Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Tag Archives: KUTU KEBUL

1 2 »

PENGENDALIAN HAMA KUTU KEBUL DAN EMBUN TEPUNG

Pada hari Kamis, 26 Oktober 2017 kami mendapat laporan dari hasil penerapan mitra kami pada tanaman timun. Mitra kami kali ini adalah seorang pemuda yang sudah menjadi mitra kami selama kurang lebih 2 tahunan.

IMG-20171027-WA0135Tanaman mitra kami ini hingga saat ini, baru satu kali dikocor yaitu pada usia  dua mingguan. Tanaman diatas adalah pengambilan gambar pada tanggal  26 okt 2017. Usia 34 hari.

IMG-20171026-WA0128

Penanaman dilakukan pada tanggal 22 September 2017, usia tanaman diatas diambil pada saat tanaman semingguan setelah pindah tanam.

IMG-20171024-WA0086

Varietas tanaman yang ditanam var.Fanatik dan Model, bibit yang dikelola  sebanyak 5 pack. Kami mencoba satu lobang 2-3 biji per lobangnya.

IMG-20171024-WA0093

Hingga saat ini mitra kami ini sudah panen sebanyak tiga kali, adapun total yang di peroleh dengan jumlah lobang 2500 titik, sebanyak 501 kg.

Saat ini, ditempat penanaman timunnyamitra kami tsb, sdr. Ilyas di Margawati Kab. Garut ini, sedang memasuki awal musim penghujan. Dalam kondisi demikian, penyakit embun tepung/ downy mildey dan busuk daun biasanya menjadi kendala .

IMG-20171024-WA0080

Buahnya pun termasuk genjah karena di usia 34 hari ini, sudah panen tiga kali. Adapun masalah kutu kebul  perlu diwaspadai. Dan kami rasakan betul hingga saat ini , masalah kutu kebulnya berhasil ditanggulangi dengan Aplikasi semprotan Protektan dan Pesnator dengan dosis rendah saja@1 mili per liter air.

IMG-20171024-WA0081

Sementara itu untuk memacu pertumbuhan tunas kami menggunakan Biopestis .

IMG-20171024-WA0083

Untuk pengendalian hama kutu kebul kami menggunakan Protektan 1-2 mili per liter air ditambah dengan insektisida kimia dua macam @0.3 mili per liter airnya.

IMG20171026161553

Bung Ilyas saat konsultasi perihal tanaman timunnya di KPO KL, pada hari kamis 26 Okt 17.

IMG-20171024-WA0105

Tampak contoh daun tanaman timun bung Ilyas yang awalnya terkena embun tepung, saat ini sudah kering dan tidak menyebar lagi.

IMG-20171024-WA0090

Buah timun yang lebat nya “kemana mana”.

Adapun cara mengatasi penyakit embun tepung penyebab bercak adalah dengan memberikan Pocanil 0.3- 1 gram per liter air plus penambahan fungisida kimia sistemik dan kontak juga dengan dosis yang sama.

Semoga hasilnya makin meningkat terus, bung Ilyas. Terus berkarya, minimal untuk menghidupi keluarga. Bertani harus Untung!!!

KEBERHASILAN TOMAT DILIHAT DARI, TERBENTUKNYA BUAH TERATAS…

Pada hari ini tanggal 19 Juli 2016, kami mendapat kiriman gambar hasil penerapan metode KPO-KL dari desa Jungke, Bener Meriah- Aceh Tengah.

IMG-20160719-WA014

Tomat mitra kami pak Rudi, saat ini, menjelang petikan ke 4. Kondisi buahnya, “bener bener Meriah”… bagaiamana tidak, tomat varietas marta 09 yang ditanam tanpa mulsa plastik sekalipun, hasilnya saat ini sudah mencapai sekitar 2 kiloan per batangnya.

IMG-20160719-WA013

Sama sekali kami tidak mengenal istilah rekayasa  “soto-sop”, eh Foto Shop, dalam hal ini, ini real mitra mitra . Komunikasi yang intensif yang kami lakukan setiap minggu, saat ini, hasilnya mulai terasa.

IMG-20160704-WA017

Dalam budidaya tomat, hal yang menjadi ‘harapan’ adalah, mengusahakan agar tanaman tomat tersebut “mau’ berbuah hingga buah “ujungnya” . Dalam mengupayakan hal tersebut, memang diperlukan perjuangan yang tidak mudah, apalagi di musim yang tidak menentu seperti saat ini. Rahasianya adalah, mengupayakan “keutuhan” daun tomat.

Keutuhan daun , diperlukan agar suplay makanan dari daun, bisa ‘sampai’ ke pembentukan buah dari buah bawah sampai ke buah dibagian atas.

tomat pak rudi2

Memang banyak yang mengganggu dalam upaya, meng’utuhkan” daun, antara lain adalah, busuk daun Phytophthora infestans, kutu kebul, bercak daun cercospora, selain itu faktor kelayuan tanaman, bisa menyebabkan kegagalan total.  Semoga tidak terjadi pada tanamannya yaa….pak Rudi . Kita berdoa dan berusaha .

tomat pak rudi1

Hati -hati bu…., bangkunya jangan sampai goyang dan bergeser.

Buah bagian atas sudah membentuk, hampir sebesar telur ayam.  Pola pemupukan dan pengobatan, diusahakan agar sesuai dengan kondisi dan ‘kemauan’ tanaman tomat tersebut.

tomat pak rudi4

Pola dalam hal ini, ‘timing’ pemupukan terus , kami “baca”. Timing, kapan saatnya “ngegas’ dan kapan waktunya, “ngerem” diperlukan agar tanaman tetap sehat.   Mewaspadai terjadinya, ‘pecah batang” juga dilakukan agar tanaman tidak “rusak berantakan”.

tomat pak rudi2

“Gas’ memang diperlukan agar, buah bagian ujung terisi dan membesar, tetapi kalau kelebihan “gas”, efeknya tidak “kecil”, bukannya buah ujung membesar tetapi “kebablasan”…. ih …ngeri juga ya.  Semoga tidak sampai terjadi.

IMG-20160719-WA008

Kami berharap setiap saat, makin banyak mitra mitra petani di seluruh Indonesia yang memahami, metode ‘ Gas -rem, tanpa kopling’  cara budidaya tanaman ala KPO-KL yang mudah dan sederhana ini.

Selamat pak Rudi, semoga sukses petani Bener Meriah, Sukses terus petani Aceh.

Sukses petani , Indonesia…

MENGENDALIKAN HAMA DAN PENYAKIT CABE

KAMI TAMPILKAN KALI INI,HASIL APLIKASI PETANI YANG SUDAH BEBERAPA KALI MENGGUNAKAN TEHNIK KAMI
A.1.Petani ini sudah beberapa kali,menerapkan tehnik-tehnik kami
A.2. Pengamatan kami lakukan pada tanggal 27 Agustus 2011(Gambar A.1- A.7)
A.3. Pada uji terap kali ini,dilakukan pada 3 macam komoditas/ditumpangsarikan,antara Cabe keriting, Kentang dan Kacang Merah
A.3.Ternyata hasil yang didapatkan,walaupun tiga macam komoditas ,hasilnya antara ketiga tanaman tersebut,bisa mendapatkan Nutrisi yang cukup
A.4.Faktor utama dalam pengendalian hama dan penyakitnya,yang kami prioritaskan adalah
Menanggulangi HAMA TRIPS DAN TUNGAU,sedangkan pada KENTANG,Adalah HAMA PENGGOROK DAUN/Lyriomyza sp
A.5.Untuk mengatasi kedua jenis hama tersebut adalah dengan menyemprotkan PROTEK-tan
(jenis insektisida ALAMI,yang bersifat MENOLAK HAMA). 
A.6.Hal yang agak riskan dilakukan pada pengendalian dengan sisitem KIMIA.

A.7. Insektisida yang harganya mahal,menjadi tidak efektif lagi daya kerjanya karena terjadi REAKSI ASAM BASA/Bahasa sehari-hari petani ,saling MENGALAHKAN
B.1.Pengamatan yang dilakukan pada tanggal 19 September 2011 (gambar B.1-B.8)
B.2.Ada perbedaan yang mendasar yang membedakan antara tehnik kimia dengan tehnik alami.

B.3. Hasilnya terlihat pada foto-foto ini,tetapi apabila petani berkeinginan mencampur dengan
produk-produk alami ini,kami memperkenankannya. Itupun dengan dosis rendah
B.4.Berbeda dengan produk-produk ORGANIK lain yang menyarankan untuk tidak dicampur dengan INSEKTISIDA DAN FUNGISIDA KIMIA,produk kami,boleh dicampur dengan bahan kimia tersebut. 
B.6.Tehnik pengendalian yang kami lakukan adalah dengan menggunakan,insektisida alami
PESNATOR,dengan dosis 3 cc perliter
B.7. Hama LALAT BUAH mesti,diwaspadai betul kehadirannya,pada tingkat serangan yang tinggi
terkadang PETANI GAGAL PANEN,karena buah terlihat busuk pada saat buah memerah
B.8.Tanaman cabe ini yang awalnya ditumpangsarikan dengan KACANG MERAH dan KENTANG. Ada serangga HAMA yang menjadi target dari PESNATOR ini,yaitu HAMA KUTU KEBUL pada KACANG MERAH dan HAMA PENGGOROK DAUN /Lyriomyza sp ,pada KENTANG.