Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Pimpinan KPO-KL Bpk. Rusli Gunawan SW, SH. (kiri) Bersama Bupati Garut Bpk. H. Rudi Gunawan, SH, MH dan Camat Leles Dra. Hj Rusmanah M.Si More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Pare/Paria More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Tomat di-Bandung More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Tag Archives: keriting daun pada cabe

1 2 3 4 5 »

MENGATASI VIRUS KUNING dan KERITING DAUN PADA CABE(beberapa langkah keliru)

Mengatasi masalah keriting daun sekaligus Virus kuning memang memerlukan ketekunan dan langkah yang tapat. Pengamatan kami dilapangan,menunjukkan biasanya petani telah mengeluarkan biaya yang besar untuk mengendalikan masalah tersebut,tetapi hasilnya belum sesuai harapan. Kenapa hal ini sampai terjadi? Kami menyebutnya sebagai kekeliruan dalam tehnik pengendalian, hal ini kami simpulkan bukan berdasarkan teori saja,tetapi berdasarkan pengalaman dan pengamatan kami dilapangan. untuk menghindari perdebatan yang tak berujung,kami menyebutnya sebagai KEKELIRUAN VERSI KEMBANG LANGIT saja.
Selain mengemukakan beberapa kekeliruan yang biasa dilakukan petani cabe,dalam kesempatan ini kami menampilkan hasil lanjutan aplikasi mitra kami dari SUMATERA BARAT .
Sengaja di tampilkan hasil-hasil aplikasi ,termasuk hasil dari wilayah lain,pertama agar penilaian lebih Fair dan objektif,karena aplikasi dilakukan oleh mitra yang jauh disana,dan anda sendiri dapat mengkonfirmasikannya langsung kepada pelaku tersebut ,yang kedua adalah sebagai langkah pembuktian bahwa,metode dan INOVASI kami,bukan sekedar hasil teori didalam Laboratorim saja dan bukan juga secara mutlak mengikuti teori-teori yang sudah ada,tetapi pengambilan kesimpulan ini berdasarkan hasil-hasil aplikasi real di lapangan.
Dalam blog bulan lalu telah kami tampilkan bagaimana kondisi tanaman cabe dari Mitra kami di Payakumbuh, SUMBAR,yang sudah terlanjur parah terserang keriting daun dan Virus kuning.

Kondisi tanaman awal perlakuan,pengamatan dilakukan akhir september 2011.
Kondisi tanaman cukup ‘merana’ sudah terkena serangan keriting daun dan gejala virus kuning/gemini.

Kondisi tunas-tunas tanaman yang difoto dari dekat,kondisinya tampak memprihatinkan,terkena keriting daun dan Virus kuning/Gemini.

Demikian juga dengan tanaman ini,mengalami hal yang sama,bahkan menurut pemilik tanaman,bang Tommy,tingkat serangannya kurang lebih sekitar 30 persen -an.
Berdasarkan pengalaman kami dilapangan,beberapa hal yang telah menjadi penghambat pulihnya kembali tanaman cabe sekaligus juga merupakan langkah-langkah kekeliruan yang telah dilakukan oleh petani selama ini, antara lain adalah:
1. Pemberian Pupuk Kimia,terutama yang mengandung Nitrogen yang terlalu tinggi,baik secara di tabur maupun secara dicorkan.
2. Hanya mengandalkan insektisida/atau akarisida tanpa memperhatikan,faktor pengisian/penggantian nutrisi daun yang telah diisap oleh serangga hama (trips,tungau maupun kutu kebul)
3. Tidak memberikan makanan yang ‘siap saji’ dan mudah untuk diserap oleh tanaman,yaitu berupa pupuk Alami yang telah matang.
4. Membuang/mencabuti gulma-gulma tertentu yang sebenarnya menjadi tanaman inang bagi serangga-serangga Hama tersebut. Mengkondisikan tanaman cabe untuk tidak disenangi oleh hama dan membiarkan hama tersebut pindah ketanamana gulma,adalah merupakan langkah bijaksana dalam konsep pengendalian hama dan penyakit secara organik versi KEMBANG LANGIT.
5. Pemberian fungisida yang kurang tepat waktu dan dosisnya ,terkadang justru bisa jadi penghambat pulihnya kondisi tanaman yang telah terkena keriting daun. Sebagai contoh,terutama pada musim kemarau diberikan fungisida yang berbahan aktif tertentu (maaf,kami tidak menyebutkannya,tetapi sebagai acuan adalah fungisida yang berwarna kuning ) . Fungisida berbahan aktif tertentu tersebut, bisa saja sangat cocok diberikan pada musim hujan,karena bersifat “menghangatkan”,tetapi apabila diberikan pada musim panas,kira-kira apa jadinya?
6. Pemberian Insektisida tertentu yang reaksinya terlalu “keras”. Dalam hal ini,juga kami tidak mengungkapkannya jenis dan mereknya. Saran kami ,coba diperhatikan betul reaksi setelah dilakukan penyemprotan insektisida tertentu. Apakah daun makin mengeras atau menjadi lentur? Atau bahkan kasus ekstrimnya,apakah daun tanaman menjadi makin keriting, mengering dan seperti terbakar? Apabila terjadi hal yang demikian,berarti insektisida tersebut terlalu “keras”.
7. Mencampurkan antara insektisida kimia dengan pupuk daun , hal ini menyebabkan terjadinya reaksi asam-basa pada larutan,dan satu sama lain menyebabkan saling MENETRALISIR.
Memang dalam pengendalian keriting daun dan virus kuning ,diperlukan langkah pengendalian hama sekaligus pemberian Nutrisi yang tepat lewat daun,tetapi disinilah kelemahan dari insektisida kimia dan pupuk daun yang berbahan dasar/mengandung bahan kimia,apabila dicampurkan maka reaksinya saling melemahkan.


Inilah kondisi terakhir pada tanggal 18 Nov 2011,proses pemulihan terus terjadi.

Buah juga cukup lebat,bahkan ada keistimewaan dari cabe Kopay ini,yaitu buahnya panjang-panjang dan informasi yang kami terima,rasanya pun lebih pedas dibanding varietas lain.

Secara khusus kami memantau salah satu tanaman didepan gubug,yang kondisinya paling parah.
Pengambilan gambar dilakukan pada akhir September 2011. Sebenarnya kondisi tanaman seperti ini,siap di cabut,tetapi kami ingin mencoba sampai seberapa jauh efektifitas dan daya kerja dari
PRODUK-PRODUK KEMBANG LANGIT

Masih dengan tanaman yang sama,tampak daun agak membuka (pengambilan gambar pada bulan oktober 2011)

Walaupun kita tidak berharap terlalu banyak dengan tanaman ini,tetapi saat ini,tanaman tersebut secara berangsur menunjukkan adanya perkembangan,bahkan sudah nampak ada bunga-bunga bermunculan. Yah… lumayan lah..dari pada dicabut,

Dari beberapa kekeliruan langkah dalam mengendalikan masalah diatas,kami dari PT. KEMBANG LANGIT,mencoba memberikan solusi pengendaliannya:
1. Pemberian pupuk kimia,kita tekan agar tidak terlalu banyak tetapi kita memberikan pupuk organik yang telah matang.
2. Aplikasi PROTEK-tan dan PESNATOR,yang bersifat menolak hama dan antifeeden sekaligus mensuplai unsur hara yang siap saji, hal ini merupakan langkah yang tepat untuk mengantisipasi terjadinya kontradiksi antara pemberian insektisida dan pupuk daun.
3. Dengan pemberian Pestisida Alami,kita tidak perlu lagi mencabuti gulma,yang sebenarnya justru sebagai inang alternatif dari serangga hama. Biarkan mereka nyaman ditanaman gulma tersebut,asal jangan mengganggu tanaman kita.
4. Pada saat serangan berat,kami sarankan interval dan dosis PESTISIDA ORGANIK ini,ditingkatkan. Dalam hal ini,kita tidak perlu khawatir akan reaksi yang terlalu keras,seperti halnya pestisida kimia.