14 Mei 2019

MENGENDALIKAN HAMA DAN PENYAKIT JERUK DAN COCAO (1)

Kali ini kami akan memberi support pada mitra mitra yang lainnya agar lebih termotivasi bahwa sebenarnya cara atau pola yang  KPO-KL  susun benar benar mudah bahkan apabila diterapkan oleh anak kecil sekalipun.  Seorang anak remaja putri yang telaten yang baru  duduk di bangku SMA kelas dua, tetapi diberi tanggung jawab tehnis oleh orang tuanya untuk komunikasi tehnis dengan KPO-KL, dalam merawat  tanaman jeruk dan cocao nya yang hingga usia 4 tahun tapi malas untuk berbuah dan juga akibat terserang berbagai hama dan penyakit sehingga tanaman makin enggan berbuah.

Mitra muda kita kali ini dari  Kab. Agam. Sumatera Barat tepatnya dari Desa Sipisang Kec. Palupuh, jumlah tanaman sekitar 330 batang lebih. Hampir sebagian besar tanamannya bermasalah, pertumbuhan yang lambat, tunas mandeg, daun banyak terkena Downy Mildew, sengatan Lalat buah, batang  ‘panuan’, buah berkerut tidak mulus dll nya.

Pertama berkenalan dengan KPO KL, adek  Dian ini menginformasikan kondisi tanaman Jeruk dan Cocao Orang tuanya yang hanya daun nya saja yang banyak tetapi  buahnya nyaris tidak  terbentuk. Perkenalan dengan KPO KL semoga membawa keberkahan itu lah yang kami harapkan tidak memandang umur/ usia, ras atau agama, semua kami perlakukan sama.

Komunikasi jarak jauh dengan  de Dian yang diberi mandat orang tuanya untuk mempelajari metode KPO KL, ternyata tidak sia sia , (nanti pada tulisan bagian berikutnya kami akan tampilkan pula).

Beginilah rata rata kondisi tanaman Coklat dari mitra kecil kami ini . Kami angkat jempol bagi anak  yang kebanyakan seusianya  berkutat dengan dunia Maya , Medsos  tetapi ternyata  adek kecil ini dengan sungguh sungguh mempelajari dan menerapkan pola KPO KL secara seksama.

Seperti halnya pada umumnya petani Jeruk masalah yang mengenai pertanaman mitra muda kami ini adalah Lalat buah. Jeruk tak bisa besar sedikit menguning tetapi bukan untuk dipanen tapi langsung rontok. Secara bertahap kita tangani sambil menangani masalah pertanamannnya yang kompleks ini.

Komunikasi dua arah yang intens  terus kami lakukan, hasil  penerapan kami analisa dan secara aktif adik  putri ini terus juga menerapkan saran aplikasi dari KPO KL secara murni dan utuh, tidak ada penggantian produk saran baik dari KPO KL nya maupun yang berasal dari prouk kimia  nya.

Sebagian sudut kebun yang dikirim di awal perkenalan mitra dengan KPO , kelak  kita akan lihat juga hasil hasil penerapan yang diperoleh setelah beberapa aplikasi sejak akhir Desember 2018 hingga bulan Mei 2019 ini.

Penyakit yang disebabkan oleh embun tepung/Downy mildey termasuk yang kami secara sama sama bahas secara  intensif. Sebagaimana yang kita ketahui apabila tanaman sudah terkena embun Jelaga seperti ini maka proses fotosintesis akan terganggu dan akibatnya pertumbuhan baik generatif dan vegetatif nya pun akan terganggu. Pada bagian berikutnya akan kita utarakan hasil hasil dan juga proses langkah pemulihannya. Semoga berhasil adik Dian  dengan karya nya ini.

Yang muda yang berkarya…..