27 Maret 2018

Hindari LAYU FUSARIUM sedari dini

Pada pertengahan bulan Februari lalu telah kami ulas tanaman cabe dari Mitra kami ibu Retno di Bogor.( bisa dilihat pada artikel sebelumnya).

Hingga tanggal 24 Maret 2018 saat ini kebun Ibu Retno tersebut yang berada di Cilendek Bogor telah panen 4 kali. Hal ini kami anggap sebagai contoh kejadian yang tidak disangka. Tanaman yang dikelola secara standar teknis klinik pertanian organik kembang langit sedari awal menghasilkan buah yang lebat dan sehat.

Seperti biasa kami melakukan monitoring secara ketat terhadap tanaman Mitra Mitra kami,

Tetapi ada kalanya beberapa perlakuan Lost Control sehingga kami dan mitra tidak terjadi komunikasi yang intens.

Pemberian pupuk yang berlebih dan tidak tepat timingnya menyebabkan  beberapa tanaman sempat mengalami kelayuan. Untunglah dalam waktu cepat kami melakukan tindakan berupa pemberian bahan-bahan untuk menghambat pertumbuhan dan perkembangan spora cendawan penyebab layu tersebut.

Dalam hal ini yang kami lakukan adalah dengan memberikan perlakuan berupa pengecoran pupuk dengan komposisi sebagai berikut: Protektan dan pupuk CAS 5-7 tutup per drum 200 liter air, untuk menekan pertumbuhan cendawan Fusarium sp penyebab layu tsb.

Kami sangat senang dengan hasil yang diperoleh ini karena dengan pola yang sangat sederhana, tanaman terhindar dari  penyakit yang mematikan tersebut. Selain daripada itu tanaman bu Retno,  tumbuh subur dan berbuah lebat, Padahal ditanam dengan bibit “afkir” sekalipun.