Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Tag Archives: keriting daun pada cabe

1 2 »

DIPERLUKAN ” MENTAL YANG KUAT” DALAM BERCOCOK TANAM

Kami mencoba kembali mengevaluasi hasil yang diterapkan oleh mitra kami Pak Muslih Lubis  dari Kp. Banjartinggi, Kel. Kotasiantar, Kab. Mandailing Natal ,Sumatera Utara.

20161015_150447

Metede KPO KL ini digunakan oleh beliau sejak dari pengolahan lahan .

Pindah tanam dilakukan pada tanggal 13 September 2016. Memang tanaman mitra kami ini mulai nampak terkena gejala virus kuning pada saat tanaman berusia sekitar 3-4 mingguan.

20161031_101706

Mungkin sebagian dari kita apabila melihat kondisi tanamannya  seperti diatas, ada yang langsung, “jatuh mentalnya”, karena sebagian tanaman terkena virus gemini dan keriting daun.

(Perkembangan tanaman terus kami lakukan pemantauan dari sudut / titik yang sama dengan posisi gambar awal.)

20161105_101319

Kondisi awal tanaman yang terkena virus secara bertahap sudah mulai terlihat ke arah proses pemulihan.

Kalau melihat kondisi awal pada saat tanaman masih keriting dan mulai tampak ada serangan virus, biasanya motivasi petani  untuk merawat tanamannya, menjadi ” kendur”…

20161120_130334

Pada tanggal 19 Nov 2016, pada saat usia tanaman berusia 2 bulan 6 hari, kondisi tanaman yang awalnya keriting dan terkena virus gemini, saat ini terlihat mulai pulih, walaupun tunas belum menghijau sepenuhnya.

20161031_101802

Pengalaman kami dalam mendampingi petani, tidak sedikit yang mundur pada fase fase seperti diatas. Mereka pada umumnya, ngak tahan, melihat tanamannya yang awalnya sehat tiba tiba memasuki masa inkubasi virus, berubah menjadi kuning.

20161120_130129

( Masih pada tanggal 19 Nov 2016)

Banyak sekali petani yang tidak tuntas melanjutkan perawatan tanamannya disaat tanaman mulai terlihat gejala menguning dan keriting. Hal ini mungkin karena  mengacu pada pengalaman dari tehnik kimia murni yang biasanya memang sulit di pulihkan kembali.

20161120_130236

Daun daun di” bawah tunas”, makin membesar dan melebar sepertinya makin memulih, yang awalnya, terkena keriting berat.

Memang dalam budidaya tanaman tidak cukup hanya, Tersedianya PRODUK PENDUKUNG YANG BERKUALITAS, METODE YANG TEPAT, CUACA YANG.MENDUKUNG ATAU KETERSEDIAAN SARANA DAN PRASARANA tetapi juga dipengaruhi oleh MENTAL PETANI nya.

20161120_130551

Kami mengangkat tema diatas karena tidak sedikit mitra baru kami yang “cepat down” disaat tanamannya terkena virus/ keriting, padahal kalau mau bersabar sebentar, secara perlahan lahan, serangan virus dan keriting daun tersebut, kita ikhtiarkan bersama sama, yang penting ” mental jangan jatuh” duluan.

Apalagi harga cabe saat ini sedang bagus, mitra.

Semoga berhasil Pak Muslih Lubis, dan semoga menjadi motivasi bagi petani lainnya.

MENGATASI VIRUS KUNING dan KERITING DAUN PADA CABE

 Mengatasi masalah keriting daun sekaligus Virus kuning memang memerlukan ketekunan dan langkah yang tapat. Pengamatan kami dilapangan,menunjukkan biasanya petani telah mengeluarkan biaya yang besar untuk mengendalikan masalah tersebut,tetapi hasilnya belum sesuai harapan. 

Kondisi tanaman awal perlakuan,pengamatan dilakukan oktober  2011.
Kondisi tanaman cukup ‘merana’ sudah terkena serangan keriting daun dan gejala virus kuning/gemini.

DSC04185
Kondisi tunas-tunas tanaman yang difoto dari dekat,kondisinya tampak memprihatinkan,terkena keriting daun dan Virus kuning/Gemini.
DSC04277
Demikian juga dengan tanaman ini,mengalami hal yang sama,bahkan menurut pemilik tanaman, ade Aat,tingkat serangannya kurang lebih sekitar 30 persen -an.
DSC04293
DSC04352
DSC04367

Dalam mengendalikan masalah diatas,kami dari KPO-KL  KEMBANG LANGIT,mencoba memberikan solusi pengendaliannya:

 Aplikasi PROTEK-tan dan PESNATOR,yang bersifat menolak hama dan antifeeden . Pada saat serangan berat,kami sarankan interval dan dosis PESTISIDA ORGANIK  ala KPO-KL ini,ditingkatkan. Dalam hal ini,kita tidak perlu khawatir akan reaksi yang terlalu keras,seperti halnya pestisida kimia. 

HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN CABE

 Tidak mudah memang,memelihara tanaman dalam kondisi perubahan cuaca seperti saat ini. Pertanaman cabe disekitar lokasi aplikasi kami,hampir tidak kami temukan yang kondisi tanamannya “layak”. Sebagian besar kondisinya terkena keriting daun dan layu. Hal ini kami kemukakan bukan dengan alasan yang dibuat-buat,tetapi inilah kenyataannya.Mungkin anda juga sebagai praktisi maupun pengamat pertanian,bisa menjadikan INDIKATOR,HARGA CABE pada saat ini,yang sudah lebih dari Rp.20.000,-(untuk wilayah di Jawa Barat,di luar pulau jawa harga nya bisa lebih dari nominal tersebut).
Aplikasi kami selanjutnya dilakukan di kp.Cipondok Cigasti, Leles Garut
A.1. Pada tanggal 11 Agustus 2011 dilakukan,pindah tanam. Komoditas yang ditanam adalah Cabe Keriting dan Brokoli.
A.2. Satu minggu kemudian,kami kembali memantau kondisi tanaman.
B.1. Tanggal 13 September 2011,dari pantauan, kami puas dengan hasil yang didapat. Pertumbuhan tanaman Brokoli dan Cabe,tumbuh dengan subur. Dalam aplikasi ini kami bekerja sama dengan 2 orang remaja (Sdr. Mus dan adiknya Sdr. Aat,petani junior,berusia masih sangat belia,sekitar 20 tahunan). Terkadang kami memang memprioritaskan bekerja sama dengan petani-petani “pemula”,karena mereka pada umumnya lebih terbuka terhadap INOVASI -INOVASI dibidang pertanian,berlainan dengan petani “SENIOR” yang lebih susah untuk menerima TEHNOLOGI ini. Petani petani senior pada umumnya sudah terkungkung oleh “ajaran-ajaran tehnologi kimia”,walaupun sekarang mereka sudah merasakan efek dari “TEKHNOLOGI INSTANS “tersebut.

B.2..

C.1.Pengambilan gambar selanjutnya kami lakukan pada tanggal 20 Sep 2011,tanaman berusia 40 harian (penanaman 11 Ags 11, Sesuai gambar A.1). Seperti hal nya juga manusia apabila sehat,masak harus mengkonsumsi obat terus.

C.2.Daun Brokoli yang segar kebiru-biruan.
Memang dalam budidaya dengan dasar POLA PERTANIAN ORGANIK ini, kami belum bisa sepenuhnya meninggalkan BAHAN KIMIA,baik itu PUPUK KIMIA ataupun PESTISIDA KIMIA. Tetapi dengan pola ini,kami berupaya menekan penggunaannya,agar bisa SEMINAMAL MUNGKIN.


D.1. Kondisi tanaman cabe sempat merana,hal ini terjadi karena,waktu panen dari tanaman Brokoli,yang dilakukan tidak sekaligus,tetapi dilakukan secara bertahap. Hal demikian menyebabkan perlakuan Pengecoran menjadi agak terhalang,karena biasanya perlakuan pengecoran dilakukan setelah tanaman brokolinya, seluruhnya telah dipanen.

D.2. Hasil pengamatan kami,tanggal 15 Okt 2011,setelah tanaman BROKOLI di panen.Memang ada sedikit “gangguan” pada tanaman budidaya lainnya yaitu CABE,tampak tanaman Cabe,daunnya kurang lebar,maklum sebelumnya “tersedot” oleh Brokoli,dan kemarau yang terik beberapa bulan sebelumnya.

E.1. Selanjutnya kami mencoba untuk memacu pertumbuhan cabe,yang sempat terganggu.
Namun demikian kami tetap mengantisipasi,terjadinya serangan hama dan penyakit.
Terutama dalam musim “peralihan” demikian kami waspadai betul agar terhindar dari PATEK dan LAYU FUSARIUM.

F.1.Selanjutnya kondisi tanaman,pada tanggal 5 Nov 2011,sudah berbuah dan daun mulai tampak pulih secara bertahap. Tunas-tunas baru sudah mulai tumbuh dan berkembang .
Sungguh hal yang menyenangkan teman ,dengan hasil yang telah dicapai hingga saat ini (apalagi tentunya oleh pemiliknya,tampak dalam Foto, sdr Aat,petani belia,yang umurnya bahkan kurang dari 20 tahun).

F.2. Setelah tanaman berusia sekitar 3 bulan,kondisinya mulai membaik,setelah sebelumnya sempat “rebutan” makanan dengan Brokoli (hasil tanaman awal brokoli,sangat memuaskan)

G.1. Inilah kondisi tanaman,setelah panen/petik pertama
G.2. Tampak tunas-tunas baru bermunculan,bunga dan buah juga tampak lebat

G.3. Inilah sosok petani pemula tersebut, sdr Aat,memegang PROTEK-tan dan kanan Sdr Mus yang memegang PESNATOR. Dua sosok anak muda yang mau berinovasi,ala klinikpertanianorganik  – KEMBANG LANGIT.