Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Tag Archives: KUTU KEBUL

1 2 »

KEBERHASILAN TOMAT DILIHAT DARI, TERBENTUKNYA BUAH TERATAS…

Pada hari ini tanggal 19 Juli 2016, kami mendapat kiriman gambar hasil penerapan metode KPO-KL dari desa Jungke, Bener Meriah- Aceh Tengah.

IMG-20160719-WA014

Tomat mitra kami pak Rudi, saat ini, menjelang petikan ke 4. Kondisi buahnya, “bener bener Meriah”… bagaiamana tidak, tomat varietas marta 09 yang ditanam tanpa mulsa plastik sekalipun, hasilnya saat ini sudah mencapai sekitar 2 kiloan per batangnya.

IMG-20160719-WA013

Sama sekali kami tidak mengenal istilah rekayasa  “soto-sop”, eh Foto Shop, dalam hal ini, ini real mitra mitra . Komunikasi yang intensif yang kami lakukan setiap minggu, saat ini, hasilnya mulai terasa.

IMG-20160704-WA017

Dalam budidaya tomat, hal yang menjadi ‘harapan’ adalah, mengusahakan agar tanaman tomat tersebut “mau’ berbuah hingga buah “ujungnya” . Dalam mengupayakan hal tersebut, memang diperlukan perjuangan yang tidak mudah, apalagi di musim yang tidak menentu seperti saat ini. Rahasianya adalah, mengupayakan “keutuhan” daun tomat.

Keutuhan daun , diperlukan agar suplay makanan dari daun, bisa ‘sampai’ ke pembentukan buah dari buah bawah sampai ke buah dibagian atas.

tomat pak rudi2

Memang banyak yang mengganggu dalam upaya, meng’utuhkan” daun, antara lain adalah, busuk daun Phytophthora infestans, kutu kebul, bercak daun cercospora, selain itu faktor kelayuan tanaman, bisa menyebabkan kegagalan total.  Semoga tidak terjadi pada tanamannya yaa….pak Rudi . Kita berdoa dan berusaha .

tomat pak rudi1

Hati -hati bu…., bangkunya jangan sampai goyang dan bergeser.

Buah bagian atas sudah membentuk, hampir sebesar telur ayam.  Pola pemupukan dan pengobatan, diusahakan agar sesuai dengan kondisi dan ‘kemauan’ tanaman tomat tersebut.

tomat pak rudi4

Pola dalam hal ini, ‘timing’ pemupukan terus , kami “baca”. Timing, kapan saatnya “ngegas’ dan kapan waktunya, “ngerem” diperlukan agar tanaman tetap sehat.   Mewaspadai terjadinya, ‘pecah batang” juga dilakukan agar tanaman tidak “rusak berantakan”.

tomat pak rudi2

“Gas’ memang diperlukan agar, buah bagian ujung terisi dan membesar, tetapi kalau kelebihan “gas”, efeknya tidak “kecil”, bukannya buah ujung membesar tetapi “kebablasan”…. ih …ngeri juga ya.  Semoga tidak sampai terjadi.

IMG-20160719-WA008

Kami berharap setiap saat, makin banyak mitra mitra petani di seluruh Indonesia yang memahami, metode ‘ Gas -rem, tanpa kopling’  cara budidaya tanaman ala KPO-KL yang mudah dan sederhana ini.

Selamat pak Rudi, semoga sukses petani Bener Meriah, Sukses terus petani Aceh.

Sukses petani , Indonesia…

MENGENDALIKAN HAMA DAN PENYAKIT CABE

KAMI TAMPILKAN KALI INI,HASIL APLIKASI PETANI YANG SUDAH BEBERAPA KALI MENGGUNAKAN TEHNIK KAMI
A.1.Petani ini sudah beberapa kali,menerapkan tehnik-tehnik kami
A.2. Pengamatan kami lakukan pada tanggal 27 Agustus 2011(Gambar A.1- A.7)
A.3. Pada uji terap kali ini,dilakukan pada 3 macam komoditas/ditumpangsarikan,antara Cabe keriting, Kentang dan Kacang Merah
A.3.Ternyata hasil yang didapatkan,walaupun tiga macam komoditas ,hasilnya antara ketiga tanaman tersebut,bisa mendapatkan Nutrisi yang cukup
A.4.Faktor utama dalam pengendalian hama dan penyakitnya,yang kami prioritaskan adalah
Menanggulangi HAMA TRIPS DAN TUNGAU,sedangkan pada KENTANG,Adalah HAMA PENGGOROK DAUN/Lyriomyza sp
A.5.Untuk mengatasi kedua jenis hama tersebut adalah dengan menyemprotkan PROTEK-tan
(jenis insektisida ALAMI,yang bersifat MENOLAK HAMA). 
A.6.Hal yang agak riskan dilakukan pada pengendalian dengan sisitem KIMIA.

A.7. Insektisida yang harganya mahal,menjadi tidak efektif lagi daya kerjanya karena terjadi REAKSI ASAM BASA/Bahasa sehari-hari petani ,saling MENGALAHKAN
B.1.Pengamatan yang dilakukan pada tanggal 19 September 2011 (gambar B.1-B.8)
B.2.Ada perbedaan yang mendasar yang membedakan antara tehnik kimia dengan tehnik alami.

B.3. Hasilnya terlihat pada foto-foto ini,tetapi apabila petani berkeinginan mencampur dengan
produk-produk alami ini,kami memperkenankannya. Itupun dengan dosis rendah
B.4.Berbeda dengan produk-produk ORGANIK lain yang menyarankan untuk tidak dicampur dengan INSEKTISIDA DAN FUNGISIDA KIMIA,produk kami,boleh dicampur dengan bahan kimia tersebut. 
B.6.Tehnik pengendalian yang kami lakukan adalah dengan menggunakan,insektisida alami
PESNATOR,dengan dosis 3 cc perliter
B.7. Hama LALAT BUAH mesti,diwaspadai betul kehadirannya,pada tingkat serangan yang tinggi
terkadang PETANI GAGAL PANEN,karena buah terlihat busuk pada saat buah memerah
B.8.Tanaman cabe ini yang awalnya ditumpangsarikan dengan KACANG MERAH dan KENTANG. Ada serangga HAMA yang menjadi target dari PESNATOR ini,yaitu HAMA KUTU KEBUL pada KACANG MERAH dan HAMA PENGGOROK DAUN /Lyriomyza sp ,pada KENTANG.

MENGATASI KUTU KEBUL,PADA TOMAT DAN MENTIMUN

Hasil aplikasi pada tanaman Tomat dan Mentimun,hasilnya bisa dilihat pada gambar-gambar dibawah ini.
Daun kebiru-biruan,tebal,lentur dan Buah yang lebat
Salah satu hama utama yang menyerang Tomat dan Mentimun adalah
Kutu kebul/kutu putih/Bemisia tabaci, yang termasuk hama tanaman yang “bandel”
Beberapa janis Insektisida kimia yang digunakan pada umumnya,hama tersebut,masih saja beterbangan
Memang pada saat disemprot,hama tersebut “pergi” untuk sementara waktu,tetapi setelah itu datang lagi
Tehnologi yang kami kembangkan,dengan sistem REPELLEN (Penolakan hama) dan ANTIFEEDEN(hama tidak mau makan),ternyata efektif untuk mengatasi hama jenis ini
Hasil aplikasi PROTEK-tan dan PESNATOR ,dengan dosis masing masing 3 tutup per tangki 17 liter
hasilnya,bisa dilihat pada tanaman Tomat,diatas.

Hasil pantauan kami pada tanggal 22 Agustus2011,hasilnya daun lebar-lebar,tebal dan bebas serangan hama
kutu kebul.

Selain pada tomat,kutu kebul juga biasanya menyerang tanaman Mentimun,serangan yang berat biasanya
menyebabkan daun menjadi kering
Namun pada tanaman ini,nampak segar bugar,tidak terserang hama kutu kebul
Bunga yang lebat ini,hasil aplikasi PROTEK-tan dan PESNATOR,tanpa menggunakan
PUPUK DAUN,PUPUK BUNGA,ZPT/HORMON PERTUMBUHAN dan TANPA PEREKAT LAGI
Selain itu,ada satu jenis hama lagi yang cukup menggangu yang biasa menyerang tanaman mentimun,yaitu
PENGGOROK DAUN/Lyriomyza sp.Hama ini menyerang dan membentuk garis-garis seperti” jalan”
Hama jenis ini,karena menggorok didalam daun,umumnya sulit dikendalikan bila dengan sistem kimia
karena larva hama berada didalam daun.Sedangkan dengan sistem PENOLAKAN dan ANTIFEEDEN
TERNYATA HAMA SEJAK AWAL DIKONDISIKAN TIDAK MAU HINGGAP
BAGAIMANA SIMPEL KAN ???