Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

PELUNCURAN PUPUK BARU “PORMIK” ( Pupuk Organik Mikro )

Dalam pola pertanian saat ini yang cenderung mengedepankan pola pertanian yang berbasis pupuk kimia, pemenuhan  unsur hara hanya di prioritaskan pada suplay unsur hara MAKRO saja, lebih “celakanya” ada pencitraan bahwa pengunaan PUPUK BERIMBANG itu adalah pemberian pupuk NITROGEN, PHOSFAT dan KALIUM (NPK) saja. Persepsi ini, tentu saja keliru dan perlu di”luruskan”, untuk memenuhi kebutuhan unsur hara bagi Tanah dan tanaman tentu saja suplai unsur hara yang BERIMBANG adalah mensuplai unsur hara yang lengkap dan “pas” sesuai kebutuhannya.

Oleh karena itu,untuk pertumbuhannya tumbuhan membutuhkan unsur hara yang sangat penting atau esensial. Unsur hara esenisal yang sangat dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang banyak disebut unsur hara makro.  Sedangakan unsur hara esensial yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang sedikit disebut unsur hara mikro. .

1

(Kumpulan cacing tanah (Lumbricus rubellus ) yang terdapat dalam PORMIK   yang berfungsi sebagai BIOAKTIFATOR.)

 3 kriteria mengapa unsur hara tersebut  disebut esensial atau penting

  1. Tumbuhan tidak dapat menyelesaikan siklus hidupnya tanpa unsur hara tersebut.
  2. Unsur hara tersebut tidak dapat diganti dengan unsur lainnya.
  3. Unsur hara tersebut berperan langsung dalam metabolisme tumbuhan, jadi sangat dibutuhkan dalam proses fisiologis tertentu.

2

( Ekstrak cacing tanah yang terdapat pada PORMIK ini, sekaligus pula untuk memperkaya kandungan unsur HARA MIKRO plus meningkatkan kandungan HARA MAKRO khusuanya N,P dan K .)

Unsur hara esensial yang dibutuhkan dalam jumlah yang banyak (Makro) antara lain :

 

  1. Berasal dari udara dan air    : Karbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O)
  2. Unsur hara makro primer    : Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K)
  3. Unsur hara makro sekunder : Sulfur (S), Kalsium (Ca) dan Magnesium (Mg).

3

( Selain penambahan ekstrak cacing tanah dalam PORMIK juga terdapat kandungan mikroba ANTAGONIS yang bekerja melawan cendawan/jamur PATOGENIS.)

Sedangkan unsur hara yang dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit (Mikro) yaitu :

Besi (Fe), Mangan (Mn), Seng (Zn), Tembaga (Cu), Molibden (Mo), Buron (B), dan Clor (Cl).

4

( Ukuran kemasan 5 kg, penggunaanya cukup hemat, yaitu sekitar 50 -100 gram per lubang tanamnya.) .

( Inilah  contoh PORMIK yang di buka isinya, betapa melimpahnya kandungan Lumbricus rubellus didalamnya)

5

( PORMIK sebagai “Media ” tumbuh cacing tanah ini, menunjukkan bahwa media tersebut memang sangat sesuai untuk perkembangannya.)

6

(Pemberian PORMIK ini, diharapkan penggunaan pupuk kimia semakin berkurang  dan  terus berkurang .)

( Tampak PORMIK juga  “JAMURAN”, ini salah satu indikator, betapa melimpahnya MIKROBA  yang siap tempur  “melawan” mikroba “jahat”, karena dapat  menghasilkan ANTIBIOTIK  yang dapat mematikan dan menghambat pertumbuhan jamur lain. )

7

(PORMIK yang mengandung MIKROBA  antagonis ini, berfungsi sebagai pengendali patogen penyebab rebah kecambah Rhizoctania solani, busuk batang Fusarium sp., akar gada Plasmodiophora brassicae, dan patogen Pythium yang merupakan patogen tular tanah .)

8

Jadi selain mensuplai unsur hara mikro esensial  PORMIK juga , memberikan reaksi  penekanan  jamur patogen  yang terjadi  melalui proses kompetisi, parasitisme, antibiosis, atau mekanisme lain yang merugikan bagi  jamur patogen penyebab penyakit tanaman.