7 Maret 2014

PADI MENJADI TAHAN KRESEK DAUN dan BERBULIR BANYAK

Kami lanjutkan menampilkan hasil pengamatan mitra kami di Pidie Aceh, sengaja kami tampilkan secara simultan, karena, kami ingin mengetahui sampai seberapa besar pengaruh dari pupuk dan pestisida organik dari KPO-KL  yang kami berikan pada aplikasi  sebelumnya.

IMG-20140306-WA010

Ternyata hasil dari ,aplikasi yang terus menerus, secara berbasis organik, hasilnya sungguh luar biasa. ( Usia tanaman menjelang panen,  Insya Allah sekitar 7 -10 harian  lagi…)

IMG-20140306-WA011

Ups…. Maaf,susah megangnya…satu tangkai… dengan panjang sedemikian, jumlah bulir sekitar 400-san, seandainya saja bisa terisi 90 persennya… kami  optimis , bisa swasembada beras nih…

IMG-20140306-WA012

Varietas lokal yang biasanya dianggap, tertinggal dalam hal produksi dan ketahannanya , ternyata dengan metode KPO-KL, bisa menjadi lebih tahan dari penyakit kresek daun dan produktifitasnya bisa di”dongkrak” .

IMG-20140306-WA013

Jadi dalam hal ini, jangan terlalu mengandalkan varietasnya, ada satu hal yang lebih utama yang harus diperhatikan yaitu, pola pemberian makanan/pupuknya dan juga pola pemberian “obat” pestisidanya, dalam hal ini dengan cara klinik pertanian organik KL.

IMG-20140306-WA014

Varietas B3 (Kami sebut sebagai BENIH BIASA BIASA (aja), tetapi hasilnya ternyata menjadi LUAR BIASA.  Pola pengaturan kapan waktunya “nge gas” dan kapan waktunya “ngerem”  ala kendaraan KPO menjadi prioritas kami.

Tanaman , nyaris terbebas dari penyakit kresek daun dan produktifitasnya… nanti kita lihat pada saat panen. Semoga berhasil lebih baik lagi pak Murdani dibanding musim tanam yang lalu..