11 Juli 2019

Mengatasi “Puret” daun di Musim Kemarau

Perihal Keriting daun/puret, pada tanaman sayuran dan buah tetap saja menjadi topik yang menarik untuk dibahas, karena hingga saat ini petani masih sering mengalaminya dan bahkan menyebabkan gagal panen. Kami seperti biasa membahasnya sambil praktek langsung dari hasil penerapan mitra kami yang menggunakannya, jadi tidak lah berdasarkan teori yang ‘sepotong sepotong’.

Sambil praktek menanggulangi keriting daun/puret, kami sertakan hasil penerapan mitra kami dari PONOROGO/JATIM, tepatnya di desa Sawuh, Kec. Siman.Sudah banyak teori yang membahas perihal keriting daun, ya kami coba merangkumnya dengan praktek langsung. Adapun hasilnya seperti diatas ini, mitra kami dari Ponorogo, mendapatkan  hasil yang memuaskan berikut ini kita simak bersama cara  mengatasinya.

Tanaman ditanam biji pada tanggal 5 Mei 19 dan mulia muncul sekitar  4-5 hari kemudian. Varietas yang digunakan, jenis Madu Rasa/ TAVI.Dari awal terus kami antisipasi dengan Protektan dan Biopestis sebagai pengendali Puretnya/keriting daunnya. Penambahan insektisida seperti biasa kami gunakan pula tapi dengan dosis 0.3 mili per liter airnya.

Selain dari atas kami juga melakukan antisipasi PURET/Keriting daun melalui pemberian nutrisi  yang cukup dan tepat, pemberian hormon pertumbuhan berlebih dan pemberian pestisida kelas berat ( jenis dan dosisnya) hanya membuat tunas malahan semakin puret saja.

Umur 47 sedang ngebut ngebutnya pemberian nutrisi pembesaran buah, tetapi terlihat tunas sudah aman dan terlewati fase kritis dari serangan puretnya. Pemberian nutrisi dari bawah kami berikan kocoran PROTEKTAN dan BIOPESTIS juga dengan dosis  @ 7 tutup per 200 liter airnya sambil mengurangi penggunaan pupuk kimianya.

Pas dua bulan dari penanaman biji, kondisi tanaman sudah berbuah secara merata dan sudah membentuk net secara utuh. Pada dasarnya antisipasi keriting daun adalah dengan menolak/repellen segala jenis hama yang mengganggu seperti, kutu kebul, aphids, thrips tungau dan hama hama pengisap lainnya. Dengan cara  penerapan Protektan dan Pesnator , hama hama tersebut, tidak betah hinggap di daun dan dengan serta merta, kabur menghindar dari tanaman kita.

Jadi sebenarnya tidak terlalu “ribet” , antisipasi keriting daun /puret dengan cara KPO KL ini, bahkan kalau sudah mengikuti “irama’ nya akan terasa simpel sekali dan Mas Vuad ini kembali merasakan hasil dan manfaatnya. Sementara  teman teman disekitarnya, banyak yang gagal total pada saat ini , tanaman mitra KPO KL kami ini berhasil lulus dari ujian keriting daun/puret pada tanamn melonnya.

.

.