Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 
« 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 ... 137 »

Cara ,Membesarkan buah Tomat bagian teratas

  • Betapa senangnya petani tomat apabila mendapatkan kondisi tanamannya berbuah besar besar apalagi kalau buah di bagian teratas juga berukuran besar . Untuk mendapatkan hal ini memang diperlukan kejelian dari petani juga pengamatan yang cermat dalam menganalisa kondisi tanaman secara umum.

Seluruh gambar dalam artikel ini kami ambil pada tanggal 11 Agustus 2018. Kami bersama Mitra binaan saudara Ilyas dari cigadog Cilawu Kabupaten Garut mencoba mengupayakan agar buah tomat di bagian ujung teratas bisa membesar juga seperti buah buah di bagian terbawah nya.

Buah tomat varietas selfie ini yang ditanam pada tanggal 1 Juni 2018 kondisinya hingga saat ini terlihat bugar walaupun secara umum kondisi tanaman kekurangan air. Oleh karenanya Hal pertama yang kita perlukan adalah unsur kebutuhan dan kecukupan air bagi tanaman tomat itu sendiri.

Penambahan unsur gas nitrogen yang berasal dari baik yang bersifat nitrogen organik maupun nitrogen kimia kami berikan pada fase fase vegetatif dengan dosis yang cukup tinggi terutama kadar nitrogen yang berasal dari sumber bahan alami. Adapun nitrogen organik yang kami maksud adalah dengan penambahan protektan biopestis Pormik dan Micvator.

 

Sementara itu untuk mendapatkan gas nitrogen yang bersumber dari kimia Biasanya kami ambil dari ZA, Phonska NPK Mutiara k n o  merah dan kalsium nitrat. Pemberian bahan gas nitrogen kimia ini kami upayakan dengan dosis yang sangat rendah yaitu hanya sekitar setengah kg, per air 150-200 liter.

 

Hal yang perlu diperhatikan adalah pemberian kadar nitrogen tersebut jangan sampai melebihi ambang batas kebutuhan dari tanaman itu sendiri sebab apabila tanaman mendapatkan kadar gas nitrogen yang melebihi kebutuhannya yang terjadi adalah tanaman menjadi sangat rapuh dan mudah terserang hama maupun penyakit.

Memang dalam hal ini diperlukan ketelitian kecermatan juga menggunakan “perasaan ” dimana kita perlu mengukur pemberian gas itu sendiri masih tetap aman untuk mensuplai buah di bagian teratas, tetapi tidak menyebabkan daun mudah terserang penyakit semisal busuk daun atau bercak daun.

Jadi sedikit catatan yang bisa kita ambil dalam hal ini adalah pemberian nutrisi yang diberikan secara pelan-pelan bertahap sesuai dengan kondisi tingkat kesehatan tanaman usia tanaman dan kebutuhan nutrisi untuk tanaman itu sendiri.

Menanam Cabe tanpa Pupuk Kandang dan Tanpa pupuk Kimia, sebagai Pupuk Dasar

Bertanam dengan cara tanpa pupuk dasar , baik pupuk kandang dan pupuk Kimia, bukanlah hal yang  mustahil lagi untuk dilakukan saat ini, terutama untuk penanaman musim ke dua ketiga dan selanjutnya. Pola demikian sedang dilakukan oleh mitra kami mas Ichsan dari Sleman Jogjakarta.

Tiga musim berturut turut mitra kami ini, melakukan penanaman di lokasi bedengan yang tidak dirombak sama sekali. Selain itu, tanpa menambahkan pupuk dasar sama sekali.

Mitra kami ini hanya menambahkan Micvator sebanyak 5 gram /Satu sendok teh saja per lobang tanamnya, dan tanpa pupuk kimia “secuil” pun.

Kondisi tanaman hingga 11 Agustus ini pun tak ada bedanya dengan kondisi tanaman yang diberi banyak pupuk dasar sebelum tanam.

Memang tehnologi baru kpo KL ini dirancang untuk memudahkan petani untuk tidak perlu lagi memberikan pupuk dasar terutama untuk tanam kedua dan seterusnya. Sementara itu untuk awal tanam di musim pertama, kami sarankan sama seperti biasanya saja.

Tanaman tetap subur dan berbuah lebat bahkan sudah panen yang ketiga kalinya. Pola tanam ini kami lalui dari proses yang cukup panjang,dimana beberapa percobaan sebelumnya  kami lakukan tanpa pupuk dasar kimia berikutnya perlakuan kami lakukan tanpa pupuk kandang dan hingga akhirnya kami menerapkan pola, tanpa pupuk kandang dan tanpa pupuk kimia lagi dalam penerapan sebagai pupuk dasar. Semoga kedepannya biaya produksi pertanian kita semakin ringan tetapi tetap berharap produktivitas tetap tinggi.

Pengendalian hama tikus pada Padi

Hama tikus merupakan salah satu musuh petani padi,bagaimana tidak sekali hama tersebut beraksi, terkadang hamparan berhektar hektar tanaman padi, rusak. Kami mencoba menanggulangi hama tikus pada tanaman padi dengan cara sangat sederhana.

Percontohan penerapan hasil kpo KL kali ini kami lakukan di daerah Banjar JawaBarat, tepatnya di Kampung Sengon Desa Mekarharja , Purwaharja BanjarPatroman Jabar.

Varietas yang ditanam ada dua macam yaitu var. Mekongga dan Var.Ngaos Mawar. Luasan yang ditanam unt Mekongga 350 tumbak/0.5 hektar dan varietas Ngaos Mawar seluas 100 tumbak/(1hektar 700 tumbak)

Hasil panen yang dilakukan pada awal Agustus 2018 menunjukkan hasil yang fantastis, dimana untuk varietas Ngaos per 100 tumbaknya berhasil dipanen 1669kg yang setara dengan 11.683kg per hektarnya.

Sedangkan hasil yang diperoleh untuk varietas Mekongga adalah 8.146 kg per hektarnya. Hasil ini tentunya bisa dijadikan parameter bahwa tanaman terhindar dari hama dan penyakit pada tanaman padi. Khususnya untuk hama tikus dan penggerek batang.

Hasil Tanaman padi ini secara rata rata masih diatas pencapaian petani setempat . Hasil ini juga jelas menunjukkan keberhasilan petani muda kpo KL dalam mengelola pertanamannya . Mitra kami kali ini merupakan seorang ,putri yang kreatif dan ingin berinovasi.

Tehnik yang kami kembangkan ini,bukan dengan cara Gropyokan atau menggunakan umpan perangkap atau menggunakan pengasapan tetapi dengan cara memberikan suatu “senyawa” yang tidak disenangi oleh tikus tersebut.

Yaa…. Sangat sederhana  hanya dengan menyemprotkan bahan / senyawa tersebut dengan produk pendukung dari KPO KL, yaitu PESNATOR.