4 Mei 2021

PElatihan Versus praktek langsung

Judul yang kami angkat kali ini agak ‘nyleneh’ antara Pelatihan versus Praktek langsung… Memang antara Pelatihan dan Praktek sebenarnya tidak valid untuk dibandingkan apalagi di tandingkan karena ruang lingkupnya berbeda Hal ini kami angkat karena kami ingin mengevaluasi dan menganalisa sampai seberapa jauh pencapaian yang bisa di raih oleh masing masing ‘daya kerja’ nya.

Selain itu ada pula petani yang mempertanyakan perihal kapan di adakan lagi pelatihan seperti kegiatan acara yang lalu. Setelah kami mengevaluasi secara mendasar efektifitas dari pelatihan apabila tidak di tindak lanjuti dengan praktek nyata di daerahnya masing masing maka hasilnya ‘ jauh panggang dari api’ saja. Hanya membuang tenaga, waktu dan akomodasi .

Ada juga menurut pengamatan kami proses pelatihan hanya ingin mengenal metode nya saja bukan dengan ilmu nya, jadi baru sampai tahapan pengetahuan saja belum menyentuh ilmu yang sejatinya. Padahal yang kami harapkan adalah kesinambungan Ada terjadi antara Pelatihan dengan Praktek nyata. Sangat disayangkan saja apabila pengorbanan yang dilakukan hanya berujung sampai pelatihan bukan pada praktek real.

Kami coba membandingkan mitra yang justru tidak pernah ikut pelatihan sama sekali terapi berusaha untuk menerapkan step by step tutorial berdasarkan tahapan dan kondisi tanaman terupdate. (Hingga saat ini kami sangat senang dengan hasil yang di capainya.)

Memang mitra kami dari Tapanuli ini baru pada praktek yang kedua nya ini yang hasilnya sudah mendekati atau hampir sama dengan pencapaian dari mitra mitra yang sudah lebih dulu berhasil. Pada penerapan yang pertama mitra belum optimal hasilnya walaupun secara analiaa usaha tani masih tetap untung.

Hal ini juga menunjukkan bahwa untuk sebuah ilmu hakiki diperlukan latihan secara berulang ulang berupa praktek dan bukan sekedar pelatihan semata. Sekaligus memberikan teladan pada kita semua untuk mencapai tingkatan ilmu diperlukan ketekunan tidak mudah patah semangat pada langkah awal yang belum memuaskan.

Selanjutnya ada pula mitra yang pernah mengikuti pelatihan plus diperkuat lagi dengan praktek praktek yang dilakukan secara berulang dari musim kemusim dan hasilnya pada musim hujan ekstrem awal tahun ini berhasil lolos dari hadangan penyakit busuk buah,batang, layu, ulat dan lalat. Sebuah hadiah istimewa diraih mitra , Sebuah mobil Toyota Rush di bawa pulang dengan pembelian CASH.

Berikut diatas tsb versi VIDEO nya… 🙏
Silahkan di klik saja…

Kami ikut bangga karena mitra dari ketelatenannya berhasil mengelola tanamannya dan rezeki yang diberikan oleh Allah yang maha kuasa rupanya berlanjut pada pendaftaran ibadah Haji, semoga diberi kelancaran- kemudahan dalam kegiatan pertaniannya dimasa masa berikutnya . Semoga pula hal demikian memberikan motivasi bagi mitra mitra KPO baik yang pernah mengikuti pelatihan ataupun melalui pendampingan jarak jauh. Dimana ada kemauan disitu ada jalan.

Sukses Bersama!!!