Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Tag Archives: BUSUK BUAH

1 2 3 4 »

Pengendalian hama dan penyakit dengan mikroorganisme


 

Sebagaimana sudah sering kami kemukakan bahwa yang membantu dalam proses tumbuh dan kembangnya pertanaman cara KPO-KL adalah, ‘mahluk halus’ yang tak kasat mata biasa.  Sebenarnya banyak mahluk halus yang bisa membantu pertanian kita dan alam Indonesia sangat kaya akan mahluk halus tersebut. Secara khusus yang kami gunakan adalah Rhizobacterium. Memang jenis Rhizobakterium ini banyak sekali jenisnya bahkan banyak yang belum tereksploitasi dan tentunya banyak yang belum pula terpublikasikan.

( Baiklah sambil kita mengulas perihal mikroba aktivator tersebut kita ikuti perkembangan tanaman mitra kami dari Kep. Nias Selatan , berupa tanaman cabenya Bp. Daci).

(Tanaman yang ditanam pada tanggal 27 Maret 18 , saat ini sudah makin berkembang dengan buah yang mulai tampak lebat pula).

Sebagaiamana yang kita ketahui, rhizobakterium  dibedakan menjadi dua macam  yaitu , Rhizobakterium yang bisa membantu untuk mempercepat pertumbuhan tanaman dan yang kedua adalah yang sangat berbahaya karena termasuk Rhizobakterium yang merugikan tanaman yang biasa disebut ‘deleterious rhizobcterium. Nah antara keduanya jangan sampai bercampur dan bersatu dalam proses fermentasinya. Apalagi mikroba “deleterious”, mendominasi sehingga ‘mendelete’ menghapus mikroba yang ‘baik’.

(Kami syukuri karena walaupun pak Daci ini petani pertama kali bertanam cabe, tetapi tanaman var. Ladonya sudah ada tanda tanda seperti tanaman petani yang sudah berpengalaman. Hingga saat ini, tanaman berusia 2 bulan lebih 1 minggu).

Mikroba yang terkandung dalam Protektan, Pesnator, Cas dan Pocanil yang diaplikasikan melalui semprotan dan kocoran sebenarnya dapat meningkatkan kualitas pertumbuhan tanaman melalui penambahan  hormon pertumbuhan,kemampuan fiksasi nitrogen dari udara, dan  menghasilkan ‘senyawa’  tertentu yang dapat menekan pertumbuhan, patogen tanaman . 

( Tanaman cabe pak Daci, sehat dengan bantuan  “makhluk halus”, semoga untuk seterusnya tanaman beliau ini, bisa makin membaik dan terhindar pula dari serangan hama dan penyakit).

Banyak sekali jenis mikroba yang tersedia di alam dan belum termanfaatkan, dengan tehnologi yang dimiliki team riset dari  kpo -KL, berupaya untuk mengeksplororasi beberapa jenis yang digunakan untuk fungsi fungsi tersebut diatas. 

Pada tanaman mitra kami ini, kami mencoba memberikan pupuk N dengan  dosis yang rendah saja, hal ini dikarenakan Mikroba yang terkandung baik dalam Protektan dan Biopestis, selain berfungsi sebagai menekan Mikroba penyebab penyakit juga  berfungsi sebagai Fiksasi N2 /Nitrogen. Oleh karena itu tidak perlu lagi pemberian pupuk N dalam dosis tinggi.

Pada saat ini gambar yang tertera diatas, mikroba yang ada dalam Pocanil, mulai di aktifkan…. Bergerak dan berkembang biak dilahan setelah di aplikasikan. Mereka “mikroorganisme tersebut secara aktif menekan pertumbuhan Cendawan Colletotricum sp, penyebab busuk buah /patek.

Agen hayati berupa mikroba tersebut akan terus berkembang biak, asalkan tidak diberi pupuk dan pestisida dosis tinggi. Semoga berhasil pak Daci, seperti mitra mitra KPO-KL yang telah lebih dahulu sukses dengan metode ini.

“Berjalan terus tetap hati hati “….

 

MUSIM HUJAN TIBA, SEMOGA LULUS DARI BUSUK BUAH

Pada hari ini, tanggal 7 November 2017, kembali kami mendapat kiriman dari mitra kami yang sedang proses penerapan metode KPO_KL di Bengkulu.

IMG-20171107-WA0039

Hasil praktek dan bukan sekedar teori, mitra kami dengan rasa senang untuk berbagi informasi dengan kami atas hasil yang diperoleh hingga saat ini.

( Mitra kami ini berasal dari Muko Muko, tepatnya dari Desa Pasar sebelah, Kab. Muko Muko , Bengkulu.)

IMG-20171107-WA0041

Varietas Lado yang ditanam  jumlahnya sekitar 3000 batang   untuk luasan sekitar 1600  m 2. Pada saat ini mitra kami ini sudah petikan pertama sudah mendapat hasil 35 kg.

IMG-20171107-WA0040

Kami berharap mitra kami ini, bisa berhasil dalam menerapkan metode KPO-KL terutama dalam mengendalikan penyakit dan hama di musim penghujan yaitu, Busuk buah akibat cendawan antraknose dan lalat buah.

IMG-20171107-WA0038

Kami  mencoba memantau perkembangan  tanaman tanaman mitra kami secara periodik,  seminggu sekali.  Hal utama yang kami lakukan untuk mengantisipasi terjadinya busuk buah tersebut adalah dengan pemberian POCANiL secara intensif terutama pada saat musim hujan  seperti saat ini.

IMG-20171107-WA0037

Tanaman mitra kami ini ditanam pada tanggal 13- Agustus 2017,  dan pada saat ini telah berusia  85 hari. Kami berharap untuk masa masa panen berikutnya, mitra  tersebut bisa lulus menghadapi perjuangan menjinakkan penyakit antraknose ataupun lalat buah.

 Kami secara berkelanjutan siap membantu, cara penerapan metode untuk mengantisipasi hama dan penyakit busuk buah tersebut.

Semoga berhasil  mas Hendra, Petani muda, Muko Muko.  Harga tinggi saat ini di wilayah Sumatera, sedang menunggu !!!

TIGA TAHUN BERSAMA KPO-KL , dalam BUDIDAYA CABAI

Dari hari ke hari waktu kewaktu, mitra kami makin bertambah, makin menyebar dengan sendirinya, padahal kami tidak membayar team marketing di suatu daerah/wialayah. Seperti halnya mitra kami dari Sipirok Tapanuli Selatan- Sumatera Utara ini. Mitra kami yang satu ini, bernama Bapak Harahap, beliau  ini sudah selama kurang lebih tiga tahun bersama sama dengan KPO_KL.

FB_IMG_1507535519629

Semua gambar yang ada pada tulisan kami kali ini, adalah hasil kiriman gambar dari mitra kami dari daerah tersebut. Kondisi tanaman pada saat menjelang petikan ke -3, semoga bertahan hingga lebih lama lagi.  Apalagi saat ini harga jual cabe di wilayah tersebut sudah mencapai Rp.35.000 per kg  nya.

FB_IMG_1506832093868

Varietas yang ditanam oleh mitra kami ini adalah jenis CMK hybrida merk Red Criss. Tanaman saat ini memiliki daya tahan yang kokoh terhadap serangan penyakit cendawan Antraknose/patek. Selain itu buah cabe terlihat mengkilat dan berwarna lebih cerah, pertanda buah yang sehat dan bugar.

FB_IMG_1507535530543

Cukup banyak mitra kami diwilayah tersebut, walaupun kami tidak mendistribusikan produk pendukung kami ke kios pertanian, juga kami tidak menerapkan sistem MLM, multi lavel marketing, juga tidak menerapkan sistem pemasaran secara konvensional yaitu, mangangkat team pemasaran disuatu daerah untuk memasarkan produk pendukung kami.

FB_IMG_1506832118775

Tehnik yang kami lakukan adalah dengan metode ” dari mulut ke mulut saja”, dari sesama yang sudah menggunakan produk dan metode KPO_KL, kemudian menyebar -menyebar dan menyebar. Metode pendekatan awal yang kami lakukan adalah dengan tehnik pendampingan tanpa berbayar. Petani yang sudah menggunakan otomatis kami dampingi dan diharapkan petaninya aktif untuk berkoordinasi untuk melaporkan perkembagan tanamannya dari waktu ke waktu.

FB_IMG_1507332212252

Perihal biaya yang dikeluarkan dengan menggunakan produk KPo-KL ini, sebenarnya sangat bisa di ujicobakan dan dibandingkan dengan konsep/metode lainnya. Caranya adalah sebagai berikut, misalnya kita akan tanam 3000 batang cukup yang menggunakan metode kami dikisaran 500-1000 batang saja, atau kalau misalnya mau tanam 10.000 batang, metode kami cukup 1/3  nya saja.

FB_IMG_1507516055085

Dari jumlah yang 1/3 tersebut, kita kelola secara “murni” metode KPO-KL, tidak dicampur baurkan dengan metode lainnya, sedangkan yang 2/3 nya silahkan dengan cara apa saja/kombinasinya silahkan tetapi tidak menggunakan metode dan produk pendukung dari KPO_KL. Hasilnya nanti kita evaluasi bersama sama.

FB_IMG_1507469386826

( Seluruh gambar yang ada ini bukan hasil editan lho, semuanya ,hasil penerapan dan kiriman dari mitra kami di daerah Sipirok).

Hasil evauasinya adalah, 1. Dalam hal biaya, mana yang lebih tinggi biaya yang dikeuarkan dengan metode KAMI ATAU CARA LAINNYA?

2. Dalam hal segi hasil, produktivitas , mana yang lebih tinggi hasilnya metode kami atau cara lainnya. ( sebagai informasi yang kami dapatkan dari petani mitra kami ini, hasil musim yang lalu per batangnya sudah mencapai 1.5 kg per batangnya.)

FB_IMG_1507516055085

Yang ke 3. dalam hal kualitas hasil produksinya, mana yang lebih berkualitas? Biasanya hasil produksi buah dari pola KPo-KL, buahnya lebih tahan di pengangkutan, dipenyimpanan dan pasar lebih menyukai karena melihat dari tampilannya yang lebih merah menyala, mengkilat, lebih padat dan lebih berbobot.

FB_IMG_1507332220337

Data diatas merupakan informasi dari petaninya sendiri bukan dari “sales obat”, karena memang kami tidak menerapkan pola demikian. Biarlah petani mitranya sendiri yang berkata demikian , biarlah petaninya sendiri yang merasakan kepuasan, dan menceritakannya pada petani lainnya.

FB_IMG_1507332184322

Seandainya tidak ada keuntungan yang didapat, buat apa petani mitra tersebut bertahan dalam waktu yang bukan sebentar? Tiga tahun bersama sama dengan KPO_KL, bukan waktu yang singkat, kan ? Buat apa susah susah mengupload hasil penerapannya untuk disebarluaskan pada kita semua? Logika sederhananya, beliau tentunya merasa senang dengan cara ini dan ingin berbagi informasi dengan kita semua.

Syukurlah kalau demikian pak Harahap. semoga makin menyebara metode kita ini dan makin banyak petani disekitarnya bahkan diseluruh Pelosok negeri yang tertular dengan cara yang Bapak lakukan saat ini.

MAJU TERUS MITRA KPO-KL, DIMANAPUN BERADA, RAIH TERUS KEBERUNTUNGAN !!!