26 Agustus 2016

MENGATASI PENYAKIT “PURET” PADA MELON

Pada  bulan Mei 16, jauh sebelum, mitra baru kami pak Faiz, dari Sedayu Lama, Kec. Brondong- Kab. Lamongan – Jatim, menggunakan metode kami, beliau…mengemukakan, kekhawatiran bertanam melon akibat serangan penyakit keriting daun /”puret” ( Bhs . jawa) pertumbuhan mandeg pada bagian tunas.

p. Faiz 23 Juli

(Kiriman gambar dari Lamongan -Jatim pada tanggal 23 Juli 2016.)

Hal yang paling dikhawatirkan oleh petani melon, tersebut kami coba secara bersama sama dengan mitra lakukan pengelolaan secara berbasis Organik cara KPO-KL.

p. Faiz 26 juli

( Kiriman gambar dari pak Faiz, pada tanggal 26 Juli 16, melaporkan kondisi tanamannya setelah beberapa aplikasi dengan pola KPO-KL). Hal yang dikhawatirkan dalam kondisi curah hujan seperti saat ini di Lamongan adalah  serangan cendawan “downy mildew”  penyebab bercak daun.

p. Faiz 4 ags

( Kondisi tanaman pada tanggal,4 Agustus16, (usia 38 hari ). Sebelum menggunakan metode dari KPO-KL, selain puret, penyakit yang ditakuti oleh petani melon adalah , bercak daun, dan kami bersyukur setelah digunakan metode KL, dengan menggunakan Protektan pesnator dan Biopestis, plus Pocanil, hasilnya hingga saat ini , tanaman terhinfdar dari penyakit “puret” dan bercak daun.

p. Faiz 12 Agst

Kondisi tanaman pada saat usia 44 hari, tanggal 12 Agustus 16, secara keseluruhan tanaman sejumlah sekitar 4000 batang ini, bisa dikatakan, “aman terkendali”, walaupun sempat ada keluhan, buah ber’jerawat’ akibat terkena  cendawan pada buah.

 pak Faiz Jumat

(19  Agustus 2016, kondisi  pada saat  usia tanaman usia 51 hst,  tanaman melon kuning var Apollo yang relatif, lebih sulit perawatannya dibandingkan var. melon hijau, berhasil lulus dari “ujian” penyakit ;PURET, BERCAK DAUN DAN BUAH BERJERAWAT.)

Langkah yang kami lakukan  bersama mitra kami pak Faiz, ini adalah dengan memberikan perlakuan bahan pestisida organik, Protektan, Biopestis  secara di semprot dan dikocor plus Pocanil dan Pesnator, yang diberikan secara di semprotkan.  Penambahan pestisida kimia juga , diberikan dengan dosis sangat rendah saja.

p. faiz 25 Ags

Akhirnya pada tanggal , usia tanaman 57 hari , tanggal 25 Agustus 16, tanaman mencapai “FINISH”, panen …

Kondisi buah “mulus” tidak berjerawat, bahkan kalau kita lihat, dilatar belakang buah yang sedang di kumpulkan ini, daun tanaman masih hijau dan segar bugar.

.pak Faiz

(Beberapa saat sebelum pemetikan,berpose dulu, disamping tanaman melon kuning Var. Apollo nya.)

Ada catatan kecil, setelah kami mengadakan evaluasi dengan mitra kami dari Kec. Brondong- Lamongan ini adalah, buah yang belum terlalu padat dan masih kurang berisi.

Hal ini, kalau di “masukkan” ke “rumus” KPO-KL, adalah pada saat akan ‘finish’, “gas ” masih Pool dan belum dilakukan “pengereman total”.

Sebenarnya kalau mitra kami , mau “menunda” panen sesaat, hal ini semestinya bisa dilakukan, yaitu… pengereman “total” disaat akan Finish, toh…daun masih hijau dan masih bisa bertahan.

Untuk pengalaman pada penanamn berikutnya, bisa dijadikan pedoman, karena memang…mengendarai kendaraan “baru” memang perlu, latihan  dan latihan hingga…betul betul…kelak menjadi lancar.

Sukses Petani Lamongan- Sukses petani Indonsia.