Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 
« 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 ... 129 »

HAMA dan PENYAKIT , TERTANGGULANGI, PANEN di DEPAN MATA

Kemarin tanggal 3 Maret 2014, kami mendapat lagi berita yang menggembirakan dari mitra kami di Sumatera Barat.

Mitra kami di wilayah tersebut saling support dan bertukar pengalaman satu sama lainnya. Mitra dari Solok Selatan, bp. Alham menemui Mitra kami di Pesisir Selatan , Bp. Yulnasri dan Bp. Tatang Burhanudin.

Dalam kunjungan kali ini, Bp.Alham, sekaligus memantau petikan panen buah pertama pada pertanaman Bp Tatang .

Duplikasi cara kpo KL yang pernah pak Tatang dapatkan langsung dari Garut JawaBarat, saat ini mulai terlihat hasilnya.

Pada beberapa tahun silam, mungkin Bp.Tatang baru berangan angan semata, tapi saat ini, tanaman yang hampir sama dengan contoh yang pernah dilihatnya di Garut, sudah ada didepan Matanya.

Harga pada saat ini, di Pesisir Selatan pun masih stabil yaitu dikisaran 40 ribuan per kg nya. Tanaman yang sehat disertai dengan buah yang lebat merupakan ukuran keberhasilan dalam mengelola tanaman.

Selain tanaman yang tinggi juga menghasilkan buah yang lebat dan sehat. Pengelolaan tanaman agar terhindar dari hama dan penyakit secara intensif terus dilakukan ,termasuk berkomunikasi tiga arah.

Tidak sia sia hasil kunjungan ke Garut, tanaman sehat, Bantuan senilai ratusan juta dari Pemerintah setempat, merupakan hasil kerja keras  dan tentunya disertai Keberkahan dari Yang Maha KUASA.

 

 

 

PETANI DAN BANTUAN PERALATAN (3)

Satu lagi mitra kami yang mendapat bantuan peralatan adalah, Bp. Aswandi yang sudah sering kali kami angkat perkembangan baik tanaman maupun kisah keberhasilan dalam mengelola kelompok taninya.

Beliau ini yang juga seorang guru , memulai pertanian bersama dengan KPO KL, dimulai dari “titik Nol”. Kami dengan telaten , mencoba mentranferkan metode metode kpo KL secara perlahan lahan , sedikit demi sedikit.

Kami terus mensupport hingga saat ini beliau ini, sudah terbilang sukses bahkan sudah mampu “menularkan” kembali ilmu pertaniannya kepada petani petani lainnya di Barabai dan Sekitarnya, di wilayah Kalimantan Selatan.

Hingga pada akhirnya , karena prestasi pertaniannya,terlihat menonjol dibandingkan petani petani lainnya, beliau ini diangkat menjadi ketua Kelompok Tani di desa Alat Hantakan Barabai. Dengan prestasi berupa keberhasilan mengelola tanaman sayur dan padi,memberi efek yaitu berupa kepercayaan dari Pemerintah setempat dan juga  khususnya dinas terkait untuk tanpa segan segan memberikan banyak bantuan kepada kelompok Taninya.

Bantuan berupa alat alat pertanian (seperti terlihat dalam halama artikel ini), merupakan bukti prestasi yang diraih oleh petani mitra kpo KL yang memulai usaha tani nya dari , dasar. Bahkan selain peralatan tani, berbagai bantuan berupa benih Padi, Cabe dan Bawang pernah beliau dan kelompoknya dapatkan. Dikunjungi Pejabat Kepala Daerah dan Kepala Dinas Pertanian pun sudah pernah beliau ini dapatkan.

Efek domino dari wawasan pertanian yang makin terbuka lebar, bukti nyata dilapangan, menjadikan beliau sosok yang tegar dalam usaha  tani ini. Kemudahan dan kesempatan terus berdatangan pada mitra kami ini, baik berupa bantuan peralatan juga kesempatan studi banding ke Pulau Jawa pun sudah didapatkannya.

Kami terus mensupport memberikan dorongan pada mitra mita kami lainnya agar lebih  optimis dalam bertani. Kesempatan dan lemudahan  akan terus  berdatangan…. Semoga bisa menginspirasi mitra mitra lainnya.

 

PETANI dan BANTUAN PERALATAN (2)

Satu lagi mitra kami dari dari daerah yang berhasil mendapatkan bantuan yaitu, Kelompok Tani Tunas Harapan dari  Sipirok, Tapanuli selatan, Sumatera Utara. Sebagaimana yang pernah kami tuliskan artikelnya beberapa tahun yang lalu, daerah tapanuli selatan ini, merupakan wilayah endemik virus kuning dan keriting daun, tetapi saat ini wilayah tersebut sudah bisa terhindar dari penyakit tersebut.

Komunikasi dengan mitra mitra kami yang berada di Sipirok ini, secara intensif terus kami lakukan untuk memantau perkembangan  dari tanaman mitra mitra kami disana. Diantaranya yaitu dengan Bp. Moradi Pane yang artikelnya pernah kami angkat juga pada web kami beberapa waktu yang lalu.

Pada saat ini, mitra kami ini ,pak Moradi Pane, kembali bertanam cabe varietas yang lain lagi dari sebelumnya, yaitu Varietas Rimbun. Sebagaiamana yang tertera pada gambar screnshoot diatas, menurut informasi dari beliau, kondisi tanamannnya saat ini, terhindar dari layu dan patek.

Begitu ‘fanatiknya’ beliau ini dengan pola kami ini, sehingga pada saat ada penawaran dapat bantuan  berupa pestisida dan pupuk kimia, kelompok tani nya pak Moradi yang DIKETUA -I  oleh Pak Iwan Pane ini, bantuan tersebut ditolak. Untungnya kepala dinas Tapanuli Selatan, rupanya memantau terus perkembangan  dan keberhasilan dari Kelompok Tani Tunas Harapan ini. Bantuan pun turun juga, tapi berupa Hand Traktor dan Cultivator.

Saat ini, ketahanan dari tanaman pak Moradi Pane dan mitra mitra kami di Sipirok kembali teruji, dengan varietas yang berbeda dengan sebelumnya, pertumbuhan tanamannnya pun , tetap sama sama bagusnya dengan varietas varietas sebelumnya.

 

Varietas Rimbun 3 nya, terlihat rimbun buahnya, sekaligus pembuktian bahwa dengan cara KPO-KL ini, kita tidak tergantung mutlaq pada varietas tetapi yang paling utama adalah, metode/pola tanamnya saja yang dilakukan secara sistematis tetapi fleksibel.

Usaha dan kerjakeras dan keinginan untuk maju dan berkembang yang telah dicontohkan oleh mitra mitra kami dari Kabupaten Tapanuli Selatan ini. Hasilnya secara berulang dirasakan oleh mitra mitra kelompok ini secara berkelanjutan.

Bantuan  dari Pemerintah/ Dinas Pertanian yang diberikan kepada petani, bukannya sedikit, tetapi kalau di evaluasi sebagian besar hasilnya, bisa dikatakan ‘minim’. Penyebab utama yang mendasar adalah, kemampuan keilmuan petani yang belum/kurang mendukung sehingga bantuan baik berupa Uang, Benih, pupuk , pestisida dan peralalatan pertanian seolah hilang tak berbekas.

Maju terus petani Sipirok, maju terus pak Moradi dkk !!!