Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 
« 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 ... 126 »

PENGAMATAN LANGSUNG, Terhadap VIRUS KUNING, LAYU FUSARIUM, PATEK dan KERITING DAUN

Pada acara pelatihan yang kami selenggarakan pada tanggal 5 April 2018 peserta pelatihan kami ajak langsung untuk mengunjungi lahan percontohan kami yang berada di desa cigadog sucinaraja Garut.

 Hal ini kami maksudkan agar peserta pelatihan melihat secara langsung tentang metode kami dalam menanggulangi hama dan penyakit cara KPO KL. Dalam kunjungan tersebut peserta bisa melihat langsung dari jumlah 4000 batang tanaman hanya terdapat satu batang saja yang terkena layu fusarium.

Titik pengambilan gambar di atas merupakan ” sudut”, yang biasa kami ambil pada lokasinya saudara Asep. Tampak pada gambar tanaman yang awalnya sudah keriting saat ini setelah petikan ke 4 kondisinya makin bertambah subur saja.

Selain itu perihal busuk buah atau antraknose yang saat ini menjadi kendala utama di beberapa sentra penanaman cabe dengan metode klinik pertanian organik kembang langit kami terapkan, penyakit tersebut bisa ditanggulangi dan Walaupun ada dalam jumlah sedikit dan tidak menyebar ke sekitarnya.

Sedangkan untuk penyakit virus kuning tampak pada gambar salah satu contohnya tanaman yang terkena virus Gemini tersebut dengan cara k p o k l tanamannya masih bertunas dan berbuah lebat.

Dalam kunjungan ini kami ingin memberi suatu bukti bahwa metode yang kami terapkan ini tidak mengada-ada dan apa adanya saja.

 Kami berharap teman-teman petani dari Karangrejo Magetan Jawa Timur ini dapat pula menerapkan metode klinik pertanian organik ini di tempatnya sepulang dari pelatihan klinik pertanian organik kembang langit Garut. Sukses untuk semua petani Mitra kpo KL.

PELATIHAN EDISI 4-5 APRIL 2018, Dari MAGETAN JATIM

Setelah agak lama vacum dalam melakukan pelatihan pertanian organik cara kpo KL, pada bulan April 2018 ini, kembali kami melakukan pelatihan yang diadakan di Leles Garut.

Pelatihan kali ini dihadiri peserta dari Kecamatan Karangrejo, Magetan Jatim. Peserta kali ini merupakan petani petani  berpengalaman dibidang tanaman Melon, Cabe , Padi dan Bawang Merah.

Jumlah peserta kali ini berjumlah 18 Orang dan didampingi pula oleh Babinsa bapak Nur dari KarangRejo Magetan Jatim .

Pemaparan materi pola kpo KL disertai dengan diskusi dan saling bertukar pengalaman menjadikan suasana pelatihan menjadi lebih semarak dan kekeluargaan.

Menjalin silaturahmi sambil belajar bersama menjadikan suasana prlatihan terasa hangat  dan rileks.

Selain pembahasan materi di ruangan, kami juga melakukan kunjungan lapang ke Wilayah Sucinaraja, Kab Garut.

 

Kunjungan dilakukan pada lokasi pertanamannya Bp.Asep Untuk komoditas, Cabe , bawang dan terong yang sudah menggunakan cara kpo KL dalam aplikasinya.

Praktek langsung dan melihat pula hasil penerapan yang selama ini sudah dilakukan pada tanaman tersebut. Peserta melihat dan mengamati secara seksama pola kpo KL dalam mengendalikan hama dan penyakit Tanaman dengan berbasis organik.

Kami berharap semoga hasil kunjungan dan pertemuan ini, memberikan bekal dan prngalaman bagi petani dan juga kami, agar bisa menjadi Ilmu yang bermanfaat kelak. Semoga sukses  Pak H. Mubin dan Kelompok taninya. Aamiin .

MENGATASI VIRUS KUNING dan RONTOK BUNGA

Pada beberapa waktu silam kami pernah Menulis artikel tentang keberhasilan Mitra kami di sebuah pulau di daerah Aceh. Nama Mitra tersebut adalah Bapak Arwadin, kali ini kami angkat tulisan dari Mitra binaan Bapak Arwadin, yaitu Bung Shaleh.

Hal yang menarik yang menjadi kajian kita kali ini adalah tanaman bapak Saleh yang awalnya terkena virus kuning berat bahkan nyaris putus asa tapi dengan ketekunan beliau dalam menerapkan metode k p o k l akhirnya tanaman rawitnya hingga saat ini terus berproduksi bahkan terjadi peningkatan yang signifikan.

 Demikian juga dengan tanaman cabe keriting varietas Lado yang juga terkena keriting daun yang sangat parah hingga akhirnya tanaman yang ditanam pada tanggal 5 Januari 2018 ini saat ini sudah mulai ketikan pertama.

Sementara itu tanaman rawitnya hingga saat ini telah berusia 5 bulan 20 hari. Adapun hasil dari rawit yang berjumlah 700 batang hingga saat ini sudah mencapai hasil sekitar 400 kiloan. Dengan harga saat ini di Aceh rata-rata Rp40.000 per kilo hasil demikian tentunya sudah melewati ambang batas biaya produksinya.

Secara telaten dan rinci kami terus mensuport dan memberikan pendampingan pada Mitra tersebut agar terus semangat dan menerapkan pola sesuai dengan ” tracknya”. Hasilnya tidak sia-sia tanaman yang awalnya terkena virus parah dan juga terkena keriting daun pada akhirnya bisa kembali pulih dan berproduksi secara kontinyu.

Adapun cara yang kami lakukan untuk mengatasi virus kuning keriting daun dan kerontokan bunga adalah dengan memberikan formulasi semprotan kocoran protektan dan biopestis dengan dosis 0,5 sampai dengan 1 mili per liter air. Selain itu kami juga memberikan kombinasi perlakuan insektisida kimia dengan dosis 0,3 mili per liter air.

Betapa senangnya Mitra kami ini di saat awalnya tanaman rawit tersebut bahkan sudah ditinggalkan saat ini kembali bisa dirawat bahkan bermunculan kembang-kembang baru dan buah yang makin lebat dan tidak mengalami kerontokan kembali.

Hal yang nyaris sama awalnya terjadi juga pada tanaman cabe keriting Bapak Saleh ini yang mana tanamannya pun terserang keriting daun yang mencapai hampir 95% tetapi dengan keyakinan dan ketelatenan menerapkan pola klinik pertanian organik kembang langit akhirnya tanamannya saat ini sudah mulai menghasilkan pula.

Menghindari Penggunaan pupuk kimia berlebih dan demikian juga mengurangi penggunaan pestisida kimia sambil diiringi dengan penggunaan pestisida organik (protektan dan biopestis) kembali terbukti dalam mengendalikan virus kuning keriting daun dan kerontokan bunga.

Pendampingan secara berkesinambungan terus kami lakukan untuk mitra mitra yang memerlukan perawatan tanaman dengan cara kpo KL. Semoga makin sukses petani  petani di kepulauan Simeuleu, DI. Aceh ini. Hal yang kami lakukan adalah berupa langkah kongkrit bukan hanya sekedar teori yang panjang lebar atau debat yang tak berujung. Salam sukses petani Indonesia.