Sukses Bersama Klinik Pertanian Organik Kembang Langit, Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Kegiatan bersama Menakertrans di Leles-Garut More »

Kegiatan bersama bapak Dede Yusuf di Pangalengan-Bandung More »

Jajaran Komisaris Direksi, Staff, dan Rekan PT.Kembang Langit More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada tanaman Padi di Aceh More »

Kegiatan Pelatihan More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Keriting More »

Hasil Penerapan Teknik KPO Kembang Langit Pada Cabe Rawit More »

Hasil Aplikasi Mengatasi lalat buah di tanah karo-SUMUT More »

Pengiriman Barang, Kegiatan Pelatihan More »

 

LALAT BUAH dan BUSUK BUAH

Lalat buah dan busuk buah merupakan 2 masalah utama yang biasa dihadapi oleh petani petani cabe di Indonesia. Pada kesempatan ini kami kembali mencoba membahas 2 masalah tersebut berdasarkan pola yang biasa kami gunakan.

IMG-20170811-WA0041

Masalah lalat buah dan busuk buah biasanya menyerang pada tanaman cabe yang justru terlihat sangat subur, Oleh karena itu upaya agar tanaman menjadi subur ,tetapi tahan terhadap serangan lalat buah dan busuk buah perlu dilakukan.

IMG-20170811-WA0038

Sebagai latar belakang metode dasar yang kami gunakan dalam mengendalikan hama lalat buah dan busuk buah , adalah tanaman dari Mitra kami Bapak Tengku Sofian yang berada di Bekasi .

Serangan busuk buah yang disebabkan oleh cendawan antraknos sedangkan cara penanggulangannya adalah dengan beberapa langkah berikut ini.

IMG-20170811-WA0037

Dalam gambar tampak tanaman Bapak Tengku Sofian yang ditanam secara bertahap yaitu pada tanggal 9 Juni dan 14 Juni saat ini usia tanaman sudah memasuki bulan kedua. Dengan perlakuan yang kita lakukan kondisi tanaman saat ini terhindar dari serangan lalat buah.

IMG-20170811-WA0046

Varietas yang ditanam ada dua macam yaitu varietas lado dan varietas TM, perbedaan varietas dengan pola yang kami terapkan ternyata hasilnya sama-sama memiliki daya tahan terhadap serangan lalat buah dan busuk buah.

IMG-20170811-WA0048

Adapun cara yang kami lakukan adalah menghindari pemasangan umpan perangkap perekat dan sex feromon semisal metil eugenol. Memang masih terdapat kontroversi antara pihak yang menyarankan penggunaan metil eugenol dan yang menyarankan untuk menghindari pemasangannya di areal pertanaman, dan dalam hal ini kami termasuk pelopor yang menyarankan untuk menghindari pemasangan umpan perangkap tersebut..

IMG-20170811-WA0045

Metode yang kami gunakan adalah Justru dengan prinsip repellent dan prinsip antifeedant yaitu penolakan dan menghindarkan agar lalat buah tidak ingin makan di sekitar areal pertanaman yang sedang kita budidayakan.

Demikian juga halnya dengan penggunaan bahan sebagai pengendali cendawan atau jamur yaitu dengan menggunakan aplikasi pocanil, yang berfungsi sebagai bahan aktif agar cendawan tidak sesuai untuk perkembangbiakannya.

Semoga sukses Bapak Tengku Sofian

.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


empat + 6 =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


enam × = 30

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>