Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Tag Archives: budidaya tanaman cabe

1 2 »

Metodologi Pertanian : Metode KPO-KL, dan Penerapannya.

Banyak sekali jenis metode yang dilakukan oleh petani agar hasil pertaniannya bisa berhasil, dan basicnya pun berbeda beda ada metode yang berbasik Kimia murni, ada yang Organik Murni dan ada pula yang menggabungkan antara keduanya/  Metode semi organik. Diantara metode tersebut kami menetapkan pilihan pada metode yang semi organik.

Metode itu sendiri kami menguraikannya secara sederhana yaitu, bagaimana kita merangkai cara dan langkah yang tertib dan terpola untuk menegaskan  suatu  kegiatan. Metode yang dilakukan dalam hal ini adalah  terdiri rangkaian rangkaian dan Pola KPO KL antara lain adalah :  GAS -Kopling -REM. Hal ini dipengaruri  oleh —–

1.    Kondisi Cuaca, dalam kondisi cuaca yang ekstreem hujannya tentu nya, kami menerapkan pola/ metode, Kopling -Ngerem (  dengan Komposisi Freshtan, Cas dan POcanil ), sedangkan sebaliknya apabila jarang hujan, tancap…gas …saja.

(Sebelum memasuki uraian berikutnya, kami menampilkan hasil penerapan yang sedang berjalan dari Samarinda Kaltim, Mas Syafak per tanggal 4 Pebruari 2019. Kilas Balik sedikit, sewaktu masih domisili di Kampung Halamannya di Magelang, sebenarnya mas Syafak, sudah menggunakan produk KPO-KL, tetapi belum menerapkan Metode nya secara intensif, tetapi saat ini di Kaltim, beliau menerapkannya secara intens. Hasilnya sudah terasa setelah panen berulang ulang di lahan, licin dan terjal /lahan “merah kuning”.

2. Dalam menerapkan pola ini, merupakan rangkaian dari aplikasi ke aplikasi, jadi kita  memerlukan data aplikasi sebelumnya untuk menentukan aplikasi apa yang akan diberikan. Dalam Metode KPO KL, data sebelumnya, sangat menentukan berapa besar tekanan ‘gas -rem ‘ yang akan kita berikan tergantung aplikasi sebelumnya.

3. Dalam Pola KPO KL, Pengambilan keputusan komposisi apa yang akan kita berikan, tergantung persentase tingkat serangannya saja. Serangan  hama atau penyakit tertentu berdasarkan metode yang kami, tidak serta merta kita mengambil keputusan untuk mengambil tindakan, tetapi perlu dipertimbangkan kondisi tanaman secara keseluruhannya.

Hal hal diatas tersebut, sebagai metode kpo-KL dalam menjalankan rangkaian pola yang terkait satu dengan yang lainnya, dan hasilnya mitra kami dari Samarinda ini yang tergolong petani pemula pun, dengan kesungguhan akhirnya bisa menerapkannya dengan sesuai tracknya.

Inilah salah satu penyebab, banyaknya petani yang berhasil walaupun  awalnya petani tersebut bukan petani yang berpengalaman. Apalagi ini ditanam di lahan yang tidak subur. Dalam menerapkan metode KPO-KL, tak perlu pengalaman, tanpa pengalaman pun, terbukti sudah banyak yang berhasil. Semoga makin banyak yang berhasil.

 

TANAM CABE TANPA PEREMPELAN

Saat ini harga komoditas pertanian khususnya cabe masih saja rendah, bahkan informasi yang kami dapatkan dari Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat harganya hanya sekitar 5000 sampai dengan Rp6.000 perkilogramnya. Tragis.

IMG-20170818-WA0000

Ya Sambil menunggu harga membaik kita coba membahas dalam upaya meningkatkan produksi Agar bisa lebih meningkat lagi. Contoh yang kami berikan dalam artikel ini berasal dari Mitra kami saudara Husni M. Cidaun Cianjur Selatan.

Tanaman cabe rawit varietas Pelita dari Panah Merah saat ini dirawat tanpa membuang tunas-tunas sampingnya sebagaimana tampak dalam gambar diatas.

IMG-20170817-WA0143

Tanaman cabe rawit yang dipindah tanam pada tanggal 25 Mei 2017 saat ini memasuki bulan ketiga. Ada hal menarik yang bisa menjadi bahan kajian kita bersama.

IMG-20170818-WA0003

Tanaman Mitra kami ini ditanam di daerah yang sangat panas dan hanya berjarak kurang lebih 1.5 kilometer saja dari bibir pantai.

IMG-20170817-WA0140

Dengan menggunakan metode aplikasi semprotan dan pemupukan cara KPO KL, walaupun tanaman ditanam di daerah yang sangat panas dan saat ini musim kemarau kondisinya segar bugar.

IMG-20170818-WA0008

Kondisi pucuk daunnya pun terlihat membuka dan tidak tampak terjadi serangan keriting daun dan virus kuning.

IMG-20170818-WA0001

 metode yang kami kembangkan untuk tanaman cabe rawit pada umumnya tidak dilakukan pembuangan Tunas samping atau perempelan.

IMG-20170818-WA0011

Suplai nutrisi dan perawatan Agar tanaman terhindar dari serangan hama dan penyakit merupakan faktor utama Agar tanaman tetap bisa berproduksi tinggi walaupun tunas-tunas samping tidak dibuang.

Dalam hal ini yang kami lakukan adalah dengan penyemprotan protektan untuk mengatasi hama trips dan tungau nya. Sedangkan untuk memacu tunas tunasnya, Kami menggunakan biopestis dari k p o KL.

BERTANAM , tidak bisa DI COPAS,( “COPY PASTE”)…

Kami mencoba melanjutkan pemantauan pertanaman mitra kami disebuah pulau yang nun jauh di seberang sana di pulau Semeuleu salah satu kepulauan Nangro Aceh Darussalam.

(Gambar dikirim tanggal 21 Januari 2017)

IMG-20170121-WA0021

Saat ini mitra kami pak Guru Arwadin  sudah menjelang petikan ke 2. Kondisi tanamannya saat ini,  masih segar bugar.

IMG-20170121-WA0019

Pak Arwandin sebelumnya sudah 5 kali tanam cabe dengan cara menggunakan sepenuhnya obat obatan yang tersedia di toko pertanian dan hasilnya 5 kali pula , mengalami kegagalan total.

IMG-20170121-WA0023

Ada secercah harapan setelah musim tanam ini mitra baru kami ini,  beralih ke pola pertanian yang kami kembangkan ini. Pola dimana saat kita bertanam seperti kita masuk ke lahan baru seperti halnya kita masuk “medan area” /jalan yang asing sama sekali.

IMG-20170121-WA0018

Pada saat memasuki areal baru tersebut kita sebagai “pengemudi”..kita tidak tahu sama sekali,  kandungan unsur hara yang ada dalam tanah,  tidak tahu tingkat keasamannya,  tidak tahu mikroba apa yang terkandungnya yang menguntungkan atau yang merugikan. Bahkan secara umum kita tidak tahu tekstur tanahnya.

IMG-20170120-WA0054

(Gambar diatas diambil oleh pak Arwadin  Tanaman petani lain diluar KPO-KL, lokasi di kecamatan yang sama dg lokasi penanamannya.Kondisi tanaman 4 kali petikan yang sudah dipenuhi oleh penyakit patek) .

Kondisi alam dan tanah yang berbeda pada setiap wilayah , menjadikan kita harus siap siap untuk menghadapi,  “medan area” yang berbeda pula.

IMG-20170120-WA0049

Dari ketidaktahuan awal tersebut sudah selayaknyalah kita untuk “test drive” terlebih dahulu,   “meraba raba ” dulu,  jalan yang akan kita lewati.

Tidak akan sama pola yang akan kita terapkan dengan pola yang lampau karena wilayah /tingkat kesuburan tanah yang tentunya berbeda.

Jadi menurut kami pola pemupukan akan berbeda untuk setiap wilayah,  tidak bisa di Copy paste secara mutlaq.

Semoga sukses pak Arwadin,  mitra baru KPO KL.