengan harga dikisaran Rp.3500-Rp.4000 suatu keniscayaan kalau mitra tersebut mengalami kerugian.

Hasil kemitraan dengan kpo KL, yang sudah terjalin cukup lama sekitar 4-5 tahunan ini, kembali memberikan keuntungan apabila penerapannya sesuai dengan standar /track nya.

Salah satu yang menjadi kendala dalam berbudidaya tanaman terong yaitu Lalat buah atau busuk buah pun kembali dapat teratasi. Penerapan Pesnator secara teratur, teruji bisa menekan serangan hama lalat buah pada buah terong tersebut.

Dalam kemitraan ini kami secara sukarela memberikan pendampingan tanpa melihat berapa jumlah tanaman yang dikelola oleh mitra kami tersebut. Suatu keuntungan lagi karena adik dari Kepala Desa Pangurabaan tersebut saat ini sudah, mahir menjalankan pola kendaraan Gas-Rem dan kopling cara berbudidaya ala kpo KL.

Semoga makin banyak.mita lainnya yang merasakan nikmatnya dan asyiknya bertanam cara kpo KL. Semoga juga hama dan penyakit tanaman pada setiap budidaya dapat dilalui secara lebih rilek tanpa merasa waswas yang berlebihan. Sukses terus Anak muda. Hasil pencapaian  hingga saat ini yang sudah mencapai 3 Tonan dari 800 batang saja, menunjukkan tingkat keberhasilan yang tinggi. Tanaman yang ditanam tanggal 15 Juli 2017 hingga saat ini masih segar bugar.

 

MUSIM HUJAN TIBA, SEMOGA LULUS DARI BUSUK BUAH

Pada hari ini, tanggal 7 November 2017, kembali kami mendapat kiriman dari mitra kami yang sedang proses penerapan metode KPO_KL di Bengkulu.

IMG-20171107-WA0039

Hasil praktek dan bukan sekedar teori, mitra kami dengan rasa senang untuk berbagi informasi dengan kami atas hasil yang diperoleh hingga saat ini.

( Mitra kami ini berasal dari Muko Muko, tepatnya dari Desa Pasar sebelah, Kab. Muko Muko , Bengkulu.)

IMG-20171107-WA0041

Varietas Lado yang ditanam  jumlahnya sekitar 3000 batang   untuk luasan sekitar 1600  m 2. Pada saat ini mitra kami ini sudah petikan pertama sudah mendapat hasil 35 kg.

IMG-20171107-WA0040

Kami berharap mitra kami ini, bisa berhasil dalam menerapkan metode KPO-KL terutama dalam mengendalikan penyakit dan hama di musim penghujan yaitu, Busuk buah akibat cendawan antraknose dan lalat buah.

IMG-20171107-WA0038

Kami  mencoba memantau perkembangan  tanaman tanaman mitra kami secara periodik,  seminggu sekali.  Hal utama yang kami lakukan untuk mengantisipasi terjadinya busuk buah tersebut adalah dengan pemberian POCANiL secara intensif terutama pada saat musim hujan  seperti saat ini.

IMG-20171107-WA0037

Tanaman mitra kami ini ditanam pada tanggal 13- Agustus 2017,  dan pada saat ini telah berusia  85 hari. Kami berharap untuk masa masa panen berikutnya, mitra  tersebut bisa lulus menghadapi perjuangan menjinakkan penyakit antraknose ataupun lalat buah.

 Kami secara berkelanjutan siap membantu, cara penerapan metode untuk mengantisipasi hama dan penyakit busuk buah tersebut.

Semoga berhasil  mas Hendra, Petani muda, Muko Muko.  Harga tinggi saat ini di wilayah Sumatera, sedang menunggu !!!

LALAT BUAH dan BUSUK BUAH

Lalat buah dan busuk buah merupakan 2 masalah utama yang biasa dihadapi oleh petani petani cabe di Indonesia. Pada kesempatan ini kami kembali mencoba membahas 2 masalah tersebut berdasarkan pola yang biasa kami gunakan.

IMG-20170811-WA0041

Masalah lalat buah dan busuk buah biasanya menyerang pada tanaman cabe yang justru terlihat sangat subur, Oleh karena itu upaya agar tanaman menjadi subur ,tetapi tahan terhadap serangan lalat buah dan busuk buah perlu dilakukan.

IMG-20170811-WA0038

Sebagai latar belakang metode dasar yang kami gunakan dalam mengendalikan hama lalat buah dan busuk buah , adalah tanaman dari Mitra kami Bapak Tengku Sofian yang berada di Bekasi .

Serangan busuk buah yang disebabkan oleh cendawan antraknos sedangkan cara penanggulangannya adalah dengan beberapa langkah berikut ini.

IMG-20170811-WA0037

Dalam gambar tampak tanaman Bapak Tengku Sofian yang ditanam secara bertahap yaitu pada tanggal 9 Juni dan 14 Juni saat ini usia tanaman sudah memasuki bulan kedua. Dengan perlakuan yang kita lakukan kondisi tanaman saat ini terhindar dari serangan lalat buah.

IMG-20170811-WA0046

Varietas yang ditanam ada dua macam yaitu varietas lado dan varietas TM, perbedaan varietas dengan pola yang kami terapkan ternyata hasilnya sama-sama memiliki daya tahan terhadap serangan lalat buah dan busuk buah.

IMG-20170811-WA0048

Adapun cara yang kami lakukan adalah menghindari pemasangan umpan perangkap perekat dan sex feromon semisal metil eugenol. Memang masih terdapat kontroversi antara pihak yang menyarankan penggunaan metil eugenol dan yang menyarankan untuk menghindari pemasangannya di areal pertanaman, dan dalam hal ini kami termasuk pelopor yang menyarankan untuk menghindari pemasangan umpan perangkap tersebut..

IMG-20170811-WA0045

Metode yang kami gunakan adalah Justru dengan prinsip repellent dan prinsip antifeedant yaitu penolakan dan menghindarkan agar lalat buah tidak ingin makan di sekitar areal pertanaman yang sedang kita budidayakan.

Demikian juga halnya dengan penggunaan bahan sebagai pengendali cendawan atau jamur yaitu dengan menggunakan aplikasi pocanil, yang berfungsi sebagai bahan aktif agar cendawan tidak sesuai untuk perkembangbiakannya.

Semoga sukses Bapak Tengku Sofian

.