Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Pimpinan KPO-KL Bpk. Rusli Gunawan SW, SH. (kiri) Bersama Bupati Garut Bpk. H. Rudi Gunawan, SH, MH dan Camat Leles Dra. Hj Rusmanah M.Si More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Pare/Paria More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Tomat di-Bandung More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 
« 1 ... 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 ... 438 »

CARA MENGUPAYAKAN AGAR BULIR PADI,TIDAK HAMPA

Sering kita mengalami kejadian dimana pada saat menjelang panen tanaman padi yang terlihat sepertinya berbulir banyak tetapi pada saat panen ternyata bulirnya hampa. Kenapa hal ini terjadi?

IMG_20140609_171947Gambar 1.( Sebagai ilustrasi kami berikan gambar gambar tanaman padi yang kami ambil, pada tanggal 9 Juni 14, lokasi di Kadungora -Garut.)

Pada saat ini, permasalahan pada petani hampir sama disetiap tempat yaitu serangan hama dan penyakit yang sulit dikendalikan. Pada gambar 1 , ini kami berjalan dari arah Timur ke Barat, untuk mengamati hasil aplikasi yang berada ditengah -tengah hamparan.  Pada petakan pertama kami temukan, lahan sebelah kiri dan kanan kami, tanaman padinya mengalami kondisi seperti yang demikian.IMG_20140609_171958Gambar 2. ( Seluruh gambar dari gambar 1-6, kami ambil pada hamparan yang sama.)

Kami naik lagi, berjalan ke arah barat, pada petakan berikutnya kondisi tanaman tidak jauh berbeda, keadaan tanaman, sebelah kiri dan kanan, sepertinya juga sudah ditinggalkan pemiliknya.IMG_20140609_172035Gambar 3.(Kami “naik” satu  tahapan lagi masih kearah barat, kiri dan kanan kondisi tanaman juga sama, sepertinya, tanaman sama “merana”nya dengan petakan sebelumnya.)

IMG_20140609_172102Gambar 4.( Kami naik terus untuk mengamati kondisi tanaman yang telah kami aplikasikan dengan cara KPO-KL, bisa diperhatikan lokasi adanya tanda “saung” ditengah-tengah sawah menendakan bahwa pengambilan gambar masih kami lakukan pada lokasi hamparan yang sama.)

IMG_20140609_172133Gambar 5. ( Kemudian masuklah kita ke lahan yang dikelola oleh KPO-KL, kondisi tanaman sangat berbeda jauh dengan kondisi tanaman yang dikelola dengan cara yang konvensional.)

Upaya yang kami lakukan  dalam kondisi demikian adalah secara teratur terus memberikan perlakukan agar bulir padi lebih berisi.  Upaya yang kami lakukan diantaranya adalah dengan mengurangi penggunaan pupuk Nitrogen menambahkan pupuk CAS yang dicampur dengan pupuk Phosfat, Kalium dan Calsium.IMG_20140609_172141Gambar 6. ( Gambar selanjutnya diambil dari arah Utara keselatan, sebelah kiri tanaman yang menggunakan tehnik “lama” sedangkan sebelah kanan tehnik yang menggunakan  cara ala KPO-KL.)

Tanaman padi KPO-KL, yang dikelola sdr. Eka dikelilingi oleh tanaman padi yang masih belum mengenal tehnik KPO-KL.

IMG-20140326-WA003

Gambar 7. ( Hasil aplikasi pada musim yang lalu yang diterapkan oleh mitra kami dilokasi yang lain,  hasilnya seperti demikian bulir lebih padat dan berisi.)

Aplikasi dari atas yang biasa kami lakukan adalah dengan pemberian  aplikasi POCAniL plus Protek-tan, Pesnator dan sedikit sekali fungisida dan insektisida kimia.  Hal inilah yang kami lakukan untuk mengatasi atau menghindarkan diri dari tanaman padi tidak hampa.