Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Pimpinan KPO-KL Bpk. Rusli Gunawan SW, SH. (kiri) Bersama Bupati Garut Bpk. H. Rudi Gunawan, SH, MH dan Camat Leles Dra. Hj Rusmanah M.Si More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Pare/Paria More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Tomat di-Bandung More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 
« 1 ... 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 ... 464 »

VIRUS KUNING DAN MASA INKUBASINYA

Sering kita mengalami kondisi tanaman cabe yang awalnya  terlihat ada serangan virus kuning dengan intensitas yang rendah tetapi tiba tiba dalam waktu hanya sekejap, penyebarannya menunjukkan intensitas yang tinggi . Mengapa hal ini terjadi? Kami mencoba untuk membahasnya.

IMG-20140415-WA004

Gambar 1. Kondisi tanaman ini mulai tampak adanya serangan virus kuning di “sana sini”, gambar pada tanggal 17 April 14.

Dalam kondisi demikian sebenarnya virus sudah berada dalam jaringan tanaman, hanya tinggal menunggu waktu, “masa inkubasi” nya saja. Secara sederhana masa  inkubasi didefinisikan sebagai masa mulai saat penyebab penyakit masuk ke dalam  tubuh (saat penularan) sampai saat timbulnya gejala dan penyakitnya.

IMG-20140509-WA002

Gambar 2. Pengambilan gambar dari titik yang sama dengan gambar 1, diambil pada tanggal 9 Mei 14.

Proses inkubasi telah terjadi, lamanya waktu proses ini, dari beberapa literatur berbeda beda waktunya, dengan kisaran  20 hingga 60 hari setelah tanaman ditusuk atau ditulari oleh hama penularnya/ thrips dan tungau.

IMG-20140509-WA004

Gambar 3. Masih dalam waktu yang sama dengan gambar 2.

Dalam proses perkembangan virus pada tanaman yang memakan waktu cukup lama tersebut dapat langsung berkembang jika tanaman kurang sehat. Sebaliknya, apabila tanaman dalam keadaan sehat  maka virus kuning tersebut juga dapat terhambat perkembangannya. Upaya perlakuan dengan memberikan Protektan , Pesnator dan Pocanil  dari “atas” dan perlakuan Pormik, Biopestis, pupuk CAS dari “bawah, ecara bergantian, merupakan langkah-langkah yang bertujuan untuk mengkondisikan agar tanaman sehat.

cabe mas imam kebumen

Gambar 4. Contoh aplikasi KPO dimana tanamannya terkena virus tetapi masih tetap berbuah lebat.

Secara khusus gejala  tanaman cabe yang terserang virus Cucumbar mozaik virus (CMV) pada tanaman cabai
Gejala yang terlihat ketika tanaman cabai telah terinveksi CMV adalah pada daun muda terlihat pertumbuhannya abnormal/kerdil dibandingkan dengan daun yang lain/tidak terinfeksi virus. Pada helaian daun terjadi klorosis, terdapat belang hijau dan kuning, hingga daun mengkriting.

cabe mas imam

 Gambar 5. Tanaman cabe yang juga  terserang gejala virus tetapi masih bisa produktif setelah perlakuan berbasis organik  ala KPO-KL.

Selama proses inkubasi tersebut, yang terjadi kurang lebih demikian:

Hama sebagai penular virus  menghisap tanaman cabai yang sudah terkena virus kuning kemudian hinggap pada tanaman cabai yang masih sehat dan kemudian mengeluarkan lendir yang masih mengidap virus kuning, kemudian virus tersebut menyebar didalam tubuh tanaman yang bersamaan dengan cairan yang ada didalam tubuh tanaman tersebut. Jadi virus tersebut yang berbentuk Gen yang dapat merusak jaringan pada tanaman yang berupa kromosom atau RNA/DNA. Jadi virus kuning tersebut menghentikan kerjanya Gen kromosom / klorofil tersebut yang berupa asam amino. Sehingga tanaman tersebut dikuasai oleh Gen virus kuning (virus gemini). Dengan kata lain gen virus kuning yang mendominasi dalam jaringan tanaman.

Perkembangan virus tersebut selama “mengisi” jaringan tanaman,hal inilah yang disebut masa inkubasi. Pada fase ini apabila tanaman terus kita suplay, makanan yang sehat dan berbahan alami, biasanya memberikan kondisi yang lebih meningkatkan kondisi ketahanan tanaman.  Hal ini perlu dilakukan agar gen virus kuning, bisa ditekan perkembangannya.

Selain itu upaya pembentukan gen Kromosom/klorofil yang bisa bisa mendominasi dibandingkan gen virus kuning, kami lakukan dengan pemberian PROTEKTAN, PESNATOR (dari atas) dan PORMIK, CAS DAN BIOPESTIS (dari bawah) , secara kontinyu dan dengan dosis yang tepat ternayata efektif untuk menghindari tanaman dari “penyakit kuning”.