27 Desember 2019

Lalat buah Cabe, Tertanggulangi

Kami bahas lanjutan dari hasil yang diperoleh mitra kami dari Kraksaan- Probolinggo dimana Mitra yang pada saat itu untung besar dari menanam Cabe besar varietas Dharmais setelah terhindar dari berbagai macam penyakit termasuk Lalat buah.

Tidak mudah memerahkan Cabe Merah besar, biasanya sebelum bener benar matang, sudah di hantam lalat buah . Hasilnya ‘jauh panggang dari api’. Tehnik pemasangan perangkap dan Feromon, Meutyl Euganol justru hanya menambah beban belaka, lalat semakin banyak.

Artikel kami membahas hasil penerapan mitra yang sukses bukan sekedar wacana, pengendalian /Bukan teori semata. Kami coba mengulas ‘ Flash back’, dari hasil penerapan yang ada untuk dijadikan landasan teori.

Banyak petani yang tidak sangggup mematangkan cabe merah besar akibat terjangan Lalat buah tersebut. Obat obatan mahal sudah di berikan tetapi hasilnya tetap saja nihil. Pemasangan perangkap menurut kami malahan merupakan langkah ‘blunder’. Petani biasa terkecoh dengan banyaknya lalat yang terperangkap pada alat yang dipasang tetapi kenyataanya lalat yang lolos perangakap dan yang menusuk buah cabe pun jumlahnya lebih banyak lagi.

Penggunaan insektisida pun sudah kelas kelas berat, pemberian insektisida Dhimethoat dan Asefat yang beraroma menyengat pun sudah dilakukan tetapi terkadang /lebih sering masih saja, kebobolan.

Bagaimana tidak sedih nya petani yang sudah susah susah merawat dari kecil sampai berbuah tetapi pada saat sudah berbuah, buahnya di tusuk oleh lalat buah tersebut. Menyedihkan memang.

(Buah patah patah karena keberatan) Betapa senangnya petani kalau tanamannya lebat dan terhindar dari Lalat buah pula. Adapun cara cara yang digunakan mitra kami ini adalah sebagai berikut. Prioritas dalam penggunaan Pesnator plus Protektan dan diperkuat oleh Pesnator.

Tiga serangkai diatas bekerja secara saling sinergi dalam menanggulangi lalat buah yang ‘nakal’ tersebut. Kami berikan insektisida kimia dengan dosis 0,3 ml per liter airnya. Dengan komposisi ini mitra berhasil lulus dari Ujian Lalat buah dan berhasil mendapatkan untung (sebagaimana pengakuan Santri Alumni P. P. Al Masdhuqiah Kraksaan Probolinggo, tersebut) sebanyak 12 kali lipat dari modal usahanya. Barakallahu…