Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

METODE KPO-KL, SEKILAS LINTAS

Metode  KPO_KL, merupakan  satu dari sekian banyak pola yang dikembangkan oleh petani petani saat ini . Adapun cara kami/metode yang kami kembangkan ini, merupakan suatu cara yang mengkolaborasikan antara tehnik berbasis organik dengan cara konvensional kimia murni.Screenshot_2017-11-06-12-34-21-95

Sambil memaparkan sekilas lintas  perihal  metode ini, kami seperti biasa menyertakan data hasil secara apa adanya baik berupa gambar dan data hasil pemetikan..

Screenshot_2017-11-06-12-34-31-58

Kami sengaja, mengambil gambar dengan cara , “Screen Shot” untuk menyertakan tanggal komunikasi antara kami dengan mitra kami. Tanaman timun mitra kami ini, ditanam  dengan ukuran luasan sekitar 1 gulung mulsa ‘saja’, tetapi hasilnya hingga saat ini mengembirakan karena juga secara ‘kebetulan’ harga di tempat penanaman tanaman timun ini dikisaran Rp.2500-Rp.3000 per kg nya.

Screenshot_2017-11-06-12-33-24-90

Tanaman timun  yang ditanam tanggal 22 September 2017, saat pengiriman gambar dilakukan  menjelang petikan ke 8 ( tanggal 4 November 2017). Pemetikan di lakukan berselang satu hari . Adapun hasil yang telah diperoleh oleh mitra muda kami ini adalah sebagai berikut : Petikan 1 sd  3, 73 kg, 33 kg dan 133 kg kemudian petikan 4 sd petikan 9 , 295 kg, 477 kg, 512 kg, 311 kg, 504 kg, 702 kg   . Total hingga petikan ke 9 ini, sudah mencapai 3.040 kg dari jumlah lobang tanam 2500 titik.

Screenshot_2017-11-06-09-56-00-66

Kami sangat bersykur dan gembira karena mitra kami bung Ilyas ini, dengan kondisi tanaman yang hingga saat ini masih segar bugar, pertumbuhannya tergolong genjah, diusia tanaman 45 hari sudah petik 9 kali ( berselang satu hari).

Screenshot_2017-11-06-09-56-13-33

Metode yang kami kembangkan ini yaitu mengkolaborasikan antara pupuk dan pestisida organik dengan pupuk dan pestisida kimia dengan dosis rendah saja. adapun penggunaan pupuk kimia nya kita coba ‘ukur’ kebutuhannya dengan cara memantau kondisi perkembangan tanamannya saja.

Screenshot_2017-11-06-09-56-28-07

Reaksi dari pupuk dasar dan pupuk susulan, dipantau secara ‘ketat’ agar terhindar dari “over lappping”, demikian juga penggunaan pestisida kimia nya kami  “takar ” dengan dosis rendah saja, yaitu dikisaran 0.3 mili/gram per liter airnya. Kecuali dalam kondisi kondisi Emergency, “obat” tersebut kami naikkan dosisnya.

Screenshot_2017-11-06-10-11-57-75

Oleh karena itu didalam metode yang kami kembangkan ini, setiap Variabel yang diberikan, kita coba untuk memantau efeknya, jadi sebelum kami memberikan baik makanan/ obat untuk  aplikasi berikutnya, data dan kondisi sebelumnya  menjadi bahan evaluasi terlebih dahulu.

Screenshot_2017-11-06-12-35-47-11

Kami sangat berhati hati memberikan pola pada setiap aplikasi, kadar dan jenis suatu pupuk dan pestisida sangat diperhatikan. Komunikasi antar kami dan mitra dilakukan secara intens. agar hasil yang diperoleh memuaskan kedua belah pihak. Hal yang paling sulit yang kami rasakan adalah apabila ada mitra yang melakukan “manuver” yang diluar dari standar step by  step yang sudah di polakan, sedangkan apabila gagal, kami yang dipersalahkan.

Semoga mitra yang menerapkan metode KPO-KL, bisa memahaminya.  Metode yang kami terapkan ini sebenarnya sangat mudah, juga irit, tetapi karena kebiasaan setempat, petani biasanya tidak mudah untuk mengubah kebiasaannya atau bahkan  METODE nya.

Semoga kita  selalu diberi kesehatan baik diri kita juga tanaman yang kita kelola, semoga juga hasil yang diperoleh selalu melimpah dan berlebih untuk kebutuhan hidup kita sehari hari. Sukses Petani Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


+ 3 = dua belas

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


sembilan + 8 =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>