Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Tag Archives: CABE RAWIT

1 2 »

MUSIM KEMARAU, BIASANYA PENGGUNAAN INSEKTISIDA MAKIN INTENSIF

Hasil penerapan dengan Metode KPO-KL, Ibu Ita Ashari dari desa Sukarejo , Udanawu, Blitar.

rawit bu ita 26 sep 1a

Musim kemarau rupanya masih berlangsung hingga saat ini di wilayah pulau Jawa, demikian juga diwilayah Blitar Jatim, yang tanamannya sedang kami pantau secara berkala.

RAWIT BU ITA 26 3

Musim kemarau serangan hama thrips dan tungau , cenderung makin meningkat, sehingga penggunaan insektisida juga biasanya makin tinggi pula.

RAWIT BU ITA 26 6

Kondisi tanaman cabe rawit mitra kami ini, hingga saat ini, tanaman yang jumlahnya  sekitar 21.000 batang ini, sudah berusia 4.5 bulan, yang pemanenan dilakukan hampir setiap hari. Pemantauan dilakukan pada tanggal 26 September 2015

  RAWIT BU ITA 26 SEP

Tidak seperti biasanya, aplikasi yang dikukan  oleh mitra  kami ini tidak seintensif metode yang menggunakan tehnik kimia.   Informasi yang kami dapat dari mitra kami ini, yaitu Aplikasi semprotan insektisida hanya dilakukan seminggu sekali bahkan terkadang lebih dari seminggu.   Sedangkan informasi yang kami dapatkan juga dari mitra lain di daerah Kediri , Jatim ( Kec. Kepung ), ada yang melakukan aplikasi insektisida kimia , SETIAP HARI SEKALI, bukan lagi seminggu tapi TIAP HARI.

RAWIT bu ita1

Kalau melihat kondisi tanaman disaat musim panas/kemarau seperti ini, tanaman yang menggunakan metode KPO-KL ini, juga tetap subur dan tinggi sambil terus membawa bunga, pentil dan buah.

rawit bu ita2

Selain interval yang renggang metode “PENOLAKAN HAMA cara KEMBANG LANGIT ini, penggunaan insektisidanya diberikan dalam dosis yang rendah, BUKAN 1 MILI PER LITER tapi hanya sekitar 1/4- s 1/3 mili per liter airnya.

Dengan metode KPO-KL ini kami mencoba untuk mengubah KEBIASAAN tersebut sekaligus berharap langkah ini merupakan ,Langkah penghematan, efektif  dan aman untuk dikonsumsi.

PROTEK-tan, INSEKTISIDA ORGANIK YANG AMPUH UNTUK CABE

Photo lanjutan dari tanaman cabe rawit
Hasil aplikasi PROTEK-tan, yang merupakan insektisida organik ,terlihat hasilnya tanaman subur. Tunas-tunas berkembang pesat. Selain sebagai insektisida organik,PROTEK-tan juga berfungsi sebagai PUPUK DAUN,PUPUK BUAH, DAN ZPT.
Photo 1
Pemilik tanaman pak Soma,kiri bertopi sedang berdiri disamping tanaman cabe rawitnya yang menggunakan tehnik PROTEK-tan. Nilai plus menggunakan INSEKTISIDA ORGANIK adalah,dalam satu kemasan kita mendapatkan beberapa fungsi.
Photo 2
Photo 2,merupakan pantauan berikutnya,tinggi tanaman sudah sekitar 2-3 meteran
Photo 3
Bisa dilihat disini,tanaman aman dari serangan trips,dan tungau hal ini ditunjukkan dengan suburnya tanaman.Tunas berkembang pesat,dan tidak tampak kriting daun. Dalam hal ini,aplikasi yang dilakukan adalah dengan menyemprotkan insektisida organik PROTEK-tan. Sedangkan untuk mengendalikan lalat buah, yang diaplikasikan adalah INSEKTISIDA ORGANIK PESNATOR
Pengambilan gambar dari sudut yang berbeda masih dalam lokasi yang sama
Photo5
Bisa diperhatikan lebatnya buah, sebagaimana terlihat dalam foto ini. Dalam hal ini,tidak diperlukan lagi PUPUK BUAH,sebab dari PROTEK-tan dan PESNATOR,yang berbahan dasar TUMBUH-TUMBUHAN, selain sebagai INSEKTISIDA ORGANIK,tentunya berfungsi sebagai PUPUK BUAH DAN PUPUK DAUN
Photo 6
Perlu adanya kombinasi perlakuan,selain penyemprotan ,dilakukan pula pengecoran dengan menggunakan PROTEK-tan , PUPUK CAS, dan pupuk kandang.
Photo 7. Daun segar…..
Photo 8
Tanaman ini hasil aplikasi insektisida organik PROTEK-tan, PESNATOR adapun penggunaan Insektisida kimia yang digunakan hanya sedikit sekali ,tidak lebih dari 10 % saja,ini pun dilakukan sebagai bentuk,toleransi karena petani kita sudah sangat terbiasa dengan pertanian berbasis pestisida kimia dan untuk mengendalikan KUTU DAUN/ APHIDS .
Photo 9


Keterangan Photo 1 s/d 9 :
Usia tanaman +/- 6 Bulan, sudah Panen berkali kali, menjelang panen berikutnya tampak tanaman dari berbagai sudut sangat subur, berbuah lebat dan berbatang kokoh.

Photo 10


Photo 11

Mungkin anda bertanya, tanaman cabe rawit,sampai setinggi ini? Ternyata dengan sistem pertanian organik,baik itu pupuk nya yang organik dan pestisida nya yang organik,dapat meningkatkan produktifitas dan daya tahan tanaman. Hal ini tentunya berbeda dengan perlakuan yang SERBA KIMIA

Photo 12
SAMA SEKALI,TIDAK ADA REKAYASA DALAM HAL INI




Keterangan Photo 10 s/d 13 :
Tanaman telah dipanen berulangkali, tetap subur,tunas-tunas terus berkembang hingga ketinggian hampir mencapai 3 meter dan buah lebat.
Selama tidak ada serangan ulat pengendalian hama cukup menggunakan PROTEK-tan saja, sedangkan apabila ada serangan ulat disarankan menggunakan INSEKTISIDA ORGANIK ,PESNATOR,dengan dosis 2 cc per liter air, dengan jarak penyemprotan 3-5 hari sekali.

Hasil Uji coba lanjutan pada cabe rawit, usia tanaman 15 bulan

Salah satu ukuran/parameter,bahwa tanaman tahan terhadap serangan patek adalah tanaman yang bertahan lama/usia yang panjang.Logikanya adalah bila tanaman terserang patek parah maka tanaman tersebut akan segera musnah dan tidak akan berlanjut pemeliharaannya.Dalam uji coba kami ini tanaman uji bertahan hingga saat ini sudah 15 bulan. Uji coba dilakukan  di Cigedug/Cikajang Garut.Gambar diatas,sebelah kanan jalan menggunakan tehnik Kami,sedangkan kiri jalan tehnik yang konvensional/biasa
 Foto diatas dan di bawah ini,menampilkan tanaman tanaman usia tua yang masih produktif,dan masih bertahan dari serangan patek

Kanan jalan menggunakan tehnik kami,sedangkan kiri jalan tehnik yang biasa,sudah” LENYAP”

Gambar kanan jalan

Gambar kiri jalan,sudah diganti.

Kanan jalan masih bertahan,yang kiri jalan sudah mau tanam tanaman baru lagi

Usia tanaman 15 bulan,bisa dilihat dari batang batang tanaman yang sudah sangat tua

Walaupun tanaman,sudah sangat tua tapi buah masih lebat

Tahan patek,sudah berulang ulang panen.Bahkan saat ini di Cigedug/Cikajang ada guyunan kepada pemilik Cabe ini,”Enggak, bosen panen kang”.

Ranting ranting saking tuanya sudah seperti pohon beringin

Tanaman tua-tua keladi ,makin tua makin jadi

Rumus cegah patek,bisa dilihat diawal .

Buah masih Lebat

Ranting tua ,yang berbuah dan tahan patek

Tanaman tua

Informasi,tanaman ini bertahan hingga akhir masa panen, sekitar 18 bulan
Tehnik mencegah patek Bisa menghubungi  kami, KPO- KEMBANG LANGIT
S. Jauhar 081222932134 .

TANAMAN CABE TAHAN PATEK BERTAHAN HINGGA LEBIH DARI 7 BULAN

Pengamatan Pertama di bulan Desembar,penanaman  dilakuakan pada bulan November
Patokan pemantauan ada pohon yang miring dan rumah jaga/”saung”
Pengamatan dari sisi yang lain,masih dalam satu lokasi
Pemantauan Berikutnya
12 hari kemudian…,patokan pohon yang miring
Tampak perkembangan awal yang pesat,fase-fase awal ini,kita istilahkan saatnya kita “ngegas”
Pengambilan gambar dari sisi lain
Semprotan PROTEK-tan, dan Coran PROTEK-tan plus pupuk kimia dengan kadar yang rendah
memacu pertumbuhan awal tanaman ini
Satu bulan kemudian,tampak pertumbuhan tambah pesat
Pada saat ini pertumbuhan sudah agak pesat,mulai saatnya kita agak ‘ngerem-ngerem’dikit
Tunas tunas berkembang,dan tidak terserang keriting daun ,akibat serangan trips dan tungau
Tampak pohon miring sebagai patokan,artinya pengamatan masih dalam lokasi yang sama
Perlu kehati hatian antara pemberian pupuk kimia untuk “ngegas” / memacu pertumbuhan tanaman
dengan perlakuan .
Kondisi demikian perlakuan tetap masih perlu gas tapi direm-rem dikit
Pemberian PROTEK-tan,untuk “ngegas” yang dicampur dengan pupuk kimia sedikit
Buah cukup lebat
Sambil di cor PROTEK-tan (
Hasilnya demikian…Daun/tunas tumbuh subur,
Dari sisi yang lain,tampak daun  sehat.
Sudah menjadi masalah bersama pada saat ini,bulan januari dan pebruari 2011 masalah keriting daun sedang
MERAJALELA
Kami mensyukuri,hasil hingga saat ini tanaman uji terap kami aman-aman saja
Usia tanaman sudah berumur sekitar 5 bulanan,tetap segar bugar, sudah panen berulang kali
Kita lihat dari bawah,kondisi buah lebat, dan tahan patek
Buah tampak lebat …,Pengecoran PROTEK-tan,dan penyemprotan POCAniL 50 WP,hasilnya seperti ini
Dalam waktu yang sama,tanaman tetangga hasilnya seperti demikian (tampak rumah tunggu/saung di tengah)
sebagai ciri bahwa tanaman ini berdampingan dengan lokasi uji terap
.
Pada saat yang sama,kita bandingkan dengan cabe tetangga gambar dibawah ini
Usia cabe tetangga lebih muda,bisa dilihat terserang hama trips dan tungau
Lokasi cabe tetangga, berdampingan dengan cabe uji coba kita,bisa dilihat dari “saung” yang ditengah
Sementara tanaman uji terap kita,gambar diatas,Bandingkan lagi dengan cabe tetangga dibawah ini
Tampak saung sebagai batas,kiri saung uji terap kita,sedangkan kanan saung  yang menggunakan tehnik lain
Daun biru,tunas tetap berkembang,buah sehat…tahan patek
Tanaman ini sudah berulang kali panen,tetap stabil
Pengamatan sama,tanggal 25 Maret,bandingkan dengan yang dibawah ini(tanaman tetangga)
Bisa dibandingkan lagi dengan cabe dibawah ini (tanaman tetangga)
Kondisi tanaman yang demikian/terserang trips/keriting daun.
Tanaman uji terap kita tidak ada masalah
Kondisi tanaman disinilah awal malapetaka
terjadinya PATEK….
Tanaman cabe tetangga ,yang menggunakan pestisida kimia sudah rusak berat
Dengan berpatokan,gambar saung ini,(menunjukkkan bahwa lokasi berdampingan)kita lihat hasil dibawah ini
Tampak tanaman yang menggunakan Pupuk dan Pestisida  lain.
Tanaman sudah 6 bulan lebih,dengan kondisi yang masih segar,bauh masih banyak
Tunas tunas ,dan Buah berkembang kembali
Diakhir bulan april(usia tanaman sudah 6 bulan)tanaman masih banyak buahnya
Sedang dibandingkan Oleh Bp.Ir Yan Subarkah,yang sengaja datang dari Jambi
Ke Garut untuk melihat langsung hasil uji terap .KEMBANG LANGIT
TANAMAN YANG MENGUNAKAN TEHNIK KIMIA MURNI,SUDAH RUSAK BERAT
Pengamatan berlanjut di bulan Mei