Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

Pintar Pintar Memilih Komoditas

Harga komoditas pertanian sampai saat ini pertengahan bulan Maret, masih saja Seret, tidak sedikit petani “gulung tikar”, benar benar tersungkur, dilain sisi katanya petani sejati tidak boleh , Patah semangat dan dilarang mengeluh dan menyalahkan siapapun .

Harga yang murah dan kondisi curah hujan yang tinggi hampir di seluruh Pulau Jawa dan Sebagian Sumatera, menyebabkan  banyak juga petani yang tak mampu lagi bertahan apalagi petani petani yang baru /Petani Dadakan yang tidak sedikit pula jumlahnya pada saat ini. Mitra kami Pak Waluyo,dari Purwosari  Di Perbatasan Lampung Tengah dan Lampung Timur, mempunyai inisiatif sendiri untuk menanam Melon Tanpa Net.

Tanaman Melon Golden yang ditanam pas diawal tahun 2019, Panen pada saat usia tanaman 75 hari dengan harga yang sangat Fantastis 15 ribu rupiah per kg nya . Sementara harga komoditas lain , tersungkur Melon Goldennya di hargai Tinggi. Apalagi rata rata per batangnya menghasilkan total kurang lebih 5 kg , dimana per batangnya di pelihara rata rata 3-4 buah ada juga yang 2 atau bahkan 5 butir per batangnya.

Rasa nya pun sangat super legiiit, dan berada di kisaran Brik 15/ (Skala tingkat kemanisan), data ini berdasarkan informasi yang kami dapatkan dari Mitra kami dari Lampung tersebut, Pak Waluyo ini,boleh percaya atau tidak, baru pertama kali nya tanam Melon, tetapi dengan metode Gas Rem Kopling yang beliau terapkan, ternyata hasilnya sangat memuaskan.

Mitra yang sudah 3 tahun bergabung dengan KPO KL sebelumnya pertanamannya lebih sering Cabe kubis, tetapi felling mitra kami ini tajam juga untuk berhenti tanam cabe  dan beralih ke Melon. (Melonnya dipelihara 5 buah).

(Dalam gambar dua batang  yang dipelihara 8 buah). Pola yang kami kembangkan ini memang “hulu”pada tanaman cabe yang kami jadikan standar dari pola tanaman cabe tersebut, kita upayakan agar mitra bisa juga untuk memelihara komoditas apapun termasuk,Melon Eksklusif ini.

(Berkumpul dan berdiskusi dengan beberapa petani petani senior dibidang Permelonan di Lampung Tengah). Semoga menjadi inspirasi bagi petani petani Melon Lainnya. Satu hal yang sangat kami tekankan lagi, tidak cukup hanya menggunakan Produknya tetapi juga diterapkan Metodenya. Karena produk KPO KL, sebagai sarana yang dirancang untuk menerapkan Metode nya.

Di usia 74 hari, sehari sebelum petik, kondisi daun bisa di katakan masih utuh dan bertahan dari Hama dan Penyakit di bulan bulan curah hujan tinggi seperti saat ini.Dengan memahamu metodenya diharapkan mitra mitra bisa bertanam komoditas apa saja,baik tanaman semusim atau tanaman tahunan, atau tanaman Hortikultura ataupun tanaman Serealia.

Untuk selanjutnya dari penguasaan metode tersebut diharapkan kita bisa berekspresi berinisiatif untuk menaman komoditas apa saja ,sambil membaca peluang yang ada dan juga pangsa peluang pemasarannya. Semoga sukses mitra tani semua , dimanapun