29 Maret 2013

LALAT BUAH JERUK serta cara PENGENDALIANNYA

 Berbagai cara pengendalian hama lalat buah, yang menjadi kendala utama pada tanaman jeruk  antara lain adalah dengan  cara menggunakan UMPAN PERANGKAP, yang bersifat ATTRACTANT.  

1

Berbagai upaya  telah dilakukan oleh petani jeruk  antara  lain  yaitu petani memasang “umpan perangkap”, berupa air dimasukkan dalam plastik “es” kemudian dilumuri dengan  ” lem perangkap kuning”. Dalam gambar tampak gantungan-gantungan “ES LILIN”, untuk menjebak agar lalat buah  masuk perangkap dan kemudian imago lalat , mati.

Lalat buah tergolong hama bandel. Pengendalian hama dengan pengasapan, pembungkusan buah, dan penggunaan pestisida kimia, pemasangan umpan perangkap juga kurang memuaskan hasilnya. Ulat bahkan masih  tetap menyerbu  dan melubangi buah

Pengendalian dengan pestisida kimia, rupanya sudah  BERAT UNTUK DIANDALKAN . Turunan / “Anak cucu” Hama lalat buah, rupanya sudah terlalu terbiasa dengan racun kimia, sehingga sudah RESISTEN/ kebal. Demikianlah kondisi saat ini, serba salah untuk mengendalikan lalat buah ini.

2

Pemasangan cara “es lilin” berperangkap  ini ternyata hasilnya masih jauh dari harapan, namanya juga lalat buah, yang disenanginya tetap saja buah jeruk, bukan “es lilin”.  Memang banyak juga yang “masuk perangkap” tetapi yang masuk kedalam buah jeruk, jumlahnya tidak kurang pula  banyak.

Kami dari KPO KL  mengembangkan pestisida alami  (insektisida organik) yang bersumber dari bahan alami berupa beberapa  tanaman yang bersifat Penolak . Prinsip kerjanya bukan membunuh lalat buah tetapi bersifat  penolak hama /REPELLENT.

3

Inilah  antara lain ,gambar hasil aplikasi yang mengunakan pengendalian hama secara REPELLENT ala KPO.

Sementara itu, pada  saat ini, serangan lalat buah, sudah demikian kronisnya,bahkan sudah banyak tanaman jeruk yang tidak lagi dipelihara, akibat serangan lalat buah pada jeruk sudah  sangat masiv.

4

 Namun suatu keberkahan sendiri, bagi petani yang menggunakan  tehnik pertanian organik ala KPO, hasilnya memuaskan.Buah aman dari serangan lalat buah lagi.

6

 Sebagian buah, sudah menguning, ini pertanda buah terbebas dari serangan lalat buah.

Tehnik yang kami lakukan adalah dengan penyemprotan PROTEKTAN,PESNATOR @2-3 TUTUP , ditambah dengan insektisida kimia dengan dosis 0.3 mili per liter airnya.
7
Adapun insektisida kimia yang biasa kami padankan dengan PESNATOR, PROTEKTAN  yaitu antara lain, bahan aktif Prevonofos, Abamektin, Metomil,Imidacloprid atau Dhimethoat.

8

Selain itu, kami bahkan menganjurkan agar “parfum pemikat” metil Eugenol ,tidak digunakan lagi karena justru membuat hama lalat makin banyak. Tehnik yang kami gunakan adalah dengan cara  “pengusiran” sedangkan penggunaan perangkap /Sex Feromon, hanya akan menyebabkan reaksi yang kontradiksi.

9

 Kualitas buah yang  besar seperti ini dan tidak terserang lalat buah, dihargai lebih tinggi.

Tehnik pengendalian hama lalat buah ini ,telah lama kami lakukan pada tanaman Jeruk  didaerah Garut dan sering pula  kami lakukan pengendalian lalat buah  pada tanaman cabe.  Hasil kesimpulan yang kami dapatkan  sama saja, HINDARI PENGGUNAAN “UMPAN BERACUN’ ini.  Pemberian umpan ini, justru menggoda “lalat jantan ” yang awalnya tidak ada ‘niat’ mampir akhirnya tergoda untuk hinggap pada buah jeruk.

10

Bahkan dua hari yang lalu, kami di kontak seorang mahasiswa yang akan melakukan penelitian perihal Lalat buah dengan  dua jenis bahan aktif sebagai attractant.  Kami kemudian menyarankan agar mengubah saja jenis penelitiannya, kita lihat realita yang terjadi saat ini. Apakah efektif penggunaan perangkap lalat buah ini?

11

 Kami berinovasi dalam hal ini, sistem pengendalian hama lalat buah, tidak kami lakukan dengan “mengundang” tetapi dengan sistem ” penolakan”.

Memang penggunaan perangkap lalat buah ini, efektif untuk mengundang LALAT untuk masuk perangkap, tetapi yang terperangkap pada BUAH juga bisa  lebih banyak.

Mari kita bebaskan tanaman jeruk kita dari hama lalat buah dengan cara yang tepat, simpel dan murah.

Semoga bermanfaat.