Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 
« 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 ... 129 »

KIAT BERTANI , RESIKO MINIM !!!

Bertani merupakan salah satu bidang usaha yang sangat menguntungkan apabila dikelola secara baik dan benar serta berhati-hati. Apabila bertani dikelola dengan serampangan atau bahkan hanya dengan cara ikut-ikutan maka bertani bisa menjadi usaha yang jauh dari menguntungkan.

Dalam kesempatan ini kami klinik pertanian organik kembang langit mencoba mendampingi salah seorang petani yang baru pertama kali bercocok tanam dalam hal ini bertanam tomat dan cabe rawit. Lokasi penanaman Mitra kami ini yaitu di daerah poncokusumo Malang Jawa Timur.

Jumlah tanaman yang di budidayakan nya pun bukan dalam jumlah yang sedikit tetapi sudah mencapai sekitar total ,20000 batang, yang terdiri dari cabe rawit 17000 batang tomat varietas servo 3500 batang dan tomat varietas Fortuna 4000 batang. Sungguh suatu jumlah yang tidak main-main untuk katagori petani pemula.

Kami akan mencoba membahasnya secara berseri pada artikel-artikel berikutnya. Tetapi untuk singkat cerita Mitra yang kami dampingi dari sejak pengolahan lahan sampai saat ini hingga petikan ke-7 Mitra Kami ini sudah mendapatkan hasil sekitar 9 setengah ton per 3500 batang varietas tomat servonya.

Memilih waktu tanam yang tepat yaitu sekitar bulan  September, juga merupakan suatu kiat dalam memperoleh keuntungan yang besar. Memang di bulan bulan tersebut bertanam menjadi lebih sulit karena faktor curah hujan yang sangat tinggi tetapi dengan keyakinan ketenangan serta pola dalam membaca kondisi lingkungan akhirnya Mitra kami ini hingga saat ini memperoleh keuntungan yang sangat besar.

Hasil rata-rata yang dicapai per batangnya sudah ada di Kisaran 3 kg dengan harga jual di Kisaran Rp4.000 sampai Rp5.000 per kg nya untuk wilayah Malang dan sekitarnya. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Mitra kami tersebut hasil capaian yang telah diperoleh hingga petikan ke-7 adalah 9 .5 ton. Hasil yang fantastis Menurut kami untuk pencapaian seorang petani yang baru memasuki dunia pertanian.

Kerjasama yang intensif serta kooperatif yang dilakukan oleh Mas Angga dari poncokusumo Malang Jawa Timur ini memberikan suporter sendiri untuk kami membantu dalam mengelola tanaman Mitra baru ini. Kiat sederhana yang kami lakukan adalah dengan mencoba mengendalikan pola pertumbuhan tanaman secara cermat melalui pengamatan yang dilakukan dari waktu ke waktu. Kadar kebutuhan pupuk dan keperluan pestisida sebagai bahan pencampur dari bahan dasar yang ada dari klinik pertanian organik kami padukan dan Ramu secara sistematis dan terencana.

Satu lagi Mitra kami yang berhasil mengelola tanamannya secara apik dan berbasic klinik pertanian organik kembang langit menjadikan pertanian atau usaha tani merupakan suatu bidang usaha yang sangat menguntungkan dengan Resiko yang sangat kecil. Memberikan jalan khusus atau trik untuk petani pemula merupakan kiat kami untuk mempermudah pencapaian hasil yang diharapkan oleh petani tersebut. Sukses petani Malang Jatim.

 

 

PENGAMATAN LANGSUNG, Terhadap VIRUS KUNING, LAYU FUSARIUM, PATEK dan KERITING DAUN

Pada acara pelatihan yang kami selenggarakan pada tanggal 5 April 2018 peserta pelatihan kami ajak langsung untuk mengunjungi lahan percontohan kami yang berada di desa cigadog sucinaraja Garut.

 Hal ini kami maksudkan agar peserta pelatihan melihat secara langsung tentang metode kami dalam menanggulangi hama dan penyakit cara KPO KL. Dalam kunjungan tersebut peserta bisa melihat langsung dari jumlah 4000 batang tanaman hanya terdapat satu batang saja yang terkena layu fusarium.

Titik pengambilan gambar di atas merupakan ” sudut”, yang biasa kami ambil pada lokasinya saudara Asep. Tampak pada gambar tanaman yang awalnya sudah keriting saat ini setelah petikan ke 4 kondisinya makin bertambah subur saja.

Selain itu perihal busuk buah atau antraknose yang saat ini menjadi kendala utama di beberapa sentra penanaman cabe dengan metode klinik pertanian organik kembang langit kami terapkan, penyakit tersebut bisa ditanggulangi dan Walaupun ada dalam jumlah sedikit dan tidak menyebar ke sekitarnya.

Sedangkan untuk penyakit virus kuning tampak pada gambar salah satu contohnya tanaman yang terkena virus Gemini tersebut dengan cara k p o k l tanamannya masih bertunas dan berbuah lebat.

Dalam kunjungan ini kami ingin memberi suatu bukti bahwa metode yang kami terapkan ini tidak mengada-ada dan apa adanya saja.

 Kami berharap teman-teman petani dari Karangrejo Magetan Jawa Timur ini dapat pula menerapkan metode klinik pertanian organik ini di tempatnya sepulang dari pelatihan klinik pertanian organik kembang langit Garut. Sukses untuk semua petani Mitra kpo KL.

PELATIHAN EDISI 4-5 APRIL 2018, Dari MAGETAN JATIM

Setelah agak lama vacum dalam melakukan pelatihan pertanian organik cara kpo KL, pada bulan April 2018 ini, kembali kami melakukan pelatihan yang diadakan di Leles Garut.

Pelatihan kali ini dihadiri peserta dari Kecamatan Karangrejo, Magetan Jatim. Peserta kali ini merupakan petani petani  berpengalaman dibidang tanaman Melon, Cabe , Padi dan Bawang Merah.

Jumlah peserta kali ini berjumlah 18 Orang dan didampingi pula oleh Babinsa bapak Nur dari KarangRejo Magetan Jatim .

Pemaparan materi pola kpo KL disertai dengan diskusi dan saling bertukar pengalaman menjadikan suasana pelatihan menjadi lebih semarak dan kekeluargaan.

Menjalin silaturahmi sambil belajar bersama menjadikan suasana prlatihan terasa hangat  dan rileks.

Selain pembahasan materi di ruangan, kami juga melakukan kunjungan lapang ke Wilayah Sucinaraja, Kab Garut.

 

Kunjungan dilakukan pada lokasi pertanamannya Bp.Asep Untuk komoditas, Cabe , bawang dan terong yang sudah menggunakan cara kpo KL dalam aplikasinya.

Praktek langsung dan melihat pula hasil penerapan yang selama ini sudah dilakukan pada tanaman tersebut. Peserta melihat dan mengamati secara seksama pola kpo KL dalam mengendalikan hama dan penyakit Tanaman dengan berbasis organik.

Kami berharap semoga hasil kunjungan dan pertemuan ini, memberikan bekal dan prngalaman bagi petani dan juga kami, agar bisa menjadi Ilmu yang bermanfaat kelak. Semoga sukses  Pak H. Mubin dan Kelompok taninya. Aamiin .