13 Juni 2012

Plasmodiophora brassicae/ BENGKAK AKAR pada KUBIS-KUBISAN.

Banyak kasus yang terjadi pada saat budidaya tanaman kubis-kubisan,diantaranya adalah, penyakit bengkak akar yang disebabkan oleh cendawan/jamur,Plasmodiophora brassicae.1. Spora Plasmodiophora yang bertahan lama dalam tanah bahkan bisa mencapai sedikitnya 6-8 tahun tanpa tanaman inang…,jadi sekali tanah terkontaminasi cendawan ini,hati-hatilah…agar tanaman kubis-kubisan kita tidak terserang penyakit bengkak akar/ akar gada tersebut.2. Adapun langkah -langkah pengendalian menurut , tehnik kliniktaniorganik ,KEMBANG LANGIT  adalah,dengan perlakuaan pada tanah  yang akan ditanami dan pupuk dasarnya.  Sering kita melihat pada aplikasi dilahan adalah dengan mencari/menggali tanah merah yang belum terkontaminasi cendawan /jamur ini.  Hal ini tentunya tidak salah,hanya betapa “ribet”nya kalau lokasi yang mau ditanami,dengan luasan yang besar…, harus menggali tanah merah yang ada dibawah permukaan “top soil”,DIBALIK POSISINYA JADI DIATAS.3. PUPUK KANDANG baik dari ayam atau hewan lain pun rupanya perlu diwaspadai, “andil”nya dalam menjangkitkan penyakit bengkak akar ini. Terutama pupuk kandang ayam,coba anda perhatikan…
4. 5. PANEN BERHASIL, terhindar dari akar gada/bengkak akar…
6.  Hasil panen,sukses
Sawi putih/petcay,TIDAK TERSERANG AKAR GADA/BENGKAK AKAR yang disebabkan oleh,Plasmodiophora brassicae.
7.  
Hal ini merupakan  SALAH SATU, metode kami klinikpertanianorganik, KEMBANGLANGIT  dalam mengendalikan penyakit bengkak akar/akar gada pada tanaman kubis-kubisan,langkah -langkah lainnya kami ulas secara ber seri kedepan…
SEMOGA BERMANFAAT…