17 September 2012

PELATIHAN PERTANIAN ORGANIK ALA KEMBANG LANGIT,GELOMBANG I

Pelatihan pertanian organik ala kembang langit,Gelombang pertama dilaksanakan pada tanggal 15 Sep 2012,di Kec.Leles Garut.

Acara pelatihan ini,berlangsung di ruangan berupa penyajian materi,tehnik-tehnik budidaya secara organik,ala kliniktaniorganik,kembang langit selain itu juga dilakukan acara kunjungan lapang,untuk memantau kondisi tanaman yang selama ini secara berseri kami tampilkan di web kami.

Kegiatan kunjungan Lapang,di kamojang Bandung

Mohon maaf,kondisi gambar diambil menjelang Petang,jadi gambarnya agak buram

1.Kelompok tani dari Probolinggo, Jatim, Bp. Bambang dkk,sedang memantau langsung tanaman yang sedang dikelola oleh Bp. Tata Supita,diwilayah Kamojang Bandung.

2.Bp. Bambang yang merupakan petani “jadi-jadian”  he he,karena profesi sejatinya beliau adalah  PNS,dari Dinas Kesehatan,Paiton Probolinggo.

3.Bp. Teguh,yang berasal dari Banjarnegara, Jateng,juga mengikuti pelatihan ini,akhirnya …saudara kami yang selama ini kami dengar suaranya saja,dapat bertatap muka…bersilaturahmi…

4. Seperti janjian saja,berbaju kotak-kotak…,untung ukuran kotaknya,agak gedean…coba kalau ukuran kotaknya  kecil-kecil…,bisa -bisa disebut pendukung…salah satu calon Gubernur di salah satu propinsi ,he he he…

5.  Bp. Teguh dari Banjarnegara,Jateng ini,juga bukan petani “asli”,karena sehari-harinya bekerja sebagai PNS di instansi pemerintahan di Banjarnegara.  Kepedulian dan adanya “kesenangan” dalam dunia pertanian,mendorong Bp. Teguh untuk mendalami,tehnik pertanian organik ala kembang langit.

6. Salah satu peserta dari Banjarnegara sedang mengamati,tanaman tomat dan cabe yang sedang dibudidayakan,tampak dalam gambar ukuran buah tomat yang masih besar-besar.

7.Pengamatan/kunjungan lapang  yang dilakukan pada senja hari,menyebabkan gambar agak “buram”,namun secara umum kondisi tanaman apabila dibandingkan dengan tehnik yang menggunakan tehnik kimia murni,jauh berbeda hasilnya.

8.

9. Bp. Yuswal (Rompi orange),Dari Cikarang- Bekasi, Jabar, sedang melakukan Kunjungan lapang pada lokasi  tehnik yang menggunakan kimia murni…

10.(Berlatar belakang,tanaman  ‘tetangga”(Menggunakan tehnik kimia) yang sudah tidak produktif lagi.Tanaman dibelakang ini,selalu kami pantau perkembangannya sejak dari awal.

11. Hasil petik/panen ke 5 kalinya yang siap angkut,dari jumlah kurang lebih  5000 batang,petikan hari ini sekitar 1.5 ton.

Sementara petani lain yang menggunakan tehnik kimia murni,sudah tidak panen lagi,Bp. Tata supita yang menggunakan tehnik pertanian organik berbasis organik kembanglangit,masih panen.  Walaupun saat ini,kemarau cukup panjang…tanaman kekurangan air yang sangat…berat.

Sistem pertanian organik yang bisa “menyimpan serat”,menyebabkan tanaman,lebih bisa bertahan didalam kondisi ekstrim kering.

Semoga menjadi tambahan motivasi,bagi saudara-saudara kami yang mengikuti pelatihan ini dan juga petani -petani lainnya di seluruh Indonesia.