3 Juni 2012

PERTANIAN ORGANIK, solusi MENGATASI PENYAKIT AKAR GADA PADA KUBIS – KUBISAN

Gambar 1. Tanaman kubis,mengalami gejala bengkak akar/akar gada. (Pengambilan Gambar tanggal 3 Juni 12)

Pernahkah anda mengalami,masalah seperti gambar diatas ini?  Tanaman kubis tampak berdaun kecil dan warna daun kekuning-kuningan.  Perlu kita pikirkan/analisa kenapa  biasanya kasus seperti ini justru terjadi  setelah pemberian pupuk susulan, berupa PUPUK KIMIA. Terganggunya /BENGKAKNYA AKAR TUNGGANG,menyebabkan pertumbuhan tanaman sulit untuk berkembang.

Gambar 2.  Uji terap untuk mengatasi penyakit akar gada pada petcay/sawi putih. Penyakit akar gada ini disebabkan oleh Cendawan/jamur, Plasmodiophora brassicae.  Pengambilan gambar dilakukan pada tanggal 26 Mei 2012.  Kita perhatikan gambar diatas,ada 3 komoditas ditanam sekaligus,Petcay,cabe Keriting dan ditengah-tengahnya ditanami Tomat.

Gambar 3.  Satu minggu kemudian,tanaman di amati kembali,pengambilan gambar dilakukan pada tanggal 3 Juni 12. Hasilnya seperti tampak dalam gambar,tanaman petcay (satu famili dengan tanaman kubis),terbebas dari serangan akar gada,Plasmodiophora brassicae.

Gambar 4. Tampak tanaman petcay,segar bugar,tidak nampak gejala “layu” yang merupakan parameter bahwa tanaman terkena gejala serangan akar gada.

Sering kita mendengar bahwa salah satu faktor penyebab akar gada/bengkak akar,adalah akibat tanah yang terlalu masam. Teori ini memang sudah tepat dan sudah teruji,hanya yang jadi permasalahannya adalah kenapa pada kondisi tanah yang sudah asam,petani  memberikan perlakuan yang justru makin menyebabkan tanah/lokasi penanaman menjadi semakin asam.  Dalam kondisi tanah yang masam menyebabkan perkembangan spora Plasmodiophora makin berkembang.

Gambar 5. Masih dalam lokasi yang sama,pemetikan/panen petcay diperkirakan 10 harian lagi,tanaman sudah  membentuk Crop/”telur”,daun tanaman tidak tampak gejala kelayuan,sebagai tanda terjadinya AKAR GADA.  Tanaman cabe keriting dan tomat yang ditumpang sarikan dengan petcay ini juga tampak segar-bugar.

Gambar 5. Perlakuan yang kami lakukan adalah dengan mengurangi pemberian pupuk kimia,karena seperti yang kita ketahui,bahwa pupuk kimia cenderung beraksi asam pada tanah.

Gambar 6. Tampak dalam gambar,Bp. Tata supita (Upit) Lokasi di Desa Laksana, Kamojang Kec. Ibun Kab. Bandung,sedang mengamati ketiga tanamannya, Petcay,Cabe Keriting dan Tomat yang pertumbuhannya hingga saat ini,….   Memuaskan…

Khusus dalam pengendalian penyakit akar Gada pada tanaman petcay ini adalah memberikan PROTEK-tan dan PUPUK ORGANIK  “CAS”,yang terbuat dari bahan organik.  Pemberian PROTEK-tan dan CAS,menyebabkan akar- akar serabut berkembang pesat  dan juga tanah  tidak  memadat,kondisi ini sangat diperlukan dalam pengendalian akar gada tersebut,karena reaksi dari PROTEK-tan  dan  PUPUK CAS,adalah menghambat perkembangan cendawan/jamur  plasmodiophora brassicae  dan dicirikan oleh MEMBUSUKnya AKAR TUNGGANG yang memBENGKAK, kemudian pertumbuhan akar serabut menjadi menyebar dan berkembang pesat.

Jadi makin jelaslah,mengapa kami SELALU  mendengungkan bahwa: