Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Pimpinan KPO-KL Bpk. Rusli Gunawan SW, SH. (kiri) Bersama Bupati Garut Bpk. H. Rudi Gunawan, SH, MH dan Camat Leles Dra. Hj Rusmanah M.Si More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Pare/Paria More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Tomat di-Bandung More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Tag Archives: hama ulat

1 2 »

BENGKAK AKAR / AKAR GADA PADA KUBIS KUBISAN DAN HAMA ULAT TERATASI

Pada tanggal 27 juni 13, kami kedatangan mitra yang  telah menerapkan tehnik pertanian  berbasis organik   ala KPO dari  Lembang, Bandung Barat.

1

Bp. Encep  081399852862,Mitra kami ini, menerapkan tehnik berbasis pertanian organik ala KPO pada tanaman Selada, Burkol/kembang Kol dan Burkoli.

2

Lokasi penanaman, dilakukan di Kp. Babakan, Ds. Cigugur Girang Kec. Parongpong Bandung Barat.  Populasi tanaman selada sekitar 4000 batang.  Gambar tanaman diambil pada saat usia tanaman 14 harian.

3

Ada yang agak lain yang terjadi pada tanaman selada ini, yaitu , dari jumlah 4000 batang tersebut hasil yang dicapai sekitar 1 ton, ini artinya per 1 kg nya,. berisi 4 batang selada (  rata-rata 250 gr per batangnya) sedangkan pada umumnya 1 kg biasanya  berisi 10 batang .

4

Tanaman selada ini, ditumpang sarikan dengan tanaman yang masih satu famili yaitu, burkoli.  Tampak dalam gambar “sisa” tanaman selada yang masih berada disela-sela tanaman  burkoli.  Aplikasi penyemprotan , Selada dilakukan dengan  Protektan, Pesnator, Pocanil, Antracol .  Bapak Encep, mencoba untuk mengaplikasikannya tanpa Racun / insektisida kimia  sama- sekali.

5

Pada tanaman burkoli sendiri, diaplikasikan tehnik ala KPO sebanyak 3 kali.  Dengan komposisi yang sama dengan penyemprotan pada tanaman selada, sedangkan aplikasi pengecoran dilakukan dengan bahan “PERAMAN PUPUK KANDANG”  Ala KPO-KL  dengan  pemberian sedikit pupuk  kimia.

6

Usia panen juga lebih cepat sekitar 2 mingguan, yang biasanya sekitar 3 bulan, dalam hal ini pak Encep petik lebih awal yaitu usia petik 2.5 bulan.

7

Ada tehnik yang juga tidak lazim dilakukan oleh mitra kami dari Lembang ini, yaitu :  Setelah menanam Burkoli ( Berbunga Hijau) dilanjutkan dengan penanaman Burkol ( Berbunga Putih), yang biasanya sangat rentan dengan penyakit tular tanah, bengkak akar yang disebabkan oleh, Cendawan Plasmodiophora brassicae.  Namun dalam hal ini, yang kami syukuri, ketiga jenis tanaman tersebut terhindar dari serangan AKAR GADA.

8

Aplikasi penyemprotan  pada tanaman burkol ini dilakukan sebanyak 3 kali aplikasi dengan jenis dan dosis yang sama, sedangkan  aplikasi pengecoran dilakukan sebanyak 2 kali dengan menggunakan bahan- bahan organik berupa Peraman ala KPO-KL.  Selanjutnya masih dalam lokasi yang sama, tanaman Burkol sudah ditumpangsarikan dengan tanaman Cabe.

Semoga makin sukses pak, biaya irit, hasil melimpah dan yang terpenting lagi, perihal hama dan penyakit pada tanaman kubis-kubisan ini ,bisa teratasi.

.