Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 
« 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 ... 141 »

VIRUS KUNING/VIRUS GEMINI PADA CABE

Saat ini petani cabe, banyak yang “sambat”/ mengeluh karena tanamannya di musim kemarau seperti saat ini mengalami serangan keriting daun dan virus kuning. Hal demikian kami syukuri setidaknya sampai saat ini, 5 Agustus 2017, tanaman mitra kami dari Bekasi, Bp. Tengku Sopian tidak mengalami hal tersebut.

IMG-20170804-WA0102

Kami mengikuti perkembangan tanaman yang ditanam sejak tanggal 9 dan 14 Juni 2017 ini, step step pemeliharaannya, berdasarkan pola KPO_KL yang ‘murni’ belum termodifikasi dengan tehnik lainnya.

IMG-20170804-WA0103

Kami sengaja memilih mitra kami pak Tengku Sopian ini, agar metode standar kami dalam mengatasi virus kuning /gemini ini dapat berjalan sesuai dalam “track nya”.

IMG-20170804-WA0124

Buah sudah mulai membentuk dan terhindar dari rontok.

IMG-20170804-WA0111

Musim panas yang terik  yang  biasanya membuat tanaman rentan terjadinya keriting dan virus kuning, ternyata dengan metode KPO -KL, hasilnya kami sangat bersyukur, karena bisa dihindari .

IMG-20170804-WA0114

Kondisi tanaman yang ditanam didaerah Mustika Jaya, Pasar Setu, Perumahan Aalamanda, Bekasi ini, kian hari makin tampak sehat dan benar benar terhindar dari penyakit/hama virus kuning, yang justru biasanya di takuti oleh petani petani cabe yang senior.

IMG-20170804-WA0109IMG-20170804-WA0105

Pengambilan gambar dari beberapa sudut yang lain oleh pak Sopian ini, juga menunjukkan hasil yang sama dan terhindar dari virus gemini tersebut.

Adapun pola yang digunakan oleh mitra Junior kami ini adalah dengan Penyemprotan dan pengecoran Protektan dan Biopestis . Simpel saja, adapun penambahan pupuk dan pestisida kimia merupakan pelengkap saja karena dosisnya sangat minim.

Semoga berhasil pak Tengku Sopian, perjalanan masih panjang, semoga nanti pada saat panen hasil melimpah danbertepatan dengan harga yang tinggi pula.

Bravo petani Pemula KPo_KL ( bagi yang ingin bertukar pengalaman dengan pak Tengku Sopian, no telpon dan no WA, ada pada redaksi. (Silahkan yang memerlukan).

BERTANAM PADA SAAT, DI “PERSIMPANGAN”

Sering kita menemukan permasalahan disaat budidaya tanaman tertentu yang sedang berlangsung.

PhotoGrid_1501737424458

Pada saat demikian petani ,bingung dalam menentukan pilihan langkah apa yang akan dilakukan. Biasa kami ilustrasikan bahwa bertani bercocok tanam itu ibarat sedang mengendarai kendaraan. Ada saatnya di Gas Di Kopling atau di Rem.

PhotoGrid_1501737499743

Pada saat persimpangan jalan, kita mesti memilih lurus kekanan atau kekiri. Seandainya kita sudah “hafal” jalan maka dengan segera kita , menentukan arah sambil nge gas kendaraan.

PhotoGrid_1501740194859

Lain halnya apabila kita belum kenal area jalan yang ditempuh ,biasanya kita akanbertanya pada penumpang yang bersama kita ,agak repotnya apabila penumpang juga tidak kenal jalan. Kalau ada 10 orang penumpang, maka bisa jadi pengarahannya berbeda satu sama lain. Akhirnya untuk memastikan akhirnya, kita menanyakan pada masyarakat disekitar jalan tersebut.

PhotoGrid_1501740040758

Dipersimpangan berikutnya karena tidak mengenal tentunya kita akan bertanya lagi.Dengan kemajuan tehnologi saat ini , banyak aplikasi Penunjuk arah/ peta google, tetapi terkadang kita diputar putar lebih menjauh karena menghindari jalan yang agak padat.

PhotoGrid_1501740140091

Jadi yang paling ideal adalah ,kita memahami sendiri , arah dan jalan yang akan kita tempuh apalagi kalau sudah berulang ulang dilalui, tentunya akan ditempuh jalan tersebut tanpa keraguan , tanpa perlu tanya sana tanya sini bahkan ke google sekalipun.

IMG-20170803-WA0103

Nah dalam hal ini kami pun berusaha mengajak petani agar tidak perlu ragu, mrngambil sikap dalam menentukan arah perjalanan dipersimpangan karena ada diantara penumpang yang sudah mengenal jalur jalan yang akan dilalui.

PhotoGrid_1501737343660

Dalam artikel kali ini, kami mencoba menjadi “guide” bagi petani pemula dari Serang , Sdr. Ahmad yang baru pertama kali bercocok tanam timun, bahkan mitra baru tersebut baru saja “resign” dari pekerjaanya Bulan Maret 2017 unt beralih menjadi petani saja.

Berikutnya , Adalah Sdr. Kohar dari Lombok Barat, NTB yang kami coba menjadi Navigatornya. Dalam menempuh perjalanan “menanam”  Kc.Panjang  ini ,petani tsb   sedang “bingung” membelitkan sulur tunas tanaman kacang panjangnya , yang panjang panjang.

Semoga sukses  ….dalam menempuh perjalanannya dengan nyaman dan selamat, petani Banten dan Lombok NTB.

MITRA SULAWESI UTARA mulai MAKIN MAHIR “BERKENDARA”

Sejak kedatanggannya ke “kampus” KPO-KL pada bulan mei 2017 lalu, saat ini pak Yantje dari Tomohon Sulawesi Utara, sudah panen cabenya 6 kali.

pak-yantje

Pada saat kunjungan bulan Mei 2017 ini, beliau sudah menggunakan pola KPO-KL, kedatangan beliau langsung ke pusat KPO-KL di Garut ini menurut beliau ingin mengetahui secara detail  perihal,seluk beluk  metode KPO-KL  lebih rinci lagi.

IMG-20170730-WA0007

Pekerja pak Yantje sedang memantau perkembangan tanaman cabe varietas  dari Panah Merah.

IMG-20170730-WA0006

Berawal dari kepenasaran pak Yantje saat ini tanamannya sudah membuahkan hasil. Bung Kristian sedang memantau intensif perkembagan tunas, ada tidaknya serangan antraknose, ada tidaknya layu fusarium dll disekitar pertumbuhan tanaman tersebut.

IMG-20170730-WA0005

Tanaman sehat, hati senang dan menunjang juga kesehatan diri dan keluarga juga ikut senang.  Bahkan dilokasi lain pak Yantje ini sedang tanam tomat dan kedelai Adamame yang bibitnya dibawa dari Garut juga.IMG-20170730-WA0003

Pola bertani , dengan pola Gas -Rem dan Kopling  yang biasa kami terapkan, saat ini sudah mulai dipahami secara benar pula oleh mitra baru kami ini.  Bahkan hasil tanaman pada buah tomat Var Servo nya sudah berhasil mendapat 3 kg per batangnya,  sementara kedelai Adamamenya siap panen saat ini berusia 60 harian.

IMG-20170730-WA0002

Panen -panen dan panen, pak Yantje, lokasi penanaman di desa Sukur Kec. Airmadidi, Minahasa Utara Sulawesi Utara, semoga semakin banyak mitra disekitar pak Yantje yang mengikuti jejak langkah beliua ini.

Walaupun beliau ini tidak muda lagi tetapi semangatnya masih muda, dan kecepatan dalam “berkendaraannya”  yang digunakannya pun, bisa dibilang Gas Turbo.

Ayo pak…Yantje, jangan kalah sama anak muda !!! Sukses selalu.