Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 
« 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 ... 141 »

MUSIM HUJAN TIBA, SEMOGA LULUS DARI BUSUK BUAH

Pada hari ini, tanggal 7 November 2017, kembali kami mendapat kiriman dari mitra kami yang sedang proses penerapan metode KPO_KL di Bengkulu.

IMG-20171107-WA0039

Hasil praktek dan bukan sekedar teori, mitra kami dengan rasa senang untuk berbagi informasi dengan kami atas hasil yang diperoleh hingga saat ini.

( Mitra kami ini berasal dari Muko Muko, tepatnya dari Desa Pasar sebelah, Kab. Muko Muko , Bengkulu.)

IMG-20171107-WA0041

Varietas Lado yang ditanam  jumlahnya sekitar 3000 batang   untuk luasan sekitar 1600  m 2. Pada saat ini mitra kami ini sudah petikan pertama sudah mendapat hasil 35 kg.

IMG-20171107-WA0040

Kami berharap mitra kami ini, bisa berhasil dalam menerapkan metode KPO-KL terutama dalam mengendalikan penyakit dan hama di musim penghujan yaitu, Busuk buah akibat cendawan antraknose dan lalat buah.

IMG-20171107-WA0038

Kami  mencoba memantau perkembangan  tanaman tanaman mitra kami secara periodik,  seminggu sekali.  Hal utama yang kami lakukan untuk mengantisipasi terjadinya busuk buah tersebut adalah dengan pemberian POCANiL secara intensif terutama pada saat musim hujan  seperti saat ini.

IMG-20171107-WA0037

Tanaman mitra kami ini ditanam pada tanggal 13- Agustus 2017,  dan pada saat ini telah berusia  85 hari. Kami berharap untuk masa masa panen berikutnya, mitra  tersebut bisa lulus menghadapi perjuangan menjinakkan penyakit antraknose ataupun lalat buah.

 Kami secara berkelanjutan siap membantu, cara penerapan metode untuk mengantisipasi hama dan penyakit busuk buah tersebut.

Semoga berhasil  mas Hendra, Petani muda, Muko Muko.  Harga tinggi saat ini di wilayah Sumatera, sedang menunggu !!!

METODE KPO-KL, SEKILAS LINTAS

Metode  KPO_KL, merupakan  satu dari sekian banyak pola yang dikembangkan oleh petani petani saat ini . Adapun cara kami/metode yang kami kembangkan ini, merupakan suatu cara yang mengkolaborasikan antara tehnik berbasis organik dengan cara konvensional kimia murni.Screenshot_2017-11-06-12-34-21-95

Sambil memaparkan sekilas lintas  perihal  metode ini, kami seperti biasa menyertakan data hasil secara apa adanya baik berupa gambar dan data hasil pemetikan..

Screenshot_2017-11-06-12-34-31-58

Kami sengaja, mengambil gambar dengan cara , “Screen Shot” untuk menyertakan tanggal komunikasi antara kami dengan mitra kami. Tanaman timun mitra kami ini, ditanam  dengan ukuran luasan sekitar 1 gulung mulsa ‘saja’, tetapi hasilnya hingga saat ini mengembirakan karena juga secara ‘kebetulan’ harga di tempat penanaman tanaman timun ini dikisaran Rp.2500-Rp.3000 per kg nya.

Screenshot_2017-11-06-12-33-24-90

Tanaman timun  yang ditanam tanggal 22 September 2017, saat pengiriman gambar dilakukan  menjelang petikan ke 8 ( tanggal 4 November 2017). Pemetikan di lakukan berselang satu hari . Adapun hasil yang telah diperoleh oleh mitra muda kami ini adalah sebagai berikut : Petikan 1 sd  3, 73 kg, 33 kg dan 133 kg kemudian petikan 4 sd petikan 9 , 295 kg, 477 kg, 512 kg, 311 kg, 504 kg, 702 kg   . Total hingga petikan ke 9 ini, sudah mencapai 3.040 kg dari jumlah lobang tanam 2500 titik.

Screenshot_2017-11-06-09-56-00-66

Kami sangat bersykur dan gembira karena mitra kami bung Ilyas ini, dengan kondisi tanaman yang hingga saat ini masih segar bugar, pertumbuhannya tergolong genjah, diusia tanaman 45 hari sudah petik 9 kali ( berselang satu hari).

Screenshot_2017-11-06-09-56-13-33

Metode yang kami kembangkan ini yaitu mengkolaborasikan antara pupuk dan pestisida organik dengan pupuk dan pestisida kimia dengan dosis rendah saja. adapun penggunaan pupuk kimia nya kita coba ‘ukur’ kebutuhannya dengan cara memantau kondisi perkembangan tanamannya saja.

Screenshot_2017-11-06-09-56-28-07

Reaksi dari pupuk dasar dan pupuk susulan, dipantau secara ‘ketat’ agar terhindar dari “over lappping”, demikian juga penggunaan pestisida kimia nya kami  “takar ” dengan dosis rendah saja, yaitu dikisaran 0.3 mili/gram per liter airnya. Kecuali dalam kondisi kondisi Emergency, “obat” tersebut kami naikkan dosisnya.

Screenshot_2017-11-06-10-11-57-75

Oleh karena itu didalam metode yang kami kembangkan ini, setiap Variabel yang diberikan, kita coba untuk memantau efeknya, jadi sebelum kami memberikan baik makanan/ obat untuk  aplikasi berikutnya, data dan kondisi sebelumnya  menjadi bahan evaluasi terlebih dahulu.

Screenshot_2017-11-06-12-35-47-11

Kami sangat berhati hati memberikan pola pada setiap aplikasi, kadar dan jenis suatu pupuk dan pestisida sangat diperhatikan. Komunikasi antar kami dan mitra dilakukan secara intens. agar hasil yang diperoleh memuaskan kedua belah pihak. Hal yang paling sulit yang kami rasakan adalah apabila ada mitra yang melakukan “manuver” yang diluar dari standar step by  step yang sudah di polakan, sedangkan apabila gagal, kami yang dipersalahkan.

Semoga mitra yang menerapkan metode KPO-KL, bisa memahaminya.  Metode yang kami terapkan ini sebenarnya sangat mudah, juga irit, tetapi karena kebiasaan setempat, petani biasanya tidak mudah untuk mengubah kebiasaannya atau bahkan  METODE nya.

Semoga kita  selalu diberi kesehatan baik diri kita juga tanaman yang kita kelola, semoga juga hasil yang diperoleh selalu melimpah dan berlebih untuk kebutuhan hidup kita sehari hari. Sukses Petani Indonesia.

BERTAHAN dari BUSUK dan LALAT BUAH

Tanaman mitra kami dari Tapanuli Selatan ini terus kami pantau perkembangannya, kami secara intens melakukan komunikasi dan membahas perkembangan tanaman dari waktu ke waktu.

FB_IMG_1509692503555

Pada saat ini 3 November 2017 Tanaman mitra kami ini menjelang  petikan ke 10. Hal yang paling kami syukuri karena hingga saat ini , telah petik 9 kali dan kondisi tanamannya, terhindar dari Busuk dan Lalat buah.

FB_IMG_1509523582959

Kami mencoba menyertakan hasil yang diperoleh dari mitra kami dari Sumatera utara ini apa adanya.

FB_IMG_1509523571171

Dari jumlah tanaman sekitar 1300 ini.

FB_IMG_1509523563091

Gambar hasil penerapan cara kpo KL ini kami terima menjelang petikan ke 10 .

FB_IMG_1509523516149

Pak Harahap ini merupakan petani murni dan juga kami belum pernah bertemu sama sekali . Beliau juga bukan bagian pemasaran kami, karena sebagaimana telah kami kemukakan, di KPO KL kami tidak mengenal Tim Pemasaran yang secara terstruktur kami biayai.

FB_IMG_1509692554530

Hasil diatas, bisa dievaluasi bersama sama dan kami memaparkan data apa adanya. Dengan menerapkan metode sesuai standar dan tidak dimodivikasi terlalu “jauh” , hasilnya hingga saat ini memuaskan mitra kami dan kami juga tentunya.

Mitra yang sudah 7 kali tanam cabe ini, hingga saat terus bertahan dalam mengendalikan hama dan penyakit tersebut.

FB_IMG_1509692529479

Tiada lain, yang kami inginkan adalah berhasilnya mitra mitra petani KPO-KL dalam menanggulangi masalah hama dan penyakit  cabe ini terutama masalah antraknose/patek dan lalat buah di musim musim seperti saat ini.

Keberhasilan petani dalam mengendalikan hama dan penyakit tersebut apalagi di musim seperti saat ini, merupakan harapan kami dan petani pada khususnya.

Maju terus mitra, Tapanuli Selatan