Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Tag Archives: antraknose cabe

1 2 3 »

LIMA KALI TANAM CABE ,LIMA KALI GAGAL !!!

Sudah cukup lama kami tidak memantau perkembangan tanaman mitra kami dari  sebuah kepulauan di Aceh sana . Tepatnya dari kep. Seumelu. Jarak pulau ini cukup jauh, bahkan kalau ditempuh jarak waktunya sekitar satu hari satu malam dari Banda Aceh.

IMG-20170208-WA0079

Mitra kami ini pak   Guru Arwadin yang pernah kami tulis artikelnya di halaman web kami yang lalu. Dicerikan, pak Arwadin ini sebelum menggunakan metode KPO-KL ini, sudah lima kali tanam dan sudah lima kali pula gagal, dengan metode yang konvensional, secara kimia murni.

IMG-20170208-WA0100

Pada halaman artikel ini, seluruhnya diambil gambarnya oleh mitra kami dari kebunnya yang ditanami dengan cabe 3 varietas, yaitu Kiyo, Lado  dan TM. Jumlah tanaman kisaran 2500 batang dan ditanam pada tanggal 20 Oktober 2016.

IMG-20170208-WA0099

Seluruh gambar ini dikirimkan oleh mitra kami pada saat menjelang petikan ke 7, totalan kisaran yang telah dipetik mitra kami ini sudah mendekati 1000 kg. Petikan ke 5 dan ke -6, yang lalu berhasil panen 267 kg dan 245 kg.

IMG-20170208-WA0097

Menjelang petikan berikutnya masih terlihat buah masih banyak dan lebat, dan dengan harga minggu minggu lalu, dikisaran Rp.50.000 per kg, jelas biaya produksi sudah terlampaui.

IMG-20170208-WA0084

Kami ikut bangga dan senang karena mitra kami ini, yang sebelumnya sebelum mengenal metode bercocok tanam cara KPO-KL, mengalami kegagalan secara berturut turut, bahkan berdasarkan penuturan pak Guru di Madrasah tersebut, gagal sampai 5 kali.

IMG-20170208-WA0080

Kalau pada musim sebelumnya tanaman pak Arwadin gagal dalam mengendalikan patek/busuk buah, keriting daun/virus kuning dan layu, saat ini , penyakit penyakit tersebut, terhindarkan.

Semoga kelak di kepualuan Aceh yang nun jauh disana, beberapa musim tanam kedepan, sudah mampu berswasembada pangan diantaranya cabe beras dsb.  Perlu diketahui, selama ini, kepulaun Seumeulu ini, masih mendatangkan sebagian besar bahan pangan dari luar pulau.

pak arwadin

Semoga berhasil pak Guru, kita berbagi ilmu pada petani lain di pulau Seumeulu.  Bisa dibayangkan apabila faktor sumber daya manusianya sudah mumpuni, pulau ini bahkan bisa “ekspor’ ke Banda Aceh atau daerah lainnya.

Kami bermimpi dan berharap juga untuk pulau pulau lain di Indonesia, mampu ber swasembada pangan untuk pulaunya sendiri dan bisa mensuplay ke pulau lain, bahkan ke Negara Lain.

Semoga  segera cepat terwujud !!!

.

SAAT PATEK/ ANTRAKNOSE MULAI “REDA”

Kami bersyukur, karena dua hari yang.lalu tanggal 23 Agustus 2016, tanaman mitra kami dari lokasi Universitas Syah Kuala BandaAceh, perkembanganya kini mulai membaik lagi.

Azmi2

Tanaman cabe pak Azmi. yang saat ini berusia 85 hari sudah petik yang pertama kalinya.Setelah diterpa halangan “busuk buah” akibat cendawan Colletotricum sp, saat ini tanaman pak Azmi. saat ini sudah mulai memasuki fase penyembuhan.

azmi3(1)

Kondisi tanaman yang sempat terkena antraknose buah, akibat terlalu semangat dalam proses “ngegasnya”.

Pemberian POCAniL dari semprotan dan Kocoran, efeknya mulai terasa dalam mempercepat proses keringnya spora cendawan penyebab Antraknose tersebut.

azmi1

Setelah di istirahatkan total  dari proses ” ngegas”, saat ini proses ngegas secara “langsam” mulai di berikan . Protektan Pesnator,  Biopestis diberikan bersamaan dengan pupuk kimia kembali (Dosis rendah).

Semoga berhasil pak Azmi, proses latihan berkendaraan memang perlu latihan secara rutin, agar lancar…

Sukses petani Aceh Sukses Petani Indonesia.

PETIKAN KE 5 TANAMAN CABE MASIH AMAN DARI ANTRAKNOSE

Pada tanggal 13 April 16,kami kembali memantau perkembangn tanaman mitra kami pak RW Bambang di Pasir Bajing, Leuweung Tiis, Banyuresmi Garut. Kondisi tanaman yang dipindah tanam tanggal  12 Desember 2016 ini, saat ini telah 5 kali petikan.IMG_20160412_135426Tonase hingga saat ini sudah mencapai sekitar 1.4 tonan dari populasi yang ditanam 10.000 batang dengan asumsi 5 persen tanaman yang kurang baik pertumbuhannya.

IMG_20160412_133856

Pada proses pemetikan ke 5 tersebut, didapat 18 karung isi 35 kiloan, sedangkan buah cabe yang “afkir” tidak sampai 10 kg saja, itu pun bukan karena busuk buah/ patek tetapi karena warna buah yang kurang segar/ agak kekuningan dan keriput.

IMG_20160412_135210Kondisi pada saat akan pemetikan ke 5, secara umum buah cabe bisa dikatakan aman dari serangan antraknose/ patek walaupun saat ini curah hujan di Garut dan sekitarnya, masih cukup lebat.

IMG_20160412_135326

.Buahnya pun termasuk ukuran super, karena panjang panjang dan lurus dan terpenting.lagi adalah terhindar dari penyakit busuk buah antraknose.

IMG_20160412_133806

Dari Produktivitas yang dicapai rupanya pak RW Bambang, merasa puas dengan apa yang dicapai saat ini . Metode yang diterapkan secara ekonomis dikatakan sangat murah dan diharapkan satu kali lagi petikan berikutnya, modal usaha yang digunakan sudah kembali ke titik IMPAS.