Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 
« 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 ... 143 »

Biaya produksi cara kpo KL, tetap lebih Murah

Dilihat dari produktivitasnya hasil yang diperoleh dengan cara menerapkan pola klinik pertanian organik kembang langit sudah Tidak diragukan lagi hanya saja biasa masih ada petani yang berasumsi bahwa menggunakan cara klinik pertanian organik itu biayanya tinggi atau mahal.

  fungsi dari masing-masing produk yang saling berintegrasi dalam mengendalikan masalah hama dan penyakit tanaman menjadikan kita mengusahakan produk dalam bentuk paket.

Jarak  yang jauh  untuk biaya pengiriman dan ketersediaan produk yang belum ada di setiap Kabupaten, menimbulkan persepsi  bahwa produk klinik pertanian organik kembang langit itu mahal.

Tetapi sebenarnya apabila dibandingkan dengan penyediaan produk-produk baik pupuk dan pestisida kimia, tetap jauh lebih mahal dengan cara kimia.

Tanpa disadari pemberian produk-produk kimia secara eceran sebenarnya biaya produksi secara umum menjadi lebih mahal.

Belum lagi Dalam beberapa kasus setelah meng kolaborasi kan antara cara klinik pertanian organik dengan cara minim kimia Biasanya sisa bahan-bahan pestisida dan pupuk kimia masih tersedia untuk musim berikutnya.

Seperti dalam contoh hasil penerapan yang dilakukan oleh Mitra kami dari Tapanuli Selatan ini yaitu bapak Harahap yang telah berulang-ulang menerapkan cara klinik pertanian organik yang diterapkan oleh mitra kami ini , hasilnya kami, belum pernah mendengar istilah rugi.

Tetap terus berjalan, dengan langkah tegap…. Sukses terus petani Tapanuli.

Hasil penerapan Mitra Senior kpo KL

Ibarat berkendara makin sering digunakan makin mahir dalam mengemudi demikian pula halnya dengan pola budidaya tanaman dengan cara klinik pertanian organik kembang langit. Kali ini hasil penerapan Mitra kami Bapak Alham dari Sumatera Barat, lokasi penanaman dilakukan di Bukittinggi.

. Secara berkelanjutan Mitra kami ini terus menanam bahkan tanaman yang ditanam beberapa bulan lalu belum lagi usai saat ini Pak Ilham sudah dan sedang melanjutkan budidaya tanaman cabe di lokasi yang lain.

Musim hujan yang sudah terlebih dahulu untuk wilayah Sumatera Barat merupakan keuntungan sendiri bagi mitra-mitra kpo KL, karena dengan datangnya musim hujan tersebut biasanya pupuk yang kami gunakan menjadi lebih irit tapi di lain sisi harga biasanya langsung melonjak dan saat ini harga cabai di Bukittinggi sudah mencapai Rp48.000 per kg. Wow…( per tangal 17 oktober 18).

Adapun hasil yang diperoleh dari tanaman yang sedang berjalan dan masih dikelola hingga saat ini sudah mencapai 5 ton lebih dari 5000 lobang tanam.

Sementara itu buah cabai varietas lokal yang ditanam oleh Mitra kami ini masih sangat lebat dan potensi buah masih sangat banyak. Kami berharap Mitra senior kami ini pun bisa mencapai tonase diatas satu setengah kg per batang tanamannya.

Sama sekali tidak ada rekayasa yang diberikan oleh mitra kami dari sumatera barat ini demikian juga dari kami sebagai pengelola web. Semua gambar adalah hasil penerapan Mitra senior kami yang sudah berkali-kali menerapkan  metode kpo KL.

Dengan hasil sedemikian rupa nya mitra kami untuk berikutnya cukup dengan menerapkan pola rem saja atau pola bertahan. Bertahan dari serangan hama lalat buah, ulat, antraknose dan layu fusarium.

Istilah ini untuk mitra-mitra Klinik pertanian organik kembang langit sudah tidak asing lagi dan makin lama diterapkan makin lancar dan makin nyaman dalam berkendara. Semoga sukses Pak Ilham.

Untuk mitra-mitra di sekitar Bukittinggi dan Padang bisa menghubungi Cabang kami Bapak Alex dan bapak Muhammad Reza di Kecamatan Kuranji Padang Sumatera Barat.

Menanggulangi buah Kuning pada Cabe

Buah yang menguning disaat cabai menjelang panen memang sering membuat petani jadi kesal , Bagaimana tidak disaat buah siap dipetik tiba-tiba warnanya bukan merah Tetapi malah menjadi berwarna kuning.

Kami mencoba membahas masalah buah yang menguning tersebut dari tanaman Mitra kami pak Roni  di desa Banua lawas Kecamatan Banua lawas Tabalong Kalimantan Selatan.  contoh diatas walaupun tidak berapa banyak tetapi perlu diantisipasi dan diwaspadai agar tidak bertambah jumlahnya.

Tanaman yang ditanam tanggal 27 Agustus 2018 ini saat ini menjelang memerah dan kondisinya secara umum sehat dan beberapa hari kedepan siap untuk dipanen.

 

Adapun cara kami untuk mengendalikan kuning tersebut adalah dengan melakukan penyemprotan dimana pestisida organik Pesnator kami tinggikan dosisnya.

Dosis normal yang biasa kami gunakan adalah 1 mili per liter air dalam kondisi demikian biasanya dinaikkan menjadi satu setengah atau 2 mili per liter air.

 Selain itu untuk mengantisipasi terjadinya kuning buah akibat dari kekurangan kalsium Kami biasanya menambahkan atau meningkatkan dosis penggunaan Freshtan.

Penggunaan pupuk kimia dosisnya Biasanya kami turunkan.

Secara umum tanaman CMB varitas Colombus dari mitra kami ini tergolong sehat, adapun yang terkena  satu dua buah dari ribuan batang tanaman masih terbilang wajar.

Pemberian insektisida kimia  yang arah targetnya ke lalat buah, perlu di lakukan juga  untuk mengantisipasi terjadinya kuning akibat serangan lalat buah, walaupun hal ini sangat jelas terlihat gejala serangannya. Penambahan bahan unsur calsium juga sudah kami berikan melalui komposisi yang ada didalam Freshtan tersebut. Semoga berhasil petani Tabalong dan sekitarnya.