Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 
« 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 ... 138 »

POLA BERTANI,” GAS REM KOPLING”

Metode penanaman sebenarnya bisa dibuat semakin mudah yaitu dengan cara menganalogikan bahwa bertani itu seperti sedang membawa atau menaiki kendaraan semakin terbiasa semakin lancar dan tidak kaku atau ragu-ragu lagi.

 Konsep ini sudah lama kami terapkan dan hasilnya sangat di luar dugaan bahkan seorang sosok ibu ibu pun bisa melakukannya secara lancar dan terkontrol. Bahkan dalam kondisi sedang kekurangan air pun tanaman yang dipindah tanam tanggal 3 Maret 2018 saat ini masih bertahan  produktif.

Sistem penerapan penggunaan gas  dilakukan dalam kondisi tanaman aman tidak terkena serangan hama dan penyakit.  dalam kondisi demikian biasanya yang kami lakukan adalah dengan pemberian Protektan Biopestis dan Pesnator yang disemprotkan dengan dosis 1 mili per liter air.

Sedangkan dari bawah melalui pengecoran yang kami biasa lakukan adalah dengan pemberian Mikvator yang bergantian dengan Pormik, Selain itu untuk memberi tekanan gas tipis Biasanya kami sertakan dengan pemberian Protektan dan Biopestis.

Dalam kondisi tanaman terserang sakit langkah yang kami lakukan adalah dengan cara pengereman yaitu berupa pemberian pupuk Pocanil yang diberikan melalui kocoran ataupun melalui semprotan.

Sedangkan dalam fase transisi antara ngegas dan pengereman yang kami lakukan adalah dengan over kopling yaitu dengan pemberian pupuk  Freshtan dan pupuk  CAS, hal ini biasanya dilakukan dalam kondisi tanaman tidak mau atau tidak perlu diberi tekanan gas tetapi di sisi lain tanaman belum perlu di rem.

Dengan cara demikian menjadikan bertani bisa terasa lebih mudah apalagi apabila dilakukan secara berulang-ulang sehingga petani nya semakin lancar mengemudi berikutnya hanya perlu mengetahui dan memperlancar Kapan waktu yang tepat untuk menekan gas menekan kopling dan kapan kita menginjak rem. Sosok seorang wanita -Ibu  Ibu pun bisa dan sudah lancar mengemudi dengan kendaraan  KPO KL ini. Keuntungan yang diperoleh hingga saat oleh Ibu Nurhayati ini,  sudah lima kali lipat dari modal yang dikeluarkan. ‘The Power of emak emak”……

Bertani kini ,Jadi Lebih Murah

 Biaya produksi dalam suatu usaha tani merupakan hal yang prinsip untuk mencapai keuntungan yang kita harapkan dalam kegiatan tersebut. Namun terkadang ada beberapa hal yang sebenarnya kegiatan tersebut bisa ditiadakan atau diminimalisir.

 Pada artikel ini Kami mencoba kembali membahas perkembangan tanaman Mitra kami Mas Ichsan dari Sleman Yogyakarta. Tanaman Mitra kami ini hingga saat ini sudah panen sekitar 900 kg dari jumlah tanaman kurang lebih 3000 batang.

Modal usaha yang dikeluarkan sudah jauh terlampaui di beberapa petikan yang lalu. Saat ini Mitra kami yang bekerja di pertanian hanya separuh waktu tinggal menikmati keuntungan demi keuntungan yang dicapai dari hasil pertanaman cabe rawit paritas Shyponnya.

 Hal yang mendasar untuk mengurangi biaya produksi dengan pola klinik pertanian organik kami ini adalah meniadakan pengolahan lahan untuk musim kedua dan seterusnya.  jadi selesai dari satu musim tanam bisa langsung dilanjutkan ke penanaman musim berikutnya.

 Cara ini sangat dihindari oleh petani petani dengan menggunakan teknik konvensional. Produktivitas  dari musim ke musim, dengan cara kami ini bukannya makin menurun tetapi justru semakin meningkat.

Hal ini bisa kita lihat dari tumbuh dan berkembangnya pertanaman Mitra kami dari Sleman Jogjakarta ini yang walaupun sudah memasuki musim ke-4 tanpa olah lahan kondisinya semakin subur saja.

 Perkembangan tunas mengiringi banyaknya buah yang dipanen dari minggu ke minggu.  selain daripada itu biaya operasional untuk pembelian pestisida dan pupuk kimia semakin dikurangi.

Budidaya itu perlu pembuktian, dan tidak hanya sekedar  teori yang berjejer panjang. Biaya irit, harga cabe makin pedas dan keuntungan berlipat.

Pupuk dan Pestisida bukan hanya sekedar pakai saja

 Penggunaan pupuk dan pestisida tentunya diperlukan pengelolaan baik dalam dosisnya,  waktu dan kondisi cuaca , Kapan ” timing” yang tepat untuk penerapannya. Jadi  penerapan pupuk dan pestisida tidak asal “jebreeet saja”.

Untuk mengilustrasikan nya kami mengambil contoh dari perlakuan yang diberikan oleh Mitra kami Bapak Maswel  dari pesisir selatan Sumatera Barat.  Pada musim tanam, tahun yang lalu tanaman Mitra kami ini hasilnya jauh dari kata menguntungkan tanaman banyak yang terserang keriting dan pada saat panen banyak pula yang mengalami busuk buah atau patek.

Padahal pada musim tahun lalu tersebut  pak Maswel sudah menggunakan produk-produk dari kpo KL, hanya saja penggunaan produk belum sesuai dengan metode atau  standard yang baku cara klinik pertanian organik -Kembang Langit. Jadi baru sekedar pakai saja, tanpa aturan /tidak Pada “track” nya.

Nah,  pada musim tanam kali ini kami mencoba mendampingi Mitra kami ini Mulai sejak awal pengolahan lahan hingga sampai saat ini tanaman sudah memasuki fase berbuah. Kalau pada musim lalu pengolahan lahan dan penggunaan aplikasi ke aplikasi berikutnya masih “berantakan”  tapi pada kesempatan ini kami mencoba agar lebih tertata dan masuk pada sistem budidaya cara kpo. Pendampingan terus kami lakukan secara bertahap dan berkala.

Tanaman yang dipindahtanamkan pada tanggal 24 Juli 2018 ini ,setidaknya hingga saat ini kualitas pencapaian sangat jauh berbeda dengan hasil penggunaan musim lalu Yang belum sesuai dengan standar atau sistem budidaya cara kpo KL.

Dalam hal ini kami ingin menekankan bahwa penggunaan produk-produk kpo KL ,tersebut mesti disesuaikan dengan kondisi tanaman,  pada saat aplikasi akan diberikan, jadi tidak asal “pakai ” / semprot saja.

 Semoga saja tanaman cmk var Lokal Payakumbuh, Jenis Gero, yang saat ini sudah memasuki bulan kedua , hasilnya Kami harapkan jauh berbeda  dan bisa jauh lebih baik dari musim  tanam lalu yang memang bisa dikatakan belum berhasil. Tehnik tepat guna perlu dilakukan, agar timing ” Gas Rem dan Kopling nya”, bisa Pas dan mengenai sasarannya.  Semoga …Sukses petani Pesisir Selatan Sumatera Barat.