Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 
« 1 ... 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 ... 155 »

PELATIHAN PERTANIAN ORGANIK ALA KTO GELOMBANG VII

Pelatihan pertanian berbasis organik hingga bulan Pebruari 2013 ini, sudah memasuki periode ke -7.  Peserta pelatihan kali ini berasal dari Bengkulu, Jawa Barat dab Jawa Tengah.  Kami berharap peserta pelatihan gelombang VII ini kelak  menjadi pioner -pioner dalam mengubah cara bertani konvensional yang mengutamakan tehnik berbasis kimia ke tehnik pertanian berbasis organik,yang lebih simpel,murah, ramah lingkungan  dan hasil melimpah.
Gambar 1. Peserta Pelatihan dari kiri ke kanan, Bp. Amin Sinuraya ( Mukomuko- Bengkulu), Bp. Cahyohartono (Bandung),Bp. Zakaria ( Muntilan- Magelang), Sdr. Maherdheni ( Purbalingga-Jateng), Sdr. Mundakir (Kudus-Jateng), Ahmad Syaikhu ( Sukabumi-Jabar), Sdr. Mulyansyah ( Lembang- Bandung), Bp. Faozi ( Samarang- Garut), Bp. Pramono ( Bekasi).
Gambar 2 A. Suasana saat pelatihan.  Acara pelatihan di bulan Pebruari  2013 ini berlangsung pada tanggal 15-16.  Tempat pelatihan di lakukan di BALAI PELATIHAN TANI, KPO yang  beralamat di Tutugan -Haruman- Leles – Garut – Jabar
Gambar 2. B. Petani junior dan senior sedang menyimak materi pelatihan.  Peserta diharapkan  kelak ,bisa menjadi “pengemudi handal” dalam menjalankan “roda”  pola pertanian ala KTO.
Gambar 2.C. Peserta sedang mengamati alat peraga sederhana yang  di demo -kan, sebagai ilustrasi…betapa pentingnya pertanian organik dalam “menjalankan kendaraan” pertanian kita.
Gambar 3 .A. Selain dalam ruangan peserta juga pelatihan bisa mengamati secara langsung ke lapangan, percontohan tanaman yang menggunakan tehnik pertanian organik ala KTO.  Walaupun ada beberapa tanaman yang terkena virus kuning/keriting, tetapi tanaman tetap berbuah dengan lebat.
Gambar 3.B.  Hujan rintik-rintik tidak menghalangi kegiatan pengamatan ini.  Peserta pelatihan  juga bisa mengamati langsung tanaman yang berusia 2 bulan- an ini, hampir tidak ditemukan adanya tanaman yang LAYU.
Gambar 3.C.  Bp. Amin Sinuraya,sedang mengamati hasil aplikasi berbasis pertanian yang menggunakan pestisida organik ala KPO.  Hujan Gerimis bukan jadi penghalang, pakai “payung” kertas Dus pun jadi…( maklum  …bukan petani “asli”… he he).
Gambar 4. Bp. Zakaria mewakili peserta pelatihan gelombang VII memberikan sambutan disaat perpisahan.  Semoga ilmu yang didapatkan selama pelatihan bisa bermanfaat.  Selamat “berjuang” saudara-saudara kami. 
Memang pelatihan ini baru “langkah awal”, sebelum kita “mengendarai” kendaraan sesunguhnya dijalan yang banyak “tikungan tajam” ,”turunan” dan “tanjakannya”.  Kiat-kiat untuk menghadapi apabila kondisi sedemikian ini selanjutnya bisa diterapkan didaerahnya masing-masing.  Koordinasi minimalnya  untuk “satu putaran” kedepan  ,kami harapkan terus dilakukan.  Sebelum untuk selanjutnya kami harapkan makin banyak “pembalap-pembalap” handal di negeri ini.
Ayo …saudara-saudaraku… dengan ilmu yang kita dapatkan,kita  berlomba dan KEJAR KETERTINGGALAN  pertanian di negeri ini, dengan KECEPATAN  “FULL SPEED” tetapi tetap  memperhatikan kewaspadaan….
Kami berharap,  kelak semakin banyak  petani  yang  memahami tehnik untuk  MENYEHATKAN TANAMANNYA dengan konsep pertanian berbasis organik ala KPO.
JAYALAH PERTANIAN INDONESIA…

GARUT, PERTANIAN DAN KERAJINAN KULITNYA.

.

Selain terkenal sebagai sentra pertaniannya,  kabupaten Garut juga memiliki kerajinan kulit berupa:  jaket kulit, tas kulit, sabuk dan dompet dari bahan kulit Domba Garut yang melegenda.

img-20161020-wa019

http://tokorestu.com

img-20161020-wa022

http://tokorestu.com.

img-20161020-wa021

http://tokorestu.com

img-20161020-wa020

http://tokorestu.com

PELATIHAN PERTANIAN ORGANIK ,GELOMBANG VI

Peserta pelatihan organik ala KTO,kembang langit kali ini, berasal dari Lampung- Jawa Barat- Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pelatihannya sendiri dilaksanakan  di kliniktaniorganik- KEMBANG LANGIT, pada tanggal 11-12 Januari 13, di Leles – Garut – Jawa Barat.

Gambar 1. Berdiri dari kiri -ke kanan peserta pelatihan gelombang VI, Mas  Tri Suseno (Solo), Bp. Hari  Hermanto (Jakarta), Adi Muhadi ( Pringsewu – Lampung), Agil Mahardika (Solo), Kang Alimuddin ( Karang Tengah- Garut),  Bp. Trijono ( Solo), Kang Supriatna/Upri ( Sucinaraja- Garut), Bp.Suhadi ( Banyuwangi-Jatim), Bp. Sitam (Boyolali-Jateng), Kang Wawan Warman ( Sucinaraja- Garut), dan kang Arikenda (  Ujung Berung – Bandung).

Gambar 2. Selain di dalam ruangan,kami melakukan pula kunjungan ke kebun percontohan yang menggunakan tehnik,KTO.  Peserta bisa langsung mengamati secara nyata hasil aplikasi contoh pertanian organik ala KTO.

.

.

.

Gambar 3.Suasana pada saat  pelatihan dilangsungkan.

Gambar 4. Bp. Rusli Gunawan (KTO),sedang memberikan  pencerahannya dalam merubah pola pikir,ke konsep pertanian organik

Gambar  5. Pada acara pelatihan kali ini ada yang agak berbeda yaitu Sdr. Ujang ( Bertopi hitam)  ” Straring”    dalam percontohan kami selama ini,datang langsung dan bertukar pengalaman dengan para peserta pelatihan.

Gambar 6.   Petani-petani Senior, Bp. Tri (kiri) dan Bp. Sitam (kanan),tetapi walaupun senior  semangat beliau untuk bergerak dan mengorganikkan pertanian indonesia,masih tetap tinggi,tidak kalah oleh semangat petani  muda.

Sukses pak, semoga sesampainya di tempat masing-masing bisa melaksanakan dan mempraktekkan ILMU  yang kita dapatkan.

  Mari kita bekerja sama bahu membahu,walaupun kita bergerak secara “bergerilya”  kami yakin suatu waktu kita akan bergerak dan terus bergerak  sehingga  makin banyak yang mendorong    langkah kita,saudara-saudaraku…