Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 
« 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 ... 137 »

Agar Buah Tomat , Lebat

Mendapatkan hasil buah tomat yang lebat merupakan dambaan bagi setiap petani tomat, tetapi terkadang beberapa hal bisa menjadi faktor pembatas untuk mencapai produksi yang tinggi tersebut. Berikut ini merupakan beberapa kiat yang biasa kami lakukan agar tanaman tomat berproduksi dengan buah yang lebat.

Sambil membahas kiat-kiat cara mengupayakan agar buah tomat berproduksi lebat kami juga ingin memberitakan perihal kedatangan tamu kami dari Aceh Selatan yaitu bapak Yulizar beliau ini merupakan kepala dinas pertanian di wilayah tersebut.

Pengamatan langsung kami lakukan bersama Bapak Yulizar di kebunnya saudara Ilyas di desa cigadog Cilawu Garut. Tanaman yang ditanam pada tanggal 1 Juni 2018 sampai hari ini tanggal 5 September 2018 sudah panen sebanyak 5 lima kali.

Langkah pertama yang kami lakukan adalah dengan memberikan tekanan gas berupa pupuk nitrogen yang cukup tinggi pada saat tanaman sedang sehat. Jadi pada saat ada gejala bercak daun atau serangan ulat tekanan gas tersebut kami tunda pemberiannya atau dikurangi kadarnya.

Patokan kami adalah tetap dengan mengupayakan agar buah di bagian ujung atau tunas bisa membesar seperti halnya ukuran buah di bagian bawah.

Selain itu pemberian mikroba-mikroba baik yang berfungsi sebagai pengikat dan pengurai kami upayakan agar suplai nya tetap terjaga dalam hal ini yang kami berikan adalah pupuk Frestan dan Micvator.

Dan tidak kalah pentingnya adalah dengan mengupayakan agar tanaman tidak mudah terserang bercak daun busuk daun dan terhindar dari serangan ulat atau nama lainnya. Adanya gangguan gangguan ini bisa menghambat terjadinya pertumbuhan tanaman yang subur dan lebat. Langkah yang kami terapkan dalam hal ini adalah dengan memberikan protektan pesnator beserta pocanil.

Unt musim kamarau ini kami upayakan juga agar ketersediaan air tercukupi agar jaringan tanaman tidak dehidrasi, karena selain itu buah tomat untuk pembentukannya memerlukan persentase kecukupan air yang tinggi.

Dulu Keriting , sekarang tidak

Ada hal yang menarik sebagai bahan kajian yang bisa kita lakukan untuk tanamannya Pak Paimin di Kalimantan Selatan ini.

Tanaman yang dilakukan pindah tanamnya pada tanggal 3 Maret 2018 saat ini usianya mau mendekati 6 bulan dan kondisi tanamannya masih segar bugar. Biaya operasional sudah jauh terlampaui dengan hasil produksi yang didapat. Pertumbuhan tanaman hingga saat ini sangat sehat dan sudah panen beberapa kali dan juga tanaman terhindar dari keriting daun patek dan layu.

Hal menarik yang akan kita bahas yaitu musim tanam ini perawatan cabe Pak Paimin diserahkan kepada istrinya dan Pak Paimin sendiri bergerak di usaha lain selain bidang pertanian.

Catatan kami menunjukkan bahwa musim yang lalu sebelum dikelola oleh istri beliau tanamannya tidak sebagus saat ini padahal pola yang digunakan masih tetap sama. Musim sebelumnya sewaktu masih dikelola oleh Pak Paimin tanaman rawit periode tersebut mengalami keriting daun dan pertumbuhannya kurang memuaskan.

Rupanya menurut hemat kami cara menganalisa suatu masalah yang dihadapi akan berbeda dari satu petani dengan petani lainnya. Saran yang bisa kami berikan dalam hal ini adalah dalam menganalisa dan mengevaluasi suatu metode atau cara langkah bertani dibuat sesederhana mungkin dan tidak terlalu rumit. Terima kasih kami ucapkan kepada Pak Paimin yang walaupun pada musim sebelumnya belum berhasil tetapi beliau tidak berputus asa dan kemudian menyerahkan pengelolaannya pada istri beliau dan ternyata hasilnya saat ini sangat memuaskan.

TETAP BERTAHAN di HARGA MURAH

Harga berbagai macam cabe di akhir bulan Agustus ini hampir semuanya mengalami penurunan nilai jual.

Demikian juga harga cabe rawit di daerah Sleman Yogyakarta saat ini hanya dihargai Rp8.000 per kg nya. Harga yang rendah tersebut menyebabkan petani berupaya agar produktivitas tanaman tetap tinggi sambil mengupayakan agar biaya perawatan bisa ditekan serendah mungkin.

 Hingga saat ini hasil petikan yang diperoleh Mas Ihsan adalah 255 kg untuk jumlah tanaman sekitar 3000 batang. Jadi walaupun harga sedang mengalami penurunan yang drastis tetapi kita tetap mencoba agar tanaman bisa bertahan dan tetap produktif.

  • Dalam kondisi cuaca yang sangat panas dan minimnya air dan daya dukung harga yang kurang bersahabat, berpotensi untuk mengurangi produktivitas tanaman.

Dalam hal ini cara kami untuk menekan biaya produksi adalah dengan mengurangi dosis pupuk dan pestisida dan juga merenggangkan interval antara aplikasi  satu ke aplikasi lainnya.

Hal utama dan menjadi prinsip dalam kondisi demikian adalah dengan tetap mengupayakan agar kecukupan air tetap terjaga.

Dengan adanya mahluk renik/ mikroorganisme dalam Freshtan dan Micvator yang perlu suplay  air yang cukup   kami usahakan agar tetap tersedia, namun kompensasinya yaitu interval pemupukan dan aplikasi menjadi lebih renggang dan juga dosis bisa dengan dosis yang rendah saja.   Hal ini menyebabkan biaya produksi bisa tetap rendah tetapi kebugaran tanaman tetap terjaga.