Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Tag Archives: Bengkak akar

AKAR GADA ,Plasmodiophora brassicae, PADA KUBIS,teratasi…

Penanggulangan masalah akar gada,bisa jadi penyakit yang menjadi kendala utama pada pertanaman kubis.  Bisa jadi pada saat serangan berjangkit,persentase serangan lebih dari 50 % bahkan bisa total.
1. (Pada kesempatan ini,kami tampilkan pengamatan lanjutan pada tanaman kubis milik H.  Rahmat, Cikandang,Cikajang Garut, bisa kita lihat pada gambar hasil aplikasi setelah 4 kali pengecoran,crop kubis  mulai membentuk dan ukuran terlihat besar- besar)
2.  (Tanaman kubis ini,awalnya ditumpang sarikan dengan tanaman tomat/terlihat bekas ajir,bambu penyangga) Menurut pengalaman petani tersebut,biasanya tanaman kubis yang ditumpangsarikan dengan tomat,ukurannya tidak sebesar-besar ini.
3.  Pada kesempatan ini,kami mengajak Sdr. Watno dari Desa Petaling,Kab. Muaro Jambi,Prop. Jambi,yang sengaja  berkunjung ke Garut untuk melihat langsung tehnik pertanian organik,ala kembanglangit.
4.Populasi jumlah tanaman kubis sekitar 40.000 tanaman. Masalah akar gada pada tanaman kubis ini,ternyata dapat teratasi  dengan menggunakan tehnik pengendalian berbasis pertanian organik,ala kliniktaniorganik, KEMBANG LANGIT.
5. Sdr. Watno,sedang mengamati pelepah dan buah kubis yang sebesar, “nampan beras”.  Selain akar gada,masalah bercak daun alternaria brassicae,juga dapat teratasi.  Hal prinsip yang kami lakukan untuk mengatasi penyakit yang disebabkan oleh cendawan/jamur, Plasmodiophora brassicae ini adalah dengan mengupayakan akar serabut tumbuh secara pesat, dan mengupayakan pula agar Akar Tunggang kubis,yang terserang  “membusuk”.
6. Pertumbuhan akar serabut ini sangat besar pengaruhnya apabila akar tunggang sudah terserang penyakit ini.  Akar serabut tersebut akan mengimbangi dan berupaya menyerap unsur hara karena akar tunggang sudah “bengkak”terinfeksi Plasmodiophora brassicae. Akar serabut akan menjadi “penyeimbang”  dan mengambil alih fungsi dari akar tunggang untuk menyerap unsur hara dari dalam tanah.  Memang dalam perkembangnnya biasanya ukuran kubis yang sudah terserang akar tunggangnya, ukuran Cropnya tidak sebesar apabila akar tunggang tidak terganggu.
7.  Ukuran buah/Crop kubis yang besar dibandingkan dengan kemasan rokok.
Dengan tehnik pertanian,berbasis pertanian organik,ala  kliniktaniorganik, KEMBANG LANGIT, pertama yang dilakukan adalah dengan mengupayakan agar tanah menjadi “gembur” terlebih dahulu,sehingga diharapkan apabila tanah sudah gembur adalah pertumbuhan akar serabut menjadi “leluasa” bergerak.  Langkah selanjutnya adalah mengkondisikan agar Plasmodiophora brassicae tidak sesuai media tumbuhnya disekitar perakaran tersebut.  Demikianlah yang kami lakukan. Hasilnya…terlihat pada gambar-gambar  diatas.
OLEH KARENA ITU, APALAGI YANG DIRAGUKAN DENGAN KONSEP BASIS  PERTANIAN ORGANIK.

Plasmodiophora brassicae/ BENGKAK AKAR pada KUBIS-KUBISAN.

Banyak kasus yang terjadi pada saat budidaya tanaman kubis-kubisan,diantaranya adalah, penyakit bengkak akar yang disebabkan oleh cendawan/jamur,Plasmodiophora brassicae.1. Spora Plasmodiophora yang bertahan lama dalam tanah bahkan bisa mencapai sedikitnya 6-8 tahun tanpa tanaman inang…,jadi sekali tanah terkontaminasi cendawan ini,hati-hatilah…agar tanaman kubis-kubisan kita tidak terserang penyakit bengkak akar/ akar gada tersebut.2. Adapun langkah -langkah pengendalian menurut , tehnik kliniktaniorganik ,KEMBANG LANGIT  adalah,dengan perlakuaan pada tanah  yang akan ditanami dan pupuk dasarnya.  Sering kita melihat pada aplikasi dilahan adalah dengan mencari/menggali tanah merah yang belum terkontaminasi cendawan /jamur ini.  Hal ini tentunya tidak salah,hanya betapa “ribet”nya kalau lokasi yang mau ditanami,dengan luasan yang besar…, harus menggali tanah merah yang ada dibawah permukaan “top soil”,DIBALIK POSISINYA JADI DIATAS.3. PUPUK KANDANG baik dari ayam atau hewan lain pun rupanya perlu diwaspadai, “andil”nya dalam menjangkitkan penyakit bengkak akar ini. Terutama pupuk kandang ayam,coba anda perhatikan…
4. 5. PANEN BERHASIL, terhindar dari akar gada/bengkak akar…
6.  Hasil panen,sukses
Sawi putih/petcay,TIDAK TERSERANG AKAR GADA/BENGKAK AKAR yang disebabkan oleh,Plasmodiophora brassicae.
7.  
Hal ini merupakan  SALAH SATU, metode kami klinikpertanianorganik, KEMBANGLANGIT  dalam mengendalikan penyakit bengkak akar/akar gada pada tanaman kubis-kubisan,langkah -langkah lainnya kami ulas secara ber seri kedepan…
SEMOGA BERMANFAAT…

PERTANIAN ORGANIK, ala KPO KL ,HASIL BERLIPAT

Ternyata tidak kalah dengan hasil yang diperoleh dengan sistem pertanian kimia,hasil yang diperoleh dengan sistem pertanian organik, ALA KPO KL, hasilnya bahkan bisa lebih dari sistem pertanian kimia.

Gambar 1. Seperti yang telah kita lihat bersama di bagian web kami yang lalu,beberapa hasil aplikasi tehnik klinik pertanian organik,KEMBANG LANGIT,HASILNYA tidak mengecewakan,bahkan cenderung, berkualitas SUPER…

Gambar 2. Dengan memperhatikan tehnik pengendalian hama dan penyakit secara organik,ternyata membawa dampak positif juga terhadap produktifitas,hasilnya terkadang  diluar dugaan. Gambar ini kami ambil dari lokasi,H. Sungka…,di desa Cikandang Kec. Cikajang Garut- Jabar.  Tampak dalam gambar,putra-putra H. Sungka, yaitu H. Rahmat dan H. Bambang,mengamati hasil aplikasi ala klinikpertanianorganik,KEMBANG LANGIT.  Tanaman kubis terbebas dari bengkak akar/akar gada,hama ulat kubis /Plutella xyllostella dan bercak daun Alternaria brassicae.

Gambar 3. Seperti yang terlihat pada gambar 1,2 dan 3 diatas ini…kubis, berdaun sangat lebar…walau masih dalam proses pembentukan “crop”,tapi biasanya dengan ukuran daun yang Jumbo begini,hasil buahnya…besar -besar…

Tanaman kubis ini ditumpang sarikan dengan tomat,jumlah tanaman tomat  yang ditanam,sekitar 40.000 pohon, ini yang dibilang :

“HABIS TOMAT TERBITLAH KUBIS”, hasil buah tomat yang telah di peroleh sekitar 80  ton- an,namun kalau memperhatikan potensi buah yang ada tampaknya,tomat masih bisa menghasilkan sekitar 1 kg  -an /tanaman . Perlakuan yang telah dilakukan pada tanaman ini yaitu 3 kali pengecoran PROTEK-tan dan 4 kali penyemprotan.

Gambar 4. Sudah sangat banyak hasil -hasil yang  berkualitas SUPER yang telah dicapai dengan sistem pertanian organik,ala kembang langit,diantaranya seperti yang diraih oleh Bp. Ismail petani semangka dari Ds. Hamparan perak, Kec. Bulucina,Kab.  Deli Serdang Sumatera utara ini.

Gambar 5.  Rata -rata yang dicapai 5.5 kg per buah,bahkan sekitar 10 %,kelebihan besar dan beratnya sehingga,kesulitan dalam menjualnya.  Ukuran di Medan berdasarkan informasi yang kami dapatkan,apabila lebih dari 5.5 kg ,sulit untuk menjualnya…

Seperti halnya “crop” kubis yang apabila kebesaran,sulit juga untuk menjualnya…Dilema lagi untuk petani kita…,