21 Januari 2012

Mengatasi Keriting daun dan Virus Kuning ( BUKAN SEKEDAR TEORI)

 Mengatasi masalah keriting daun sekaligus Virus kuning memang memerlukan ketekunan dan langkah yang tapat.  Untunglah pada saat ini, perihal mengatasi keriting daun an virus kuning tersebut bukan lagi hal yang perlu di khawatirkan secara berlebihan, karena kami melalui riset yang panjang oleh tim yang berpengalaman selama belasan tahun telah menemukan formulasi yang dapat  diandalkan dalam mengatasi masalah tersebut. 
( Berikut ini hasil penerapan kami secara langsung  berupa penerapan di lahan langsung )

Kondisi tanaman awal perlakuan,pengamatan dilakukan ,
Kondisi tanaman cukup ‘merana’ sudah terkena serangan keriting daun dan gejala virus kuning/gemini.(Gambar hasil , sama sekali, bukan rekayasa .)

(Kami sertakan juga link terkait perihal  keriting daun dan virus kuning  yang sudah kami peroleh 🙂

https://youtu.be/RDI4AKfYmxI

DSC04185
Kondisi tunas-tunas tanaman yang difoto dari dekat,kondisinya tampak memprihatinkan,terkena keriting daun dan Virus kuning/Gemini, tanggal 13 Okt.
DSC04277
Demikian juga dengan tanaman ini,mengalami hal yang sama,,tingkat serangannya kurang lebih dari 50 persen -an. ( BISA TERLIHAT KONDISI SUDAH MENGKERUT, tidak  beraturan, tanggal 20 Okt ).
DSC04293
DSC04352
DSC04367

Dalam mengendalikan masalah diatas,kami dari KPO-KL  KEMBANG LANGIT,mencoba memberikan solusi pengendaliannya:

 Aplikasi PROTEK-tan dan PESNATOR,yang bersifat menolak hama dan antifeeden . Pada saat serangan berat,kami sarankan interval dan dosis PESTISIDA ORGANIK  ala KPO-KL ini,ditingkatkan. Dalam hal ini,kita tidak perlu khawatir akan reaksi yang terlalu keras,seperti halnya pestisida kimia. Cukup dengan dosis rendah ) tanaman kembali pulih  dan petani terhindar dari kerugian yang nyata. Selain itu dalam aplikasinya kami sarankan Protektan dan Pesnator ini di kombinasikan dengan insektisida kimia . 

Terbukti tertuntaskan tanpa  teori teori yang rumit dan bukan eksperiment lagi. Hasil Penerapan kami lakukan terus secara berkesinambungan hingga saat ini.  Adapun pengamatan lanjutan  dari titik penerapan ini, selanjutnya tidak dilakukan karena tanaman sudah di ‘tebas’ pengepul / diborong pedagang besar dengan cara membeli seluruh hasil tanaman. Sistem perawatannya pun tentunya beralih ke pola pengepul tsb dan tanpa sentuhan kpo lagi. 

Silahkan dilihat hasil hasil lainnya  di halaman lain di web kami ini, dari berbagai daerah.